
Ida dan Miko terselamatkan berkat kembang api tersebut , namun Ida penasaran tentang siapa yang menyalakan kembang api tersebut
Ida : siapa yang telah membantu kita nak
Miko : ngak tau bu, bu ayo kita pergi dari sini
Ida : ngak bisa nak, kita menunggu ayah mu
Miko : bagaimana kalau kita menyusul ayah bu?
Miko berusaha mengajak ibunya pergi, namun...
Ida : gimana kalau ayah mu pulang ketika kita pergi menyusulnya , pasti dia lebih khawatir tentang keadaan kita nak , jadi sabar ya sayang
Ida berusaha menenangkan anaknya
Miko : Miko takut Bu
Ida segera memeluk anaknya walaupun dia sendiri masih takut dengan kejadian yang menimpanya. Ketika dia dan anaknya sedang di rundung kegelisahan, tiba - tiba ada yang mengetuk pintu rumahnya
"duk duk "
__ADS_1
Miko : siapa itu Bu?
Ida : sssttt..diam
Ida berusaha menutup mulutnya anaknya agar tidak bersuara
seseorang berbicara pelan di depan pintu, namun Ida masih samar - samar mendengar suara tersebut
Miko : Bu ada suara seseorang ( bisik Miko kepada ibunya )
Ida penasaran siapa sosok yang sedang berbicara pelan di pintu rumahnya , perlahan dia mendekatkan telinganya di sisi pintu
" Ini aku Amat " terdengar suara yang ia kenali dengan cepat ia membuka pintu , Ida langsung menangis memeluk Amat
Ida tidak bisa berkata apa - apa lalu Miko menjelaskan kejadian yang menimpa dirinya dan Ibunya
Amat kaget mendengar penjelasan dari Miko , dia berdoa dan bersyukur karena keluarganya masih selamat dari musibah tersebut
Amat pun menceritakan sumber suara yang telah menyelamatkan anak dan istrinya
Amat : itu sebenarnya suara yang ayah buat untuk pengalihan , karena ayah lihat korban yang telah terinfeksi menjadi zombie dan berkeliaran bebas di tengah jalan sudah terlalu banyak makanya ayah perlu rencana agar bisa pulang menemui kalian
__ADS_1
Ida dan Miko setelah mendengar penjelasan tersebut merasa bahagia karena dengan itu dapat menyelamatkan hidup keluarganya
Di Markas Pusat Polri dan TNI
Ketika penyebaran virus Corona tidak bisa di kendalikan maka terjadilah kegaduhan dan menimbulkan kepanikan , Jenderal Polri dan Panglima TNI berusaha untuk mengendalikan situasi namun tekanan yang di alami oleh perwira dan prajurit mendesak kedua pimpinan tersebut untuk mengambil tindakan tegas yaitu " Sistem Pemulihan Negara "
Sistem tersebut di dukung oleh presiden, Inti dari strategi tersebut untuk menyelamatkan manusia dan memusnahkan yang bukan manusia (dengan kata lain zombie) karena mempertimbangkan akan bertambahnya korban
walaupun kebijakan tersebut menimbulkan pro dan kontra dalam negeri tetapi sebagian rakyat mengganggap situasi tegas sangat di perlukan agar wabah tersebut bisa di kurangi sampai vaksin Corona bisa di temukan
Di China
Liu yang telah melakukan berbagai percobaan akhirnya berhasil menemukan vaksin yang cocok dan di beri nama vaksin C 19 , namun vaksin C 19 perlu uji keamanannya dan memberitahukan hasil penelitiannya kepada Zhang
Liu : pak , saya telah menemukan vaksin yang kita butuhkan tetapi kita perlu subjek percobaan terhadap vaksin ini
Zhang : bagus , untuk subjek percobaan , saya akan meminta relawan yang bersedia , upayakan vaksin ini layak untuk digunakan
Liu : baik pak
Zhang berusaha mendapatkan relawan yang mau membantu penelitiannya lewat media sosial , media elektronik , maupun lewat media cetak
__ADS_1
Banyak relawan yang berminat dan mendaftarkan diri menjadi subjek percobaan dan akhirnya percobaan pun di mulai