Pandemi

Pandemi
Corona


__ADS_3

Desa Selari


Hari Minggu , seperti biasa suasana desa yang aman dan tentram, masyarakat di sibukkan dengan aktifitasnya masing - masing. Anak - anak bermain di halaman rumah dengan permainan tradisional yang mereka gemari tanpa mengenal waktu


Miko yang tinggal di desa tersebut membantu ayah dan ibunya berdagang, mereka membuka sebuah toko di tempat yang lumayan strategis ,banyak pembeli yang berdatangan ,pembeli yang sudah menjadi langganan mulai mengunjungi toko miliknya


Salah satu adiknya Miko yang berumur 10 tahun duduk di bangku SD yaitu Alan, hobi sekali menonton kartun , namun ketika dia sedang menonton film yang di sukainya, tiba tiba siaran TV nya berganti menjadi siaran berita


Alan yang bingung mencoba untuk mengganti siaran yang lain namun usahanya tidak membuahkan hasil lalu ia memanggil Amat ayahnya yang sedang bekerja


Alan : ayah, siaran kartunnya kok hilang yah


Amat : coba ganti siaran yang lain


Alan : udah yah, tetap ngak mau juga


Amat yang heran segera memeriksa siaran TV tersebut


Amat : ya ampun..ada apa ini


Miko yang penasaran dengan suara ayahnya , bertanya kepada ayahnya


Miko : ada apa yah

__ADS_1


Amat : kesini kamu, kamu lihat siaran berita ini


Miko pun segera melihat siaran berita di TV tersebut


" Virus Corona mengguncang negara China, disebutkan bahwa di daerah Wuhan menjadi sumber penyebaran virus tersebut, puluhan rakyat Cina meninggal, pemerintah China sedang berupaya untuk mengendalikan wabah tersebut "


Miko : kasian mereka yah


Amat : kita doakan mudah-mudahan virusnya dapat terkendali


Miko : iya yah


Setelah melihat berita tersebut , Miko mengganti siaran yang lain, berbagai media memberitahukan situasi terbaru tentang kondisi di Wuhan, pemerintah China mengerahkan semua tenaga medis juga mengerahkan polisi dan militer untuk membantu mengendalikan wabah tersebut


Esok harinya


Miko : ada berita apa hari ni yah


Amat : seperti nya wabah di China mulai menyebar dengan cepat nak


Miko : maksud ayah?


Miko penasaran dengan pernyataan ayahnya

__ADS_1


Amat : korban meninggal sudah mencapai 1000 orang, pemerintah China berencana menutup daerah Wuhan sementara dan menerapkan sistem lockdown untuk wilayahnya


Miko kaget mendengar kabar tersebut dan bertanya


Miko : menurut ayah negara kita bisa terkena dampak virus ini gak ?


Amat : ngak tau nak, ayah cuma bisa berdoa semoga negara kita tidak terkena wabah semacam ini


Sudah 3 hari Miko dan ayahnya mengikuti perkembangan berita terbaru mengenai wabah tersebut sambil berdagang, Ida ibunya Miko pun turut mengikuti berita tersebut


Alan yang bosan karena tidak bisa menonton , pergi keluar untuk bermain sepeda


Alan : ayah ibu ..Alan maen sepeda dulu di luar ya


Ida : iya nak , hati - hati ya


Namun tiba tiba Ida melihat mobil polisi yang bergerak pelan sambil memberikan himbauan untuk tetap di rumah karena di kabarkan bahwa virus tersebut sudah menyebar ke berbagai negara , dan salah satunya Indonesia


Ida : Lan masuk ke rumah sekarang !


Alan : tapi bu, Alan mau main sepeda


Ida : mainnya di dalam rumah saja sayang

__ADS_1


Alan yang merasa di marahi oleh ibunya, langsung kembali ke rumahnya


Masyarakat mulai khawatir dengan wabah ini , pemerintah berupaya keras untuk mengendalikan wabah tersebut berbagai himbauan di sampaikan melalui media elektronik sampai media cetak


__ADS_2