Pandemi

Pandemi
Pelarian


__ADS_3

wanita tersebut tidak bisa melepaskan diri, tubuhnya yang kecil terkoyak koyak akibat gigitan para zombie


"tolong tolong" ucapnya, teriakannya menggema memecah keheningan , sampai terdengar ke telinga Ida , Ida segera menutup


mata anak - anaknya


Amat tidak bisa berkata - kata dengan cepat dia segera menjauhkan perahunya dari desa itu dan terus menyusuri sepanjang aliran sungai


Amat : hampir semua kota merasakan dampaknya, ayah heran apa yang sedang di lakukan pemerintah saat ini?


Ida tidak menjawab, dia hanya terdiam dan terlihat air mata mengalir di pipinya , Amat yang memperhatikan wajah istrinya dan langsung memeluk mereka


Amat : kapan semua ini bisa berakhir ? ( pikirnya )


Di wahana permainan


Koojek : hei bangun bangun, Nova ?


Nova yang tidur karena kelelahan dalam upaya melarikan diri dari kejaran para zombie langsung terbangun


Nova : iya pak , ada apa ?


Koojek : kita harus pergi dari tempat ini


Nova : apa rencananya pak ?


Koojek kemudian menjelaskan rencananya

__ADS_1


Nova : baiklah pak , hati hati


Koojek kemudian membuka pintu ruangnya dan ketika kincir angin tersebut berputar dan posisi mereka berada di bawah Koojek melompat dari wahana tersebut lalu berguling ke depan


"kraak" suara yang di timbulkan mengundang perhatian para zombie dan koojek di kejar segerombolan zombie itu, dia berlari terpincang-pincang menuju " permainan rumah hantu"


suasana di bawah permainan kincir angin terlihat sepi , segerombolan zombie yang menunggu mereka tadi di bawah, telah berpindah mengejar koojek di "permainan rumah hantu"


Koojek bersembunyi tanpa bersuara di rumah hantu tersebut, "rooaaargg" suara segerombolan zombie memenuhi setiap ruangan yang ada, perlahan tapi pasti setelah merasa cukup aman ia pun keluar tanpa di sadari para zombie


Sambil menahan rasa sakit ia berlari menuju ke permainan kincir angin dan mematikan kontak permainan tersebut , Nova segera keluar dari ruang itu


Nova : apa yang terjadi kapten ?


Koojek : sepertinya tulang lutut ku bergeser


Setelah mereka keluar dari tempat itu , Nova mencari tempat yang aman untuk memulihkan kondisi kaptennya


Setelah berjalan lebih kurang 1 KM ia menemukan sebuah bangunan yang kosong dan langsung menuju ke bangunan tersebut


Nova : kapten sepertinya bangunan itu kosong, ayo kita kesana


Koojek : baiklah


Setelah sampai di bangunan tersebut mereka melihat kondisi pintunya terkunci, ada perasaan ragu dalam diri koojek


Kojek : Nova sebaiknya kita cari tempat lain saja

__ADS_1


Nova : waktu mau hampir menjelang malam kapten, tidak baik jika kita berkeliaran di luar karena kondisi malam para zombie lebih banyak berkeliaran


Koojek : baiklah


Nova yang merasa pintu tersebut sulit di buka ,ia pun mendobrak pintunya


"Bughhh bughhh bughhh" pintu terbuka secara paksa


Nova : ayo kapten


Koojek tersenyum tipis


Nova : ada apa kapten


koojek : ternyata tenaga mu luar biasa di saat genting


Nova tersipu malu ketika kaptennya berbicara seperti itu


Mereka menuju ke lantai 2 namun di setiap pintu kamar di lantai 2 terkunci


Koojek : kenapa di kunci ya ? sepertinya ada yang aneh


Nova : tetap waspada kapten


Koojek : ambil sesuatu di dapur cepat , kita butuh senjata .


Nova segera menuju ke dapur dan menemukan sebuah golok dan pipa besi, lalu memberikan pipa besi kepada koojek

__ADS_1


koojek : Nova siaga di belakang saya , kita dobrak kamar ini


__ADS_2