PALUNG HATI ( Antara Dendam Dan Cinta )

PALUNG HATI ( Antara Dendam Dan Cinta )
episode 02


__ADS_3

suara ketukan tumit sepatu dengan heels lancip setinggi sembilan centimeter tersebut terdengar mendekat ke arah pintu besar ,dengan anggun Dinda membuka handle pintu ruangan lantai sembilan gedung J & J law firm tempat ruangan ia bekerja bersama dengan tim dan rekan nya yang lain.


tampak para staf yang tengah berjibaku dengan pekerjaan mereka dan ia berjalan melewati mereka dalam diam dan wajah datar serta jangan lupakan aura dingin yang selalu mengitari nya.


para staf yang sangat memahami sikap bos satu ini hanya mencoba tersenyum manis tanpa berharap balasan karena mereka tau itu pun tidak akan mungkin mereka dapat kan .


"selamat pagi Bu " sapa Rima asisten nya menyambut Dinda dengan senyuman ,tapi sayang yang tengah di sapa hanya melirik dingin tanpa membalas .


entah bagaimana wanita dengan aura dingin mengintimidasi ini bisa menjadi seorang pengacara hebat dan terkenal jika memiliki watak dan karakter seperti ini ,ia lebih cocok menjadi jaksa yang kejam ,pikir Rima dan bahkan seluruh kantor berpikir yang demikian.


tanpa mereka tau pesona yang seperti itu lah yang tidak di miliki oleh pengacara lain nya yang hanya manis di mulut dan kadang mempermalukan diri sendiri.


rima yang sudah sangat paham dengan bos nya tersebut sangat maklum dan menanggapi santai .


Dinda tetap melangkah menuju ruangan kerja nya yang berada di salah satu sudut ruangan dengan sekat kaca hitam di sekeliling nya.


terdapat plat nama nya tertempel di pintu ruangan nya ,ia pun mendorong pintu kaca tersebut lalu langsung duduk di kursi kerja nya.


ruangan kerja tersebut berukuran cukup luas bernuansa hitam dan emas berkesan mewah dan juga misterius dengan sofa minimalis di tengah ruangan serta meja kerja Dinda yang di berlatar pemandangan ibu kota Jakarta.


rima yang mengikuti di belakang nya langsung menyerah kan jadwal pekerjaan nya dalam bentuk tab yang langsung di terima oleh Dinda tanpa menoleh bahkan mengucap kan kata terima kasih.


Dinda masih diam dengan menatap jadwal nya hari ini di depan tab dengan sangat serius tampak sesekali dahi nya berkerut, dan menandai sesuatu di layar tab yang tengah pegang.

__ADS_1


rima masih sabar menunggu perintah Dinda dengan berdiri diam, ia tidak berani mengucap kan apa pun ,karena ia tau bos nya ini adalah orang yang sangat sulit di tebak.


tidak ada yang tau bagaimana karakter nya yang sebenarnya, bukan karena apa ,tapi karena wanita dingin di depan nya ini tidak memiliki teman atau pun siapa pun yang dekat secara pribadi pada nya.


ia tertutup atas sikap dan kepribadian nya ,hanya kemampuan nya dalam bekerja saja lah yang bisa menggambar kan diri nya di mata semua orang.


sehingga tidak ada satu orang pun di kantor nya yang berani mendekati secara personal, karena yang mereka dapati hanya lah tatapan dingin dan mengintimidasi.


terdengar suara ketukan di pintu ruangan kerja Dinda ,kedua nya menoleh ke arah pintu .


"masuk " sahut Dinda seraya melihat ke arah pintu .


