
Dampak perubahan cuaca yang ekstrim mengakibatkan terjadinya evolusi virus Corona di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia. Kejadian ini pun menarik perhatian berbagai para ilmuwan, salah satunya Zhang
Di China
Zhang pun bertemu dengan Law menteri kesehatan dan membahas masalah penyebaran virus tersebut
Zhang: Pak, penyebaran virus ini harus segera di kendalikan
Law: kami sedang melakukan berbagai upaya, lockdown telah di lakukan, berbagai himbauan telah kami sampaikan bersama Tim Satgas namun belum terlihat perubahan yang ada
Zhang : Virus ini mulai mengalami evolusi pak
Zhang pun menjelaskan evolusi virus yang akan terjadi jika China memasuki perubahan iklim, dan setelah mendengar penjelasan tersebut Law mulai memutar otak memikirkan cara yang tepat untuk mengendalikan wabah
Law : Ini sangat berat, tapi kita harus memikirkan solusi yang tepat
Zhang pun berpikir keras dan beberapa saat kemudian menemukan solusi
Zhang : untuk sementara , bagaimana kita membuat blokade di setiap kota untuk mengurangi penyebaran virus sampai kita mendapatkan vaksinnya pak
Law : baiklah, untuk sementara ini kita lakukan usulan kamu
Dengan usulan tersebut , Law pun menyampaikan kepada Presiden China untuk melakukan blokade di berbagai kota dan selama blokade tersebut bantuan untuk rakyat akan mulai di berikan setiap bulannya
__ADS_1
Indonesia
Kekacauan terjadi di berbagai wilayah, polisi dan tentara berusaha membentuk blokade, dan tiba - tiba " duar " suara tembakan pistol seorang polisi menggema di sepanjang jalan
Rio : Mad , lu gila ya ? mereka itu manusia
Made yang sudah tidak lagi bisa berpikir jernih angkat bicara
Made : coba liat mereka, mereka bertingkah aneh, disini kita untuk mengendalikan wabah,gua ngak mau mati disini bro
Rio hanya terdiam membisu dan suara tembakan yang menggema tadi membuat para zombie tersebut menuju ke sumber suara
Kojek yang di tunjuk sebagai kapten tim nya, berusaha menenangkan anggotanya
Kojek : kalian berdua tenanglah, sekarang ada yang jauh lebih penting dari pertengkaran kalian , liat ke arah sana
Rio : bagaimana sekarang kapten?
Kojek bingung sedangkan kerumunan tersebut semakin mendekat, dia pun menghubungi markas pusat untuk meminta bala bantuan, setiap kali dia menghubungi markas pusat , tidak ada respon yang muncul
Kemudian Kojek mengambil inisiatif
Kojek : tembak mereka semua, setidaknya kita harus mengurangi jumlah orang yang terinfeksi
__ADS_1
Semua anggotanya pun melakukan tembakan ke arah kerumunan massa tersebut , namun
Rio: kapten, beberapa tembakan tidak membunuh mereka
Kojek pun panik
Kojek : sebenarnya apa yang terjadi (pikirnya)
lalu Kojek memberi perintah lagi
Kojek : tembak kepala nya
"Duar duar" beberapa zombie mulai berjatuhan namun hal itu hanya bersifat sementara karena suara yang di timbulkan menarik kerumunan dari berbagai tempat yang lain
Made : kapten pasokan peluru kita menipis?
anggota lain mulai kehabisan peluru, Kojek pun semakin panik
Rio : kita harus mundur kapten
Mendengar usulan dari Rio, Kojek pun memerintahkan anggota untuk mundur ,tapi mereka terlambat karena telah banyaknya kerumunan yang muncul membuat blokade yang mereka buat hancur sehingga mereka hampir terperangkap
Tetapi Made yang jengkel dengan Rio mendorongnya hingga jatuh tersungkur di tanah dan membuat para zombie menggigitnya. Melihat adanya celah
__ADS_1
Made : lari kapten
Kojek dan anggotanya pergi menyelamatkan diri dan meninggalkan Rio yang menjadi santapan para zombie