
zoya, tia, dan Sasa beranjak dari kelas ke kantin untuk mengisi perut mereka yang dari tadi minta untuk di isi, mereka mengedarkan pandangan mencari geng mereka yang lain untuk makan bersama,
"nah tuh Adi sama yang lain kuy lah sis sis"
"Weh.... enak nih, punya gue mana?" Zoya menyerobot mangkuk bakso milik meta dan memakannya
"Lo yah dateng-dateng asal serobot aja dasar sableng Lo" Fandi menoyor Zoya dan di angguki oleh semuanya,
mereka menang 11 personel sableng, ada Zoya, Tia, Sasa, meta, Ara, Adi, Fandi, beni, Axel, Aldo, dan Bagas, mereka bersahabat sedari SMP di pertemukan karna 1 kelas yang sama dan mereka masuk kembali di sekolah yang sama hanya saja berbeda jurusan tapi kedekatan mereka jangan di tanya hanya berpisah saat masuk kelas, rumah masing-masing dan tentunya w_c,,
"eh abis ini kita ada jadwal kemana ni gue males jam pelajaran matematik ni" seru Aldo yang langsung di balas toyoran Zoya
"makanya belajar bambang, gimana mau sukses Lo ngitung aja males" sombong Zoya
"ya ko sih enak otak Lo encer lah gue, bisa bengkak nih otak kalo di paksa nanti hehe"
"huuuu dasar....." sorak semuanya
"oh iya kita nongkrong yuk gue nemu tempat tongkrongan bagus nih, gimana? selesai sekolah aja Lo pada bawa ganti kaya biasa kan?" usul Axel
__ADS_1
"ok deh tapi tempatnya jangan yg kaya kemaren lah gue capek di kejar-kejar preman mana gemulai pula hiiihhhh...." ujar beni bergidik ngeri semua tertawa terbahak-bahak mengingat kejadian kemaren yang ga sengaja buang kulit pisang kena kepala ketua pereman yang lagi rebahan segengnya di bawah jembatan yang mereka lintasi karna kabur dari tawuran yang ketahuan pihak berwajib,
" Lo gimana sih Ben masa preman takut preman"
" gue bukan takut met kalo premannya macho sih iya aja gue jabanin lah ini perut buncit baju di gulung pamer bujel buluk tato hello Kitty gitu, hiiiihhhhh....."
"hahahaha......" tawa semuanya
meski rusuh tapi tak ada yang berani dengan Zoya and geng jadi sudah jadi pemandangan yang wajar bagi penghuni sekolah dimana ada geng sableng di situ pasti ada kerusuhan dan berisik,
" hai zoy....." sapa Dimas ketua OSIS yang suka dengan Zoya dan pantang menyerah meski Zoya ga pernah sekalipun menanggapinya
" kenapa Lo mau Ra minat angkut Ra... ikhlas 1000 persen gue" balas Zoya
" kenapa sih Lo ga suka sama diman zoy secara dia ketos ganteng pinter smart lagi noh liat si ketek aja nemplok Mulu noh" tanya Ara diangguki yang lainnya,
"kety b*go" timpuk Sasa mengenai Bagas yang duduk di samping Ara,
"s*alan loh kena gue nih"
__ADS_1
"eh sorry-sorry, sengaja haha,,.. abis nya loh manggut-manggut doang dari tadi hehe..."
" si Zoya mah doyan nya sama yang tertantang iya ga zoy?" bela Adi
" yoi mamen..... hahaha" bangkit Zoya sambil mengacungkan jari telunjuknya ke atas dan mengedipkan matanya,,
perbincangan mereka terpaksa harus di selesaikan karna waktu istirahat yang telah berakhir dan sepakat akan bertemu selepas sekolah jadi hari ini tidak ada yang bolos karna kesepakatan,,
🍃🍃🍃🍃🍃🍃
sementara di ruangan kepsek seorang pria tampan sedang berbincang bersama untuk menentukan kapan jadwal mulai mengajar dan di sepakati besok hari untuk perkenalan yang akan di adakan di aula sekolah karna bersamaan pengumuman akan ujian kenaikan kelas dan kelulusan untuk kelas XII
.
.
.
.
__ADS_1