
sepulang sekolah mereka melanjutkan misi yang telah di rangkai nya saat jam istirahat, tetiba di parkiran sekolah Zoya melihat motor dengan memicingkan tatapan matanya lengkap dahi berkerut seraya mengingat ingat kajadian pagi tadi
"wah...si@lan nih motor yang tadi pagi hampir tumburan nih gue ga salah nih kayanya, gue kerjain m*mpus Lo, hahaha...." Zoya berjongkok lalu mengambil peniti didalam tasnya yang iya simpan di tempat pensil dia mendaratkan peniti berukuran besar itu ke ban motor dan menusuknya beberapa kali
"hah, rebes,, haha" memasukan peniti kembali sambil mengusap kedua telapak tangannya
"woy... ayok lama kali kau ini" beni menegur
"iya bawel"
mereka meninggalkan area sekolah dan melanukan motor masing-masing menuju tempat tongkrongannya hingga malam menjelang baru mereka ingat untuk pulang,,
🍃🍃🍃🍃
"Zoya...... ingat pulang kamu" mama dengan suara keras sambil menyalakan lampu ruang tamu saat Zoya masuk mengendap endap
" eh mama ku sayang yang baik, cantik, murah senyum, dan mon_tok tentunya hehe" cengiran has dan garukan kepala Zoya
"ini jam berapa baru pulang, anak perawan kelakuan kaya anak perjaka baju compang camping celana sobek sobek ini lagi apa ini muka udah kaya pantat panci item semua gini, lama lama mama bisa mati berdiri Zoya" amuk mama
" mah jangan kenceng kenceng dong marahnya nanti papa bangun berabe mah, please yah..." Zoya mengatupkan dua tangannya ke depan dada seraya memohon
__ADS_1
mamanya menghembuskan nafas seraya menggelengkan kepalanya dengan kelakuan anak gadisnya
"yaudah masuk sana, besok ulangi lagi jangan lupa sekalian sampah di keresekin Iker di pinggang"
"siap komandan pasti" Zoya tertawa terbahak-bahak lalu berlari terbirit-birit takut papanya keluar dan memergokinya, mamanya hanya menggelengkan kepalanya karna kelakuan sableng anak gadisnya
🍃🍃🍃🍃
ke esokan harinya Zoya and the geng tidak mengindahkan berkumpul di aula malah ke belakang gudang bercanda ria karna mereka tau akan bosan mendengarkan ceramah para guru dan memutuskan untuk ke markas mereka di pastikan mereka tidak tahu tentang guru baru yang menjadi wali kelas pula meski mereka hanya tau akan ada pengganti guru untuk bu Alya guru komputer sekaligus wali kelas dimana Zoya berada
"Weh kita liat Axel balapan yuk lagian hari ini ga ada kegiatan juga yuk" saran Bagas yang di setujui semuanya
" tapi meta, Sasa sama Tia mana?"
"terus gimana masa di tinggal kasihan nanti kaya anak ilang tuh"
"yaudah kirim pesan aja kita tunggu di lokasi gimana"
"yaudah deh lah yuk, keburu udahan nanti Axel sama Adi"
mereka beranjak meninggalkan sekolah seperti biasa bukan dari gerbang seperti para siswa biasa keluar masuk tapi dari tembok kesayangan mereka,,
__ADS_1
sementara di aula sekolah berada kepsek memperkenalkan guru baru mereka yang akan aktif mengajar hari ini juga
"perkenalkan nama saya Elvano Nugraha saya yang akan menggantikan ibu Alya selaku guru komputer sekaligus menjabat wali kelas dari kelas XII 3, ada pertanyaan saya persilahkan" Elvano dengan gagahnya berdiri tegak di atas podium aula memperkenalkan diri di sambut antusias para murid dan guru yang berkaum hawa karna ketampanannya memanjakan mata
"status pak?" sahut salah satu siswi yang membuat riuh seaula
"status saya belum menikah, masih sendiri" Elvano tersenyum ramah hingga mengundang sorak-sorai para penghuni aula sekolah
setelah perkenalan diri dilanjutkan dengan pengumuman kepsek selanjutnya
"wah gila cakep banget" ujar meta di angguki Tia dan Sasa
"Zoya pasti nyesel nih ga hadir, mana tipe dia banget" Tia menyahuti
"iya bener bisa pencetak rekor nih kalo bisa bikin hati Zoya luluh, secara dia kan ga doyan asal cogan"
"h'm" di angguki semuanya,,
.
.
__ADS_1
.
.