
sesampainya di ruangan guru zoya langsung menemui Elvan
"bagaimana hukumanmu?"
"tenang pak beres bersih di jamin kinclong, bapak ganteng bisa lihat sendiri kalau tidak percaya" seraya mengedipkan sebelah matanya seperti cacingan Zoya tersenyum semanis mungkin di hadapan guru keren itu
"ckck, baik silahkan istirahat setelah itu jangan membuat ulah"
"bapak ga mau ngajak saya makan gitu, kan tadi makan saya tinggal di kantin pak karna bapak kan, jajan saya habis pak mana lagi kena potongan pajak pula karna ketahuan tawuran" Zoya mencebukan bibirnya
Elvan mengerutkan keningnya lalu menatap tajam Zoya hingga gadis itu bergidik ngeri nyengir beberapa saat lalu kabur dari hadapan guru tampannya
"ga usah pak saya udah kenyang bye..." ucap nya sambil setengah berlari dan melambaikan tangannya hingga Elvan menggelengkan kepalanya
"mimpi apa gue dapet murid sableng itu, mana ada dimana-mana dia" berkata dalam hati sambil mengurut dadanya
🍃🍃🍃🍃
__ADS_1
jam pulang sekolah pun telah berlalu tentu dengan seakan waktu berlalu sangat panjang karna drama murid sekolah yang terus menggoda guru tampannya siapa lagi kalau bukan Zoya azqila putri,,
sedangkan di tempat lain satu geng telah berkumpul dengan formasi sempurannya bersiap-siap untuk menyerang musuh yang berani menantang mereka ya itulah geng perusuh Zoya yang tengah tawuran dengan sekolah sebelah malam hari bahkan mereka tidak pulang terlebih dahulu setelah usai sekolah,,
tanpa di sangka ada salah satu warga yang melaporkan ke pihak kepolisian hingga polisi berdatangan menangkap semua orang yang tengah tawuran, Namun beruntung ke 11 anak geng sableng berhasil melarikan diri dari kejaran aparat kepolisian meski mereka semua berpencar dan masih di kejar oleh para aparat untung mereka memakai slayer untuk menutupi wajah mereka,,
karena keadaan yang tidak memungkinkan Zoya kabur karna dia melihat para aparat di sekelilingnya dari jauh seperti telah mengepungnya di depannya ada sebuah rumah yang gerbangnya terbuka dan pintunya pun tidak terkunci meski keadaan sudah malam hari Zoya menyelinap masuk kedalam rumah tersebut,,
gadis itu bersembunyi tepat di bawah meja dekat kamar depan rumah itu sepi dan gelap entah karna mati listrik atau pun apa Zoya tak menghiraukannya, kemudian aparat itu mengeruk pintu itu dari luar karna terlihat terbuka,,
Zoya yang takut akan ditangkap langsung menyelinap masuk kamar tersebut dan bersembunyi dibalik selimut diatas tempat tidur seperti ada guling didalamnya,,
"maaf pak, sepertinya saya tidak melihatnya pak"
yah itu Adalah rumah Elvan ia yang hendak masuk kamar untuk tidur mengurungkan niatnya dan menuju pintu depan karna merasa ada yang mengetuk, asisten rumah memang belum menguncinya karna melupakan sesuatu di luar rumah hingga gerbang terbuka dan pintu pun juga belum terkunci,,
" terimakasih pak maaf telah mengganggu waktunya"
__ADS_1
"oh iya pak sama sama"
Elvan masuk ke kamarnya yang sudah dimatikan lampunya menyisahkan lampu tidur yang tamaram dan langsung merebahkan tubuhnya ke kasur tanpa tau ada orang di samping sebelahnya karna memang ranjangnya berukuran king size, orangtuanya memang sedang pergi karna undangan rekan bisnisnya namun malam itu mereka akan langsung pulang kerumah,,
sementara di balik selimut zoya yang sejak masuk membuka baju dan rok sekolahnya karna panas yang ada dalam selimut dan hanya menggunakan pakai minimnya,, gadis itu tanpa sadar tertidur dalam selimut karna kelelahan berlari dari kejaran terlebih lagi setelah tawuran yang melelahkan dan kegiatan sekolahnya,,
Elvan yang mempunyai kebiasaan tidur dengan tanpa menggunakan baju bagian atasnya dan hanya menggunakan boxser tanpa sengaja mencari guling untuk dia peluk dan menemukannya namun dia merasa aneh dan langsung reflek membuka kelopak matanya dan membuka selimut saat bersamaan Zoya juga membuka matanya dan mata mereka bertemu,,
"Aaaaaaaaa,aaaaaaaaaaa,aaaaaa"
,
,
.
.
__ADS_1
.
..