"morning black lady " tuan Jackson ,salah satu pemilik J&J law firm tempat Dinda bekerja masuk langsung mendekati Dinda dan menyalami nya.


penampilan yang misterius serta modis dalam waktu bersamaan, walaupun beraura gelap tetap memancarkan keanggunan seorang Dinda Kirana .


wajah cantik khas Melayu Indonesia, dengan kulit putih Langsat dan bersih ,tubuh tinggi semampai dengan proporsi yang indah ,ah jangan lupakan lesung pipi di sebelah kiri nya tapi sayang tidak akan pernah ada yang tau jika ada lesung di pipi kiri nya karena tidak ada yang tau bagaimana kecantikan Dinda Kirana ketika ia tengah tersenyum.


karena senyum itu telah hilang tinggal di Palung hati nya yang terdalam ,tenggelam bersama rasa cinta yang pernah ada di dalam hati nya.


Dinda sama sekali tidak keberatan dengan panggilan 'black lady ' yang telah melekat pada nya ,karena baginya itu tidak lah penting ,yang penting bagi nya ada bagaimana keberhasilan pekerjaan nya.


Dinda menyambut uluran tangan tuan Jackson dengan sopan ,lalu mengarahkan tuan Jackson untuk duduk di sofa tamu di tengah ruangan kerja nya.

__ADS_1


tuan Jackson adalah pria bule Indonesia paruh baya yang sangat baik dan juga berwibawa, Dinda sangat kagum pada beliau yang telah sukses membawa firma hukum nya menjadi maju dan berkembang seperti ini .


tuan Jackson tidak datang sendirian ,di belakang nya ada seorang lelaki muda ,tampan dengan paras mirip dengan salah satu artis Korea yang sangat di gandrungi oleh kaum hawa di seluruh dunia .


rima yang dari tadi ada di sana pun tersenyum senyum malu sendiri ketika melihat ke arah pemuda tersebut ,dan pemuda tersebut tersenyum manis padanya , seketika wajah nya memerah dan sikap nya salah tingkah ,entah apa yang sedang ada di pikiran nya saat ini, sehingga hilang fokus ketika Dinda telah memberikan perintah agar mengambil minuman dan makanan ringan .


"nona Rima " panggil Dinda tegas dan terdengar agak sedikit teguran di sana.


rima tersadar dan segera berlalu masih dengan wajah memerah dan menunduk .


tuan Jackson langsung tertawa dengan ciri khas nya , namun Dinda hanya diam dan menatap kepergian Rima dengan tatapan aneh.


"hmm, begini Dinda ,saya mau mengenal kan kamu sama ini ,salah satu anak kolega saya " tuan Jackson akhirnya membuka percakapan.


Dinda mendengar kan dengan serius dan menatap ke arah pemuda tersebut dengan tatapan penuh selidik .


" bukan bukan dia bukan klien kita " sanggah tuan Jackson langsung seolah mengerti dengan tatapan yang di tujukan oleh Dinda pada pemuda yang tengah duduk di sisi kiri nya .


bukan karena apa ,Dinda beranggapan jika pemuda di depan nya ini adalah salah satu klien ,karena semua klien Dinda memang berasal dari kelas atas ,tuan Jackson menyebut kan tentang kolega jadi Dinda langsung berpikir demikian.


kembali tuan Jackson tertawa dengan ciri khas nya dan tersenyum pada pemuda tersebut yang membalas dengan senyuman pula.


"nama nya Rizki Maulana ,SH ,ia baru saja lulus pendidikan khusus profesi advokat ( PKPA ), dan akan mengikuti ujian profesi advokat , jadi untuk menambah ilmu sebelum ia ikut ujian maka nya saya menyarankan agar ia bekerja sementara di kantor kita ,ya paling tidak dalam waktu satu tahun la " jelas tuan Jackson.

__ADS_1


Dinda mengangguk paham ,tentu saja pikir nya ,anak orang kaya bisa semau nya tentu saja ,kenapa ia tidak langsung ikut ujian saja lalu pengucapan sumpah, tidak perlu pakai acara bekerja selama setahun ,kasihan orang yang ingin bekerja dan menggantung mimpi di firma hukum besar ini harus mengikuti tahapan sulit dalam hidup mereka,dan juga bersaing mati-matian, hilang sudah kesempatan bagi satu pejuang tenaga kerja karena bocah ini, entah apa yang tengah ada di pikiran anak bau kencur ini ,pikir Dinda .


__ADS_2