Pandemi

Pandemi
Tak terduga


__ADS_3

Di China


Liu yakin dengan vaksin yang telah di temukannya


Zhang : Co tech , nama yang unik , perbanyak jumlah vaksin ini


Liu : baik pak


Zhang : saya punya permintaan


Liu : apa itu pak?


Liu penasaran dengan permintaan Zhang


Zhang : saya sedang mengerjakan proyek "nano chip", jadi bisakah kamu memasukkan item tersebut ke dalam vaksin buatan kamu


Liu terkejut dengan pernyataan Zhang , ia tak percaya dengan apa yang ia dengar


Zhang : Liu ..Liu ..


Liu terdiam sejenak dan tidak menghiraukan ucapan Zhang , Zhang yang dari tadi memanggilnya tampak kesal


Liu : eh ..ya pak...


Zhang : jadi bagaimana ?


Zhang terus mendesak , dan Liu hanya bisa mengucapkan sepatah dua kata


Liu : hhhmmm ( menggangguk pelan )

__ADS_1


Zhang : besok saya berikan sampel nano chipnya, saya mengandalkan kamu Liu? setelah proyek ini berhasil , akan ada keuntungan buat kamu, bagaimana ?


Liu hanya mengangguk pelan


Zhang : bagus, kamu memang bisa di andalkan


Zhang pun beranjak pergi sambil tersenyum tipis , Liu hanya terdiam tanpa melihat ke belakang


Perasaan Liu bercampur aduk, dia marah dan merasa di khianati, dia telah dimanfaatkan oleh Zhang


Liu : kurang ajar jadi selama ini , dia mendesak saya untuk menjalankan rencana kotornya, ini tidak bisa di biarkan ( berbicara dalam hati


Liu segera mengambil catatan penelitiannya dan menghancurkan sampel yang telah ia buat tanpa sepengetahuan Zhang, dan segera beranjak untuk pulang


Dalam perjalanan


Liu : aku harus pergi dari negara ini , rencana busuk Zhang tidak boleh terjadi , jika tidak negara ini akan hancur


Liu tahu bahwa jika menggunakan pesawat maka Zhang bisa melacaknya , pilihan terbaiknya yaitu menggunakan kapal


Setelah sampai di sebuah pelabuhan, Liu membeli sebuah perahu kecil kepada seorang nelayan , nelayan tersebut terkejut dengan jumlah uang yang di berikan oleh Liu


Uang yang di berikan oleh Liu kepada nelayan tersebut , bisa membeli 2 perahu yang sama . Nelayan tersebut berterima kasih dengan Liu dan memberikan 70 liter bahan bakar solar sebagai tambahan


Setelah itu, Liu bergegas berangkat meninggalkan negara China ,dia berusaha pergi sejauh mungkin agar tidak terlacak oleh Zhang , ketika dia melihat peta lewat google map , dia berpikir untuk menuju Indonesia


Liu : Indonesia pilihan terbaik saat ini


Dia pun berangkat menuju Indonesia

__ADS_1


Di Indonesia


Jakarta


Koojek dan Nova sedang berjalan menuju ke markas pusat


Koojek : sebaiknya kita mencari sebuah kendaraan


Nova : iya kapten


Koojek mencari sebuah mobil yang bisa di gunakan, beberapa menit kemudian mereka menemukan sebuah mobil yang terparkir , dan segera mengecek kondisi mobil tersebut


Nova yang juga memiliki keahlian mekanik segera mengecek kondisi mesin tersebut


Nova : sepertinya dari beberapa kendaraan yang kita temui , mobil ini yang layak di pakai


Koojek : bagus , gimana jika kita berangkat sekarang?


Nova : bahan bakarnya sedikit kapten tapi kita coba saja


koojek : baiklah


mereka pun segera masuk ke mobil dan menyalakan mobil tersebut namun ketika mereka ingin berangkat, tiba - tiba dari belakang seseorang menembaki mereka


"dor dor" kaca spion mobil pecah dan mereka hanya bisa menunduk ,menghindari peluru yang di tembakkan ke arah mereka


Nova : kapten bagaimana ini?


Koojek merasa marah dan berpikir sejenak

__ADS_1


Koojek : Nova saya punya rencana


__ADS_2