Pangeran Tampan Ku

Pangeran Tampan Ku
Masa Lalu


__ADS_3

beberapa tahun yang lalu seorang gadis cantik yang masih berumur 7 tahun sedang belajar bela diri dan bermain pedang bersama dengan paman nya.


Ayah dan ibu wanita cantik itu sedang bekerja di kebun para bangsawan.sekarang wanita itu sedang berlatih bermain pedang yang diajari oleh pamannya yang bernama luke Qalker


" paman" panggil gadis itu meberhentikan pedangnya


" iya Shira " ucap paman itu dan mendekat kearah Inshira Qalker berjongkok mensejajarkan tinggi nya


"paman,kenapa Shira gak boleh main main bersama mereka?" tanya Shira menunjuk anak anak yang bermain bersama orang tua nya


Luke terdiam sebentar dan karena ia merasa Inshira sudah dewasa walaupun umurnya masih 7 tahun tapi ia sudah pandai membuat strategi dalam perang , membaca pikiran lawan dan juga pergerakan nya


" Inshira" panggil pamannya


" iya paman" ucap Inshira dengan senyuman manisnya


" Inshira mau mengabulkan permintaan paman?" tanya paman nya


" baiklah Inshira akan mengabulkan permintaan paman" jawan Inshira dengan antusias


Luke menarik nafas dalam dalam dan mengeluarkan nya dengan perlahan dan melihat Inshira yang masih kecil tapi apa boleh buat Inshira akan tau cepat dan lambat nya


" Inshira,ini bukan hanya permintaan paman tapi ini juga permintaan ayah dan ibu mu" ucapnya


" emangnya ayah dan ibu ada permintaan ya?" tanya Inshira.Luke mengangguk berarti 'iya'

__ADS_1


" permintaan kami hanya satu yaitu jangan pernah berhubungan dengan raja yang ada di negri ini,dengar!" jelas Luke


" baiklah Shira akan mengabulkan permintaan paman, tapi paman kalau misalkan Shira sudah berhubungan dengan Pangeran, gimana paman?" tanya Inshira dan menatap lekat paman nya


" emang nya Inshira mau berhubungan dengan Pangeran?" tanya pamannya


" Inshira bukan nya gak mau menuruti permintaan paman ayah dan ibu tapi cita cita Inshira ingin menjadi pengawal pribadi Raja paman"


" biar nanti Inshira membasmi para orang orang jahat untuk melindungi orang yang baik paman" menggerak gerakkan tangan nya seperti meninju.paman nya hanya tersenyum meliahat kelakuan keponakan nya


" baiklah paman akan izinkan tapi hanya sekedar pengawal pribadi saja ya inshira "


Ayah dan ibunya pun datang menemui putrinya dan memeluk nya


" sayang ,bagaimana perkembanganmu nak?" tanya Ibunya bernama Marni Qalker


" ibu" panggil Inshira


" iya sayang" menatap putri kecil nya ini


" ibu,apa benar yang dibilang paman kalau aku gak boleh berhubungan dengan raja? tapi kan bu cita cita Inshira kan menjadi pengawal pribadi nya Raja nanti Inshira akan melawan orang jahat dan melindungi orang yang baik"


Marni hanya diam dan kemudia tersenyum paksa kearah putri nya


" sayang kamu gak boleh berhubungan dengan orang yang ada dikerajaan ini ya tapi kalau kamu mau menjadi pengawal pribadi Raja dan membasmi orang yang jahat kamu boleh kok sayang tapi hanya sekedar menjadi pengawal saja ya sayang tidak boleh lebih" mengelus rambut putrinya dan karna ia tidak ingin melanjutkan percakapan nya dengan putri nya mengenai itu ia langsung pergi

__ADS_1


malam harinya saat Marni melihat Inshira yang sudah tidur ia langsung ke kamar untuk membicarakan sesuatu


" mas" panggil nya tapi tidak ada sahutan tiba tiba saja ada orang yang menusukkan pedangnya ke perut suaminya


" mas" ucap Marni dengan gemetar


" Lari!!" teriaknya dan perlahan matanya tertutup dan ia pun pergi meninggalkan dunia ini dengan selama lama nya


Marni langsung menangis dan berlari memanggil adik iparnya


TOK...TOK...TOK..


pintu kamar Luke terbuka dan ia lihat Luke masih keadaan baik baik saja dengan cepat ia membangunkan Luke dan memberitahukan keadaan suaminya sambil menangis tak kalah sedih nya juga dengan Luke yang juga menangis


" Luke tolong jagain Inshira dia masih kecil tolong selamatkan dia ya aku akan menarik perhatiannya dan kalian cepat kabur dari sini" jelasnya dengan linangan air mata yang masih mengalir dan mereka berlari ke arah yang berlawanan


Luke menggedong Inshira dan membawanya pergi dari pintu belakang tapi sebelum ia pergi ia mengucapkan


" kakak,kakak ipar aku dan Inshira akan membalaskan dendam kalian 'nyawa dibalas nyawa' " dan pergi dari sana


Marni yang melihat kepergian anak kesayangan nya dan Adik iparnya dengan cepat mengusap air mata nya tiba tiba saja ada orang dibelakang nya menusuk jantung dengan pedang


sebelum ia pergi dari muka bumi ia bergumam


" Inshira ibu sayang kamu" dan ia pun pergi dari muka bumi ini

__ADS_1


para pengawal itupun memeriksa rumah itu dengan teliti jangan sampai ada orang yang selamat


tapi para pengawal itu tidak menemukan 2 orang lagi yang tak lain Luke Qalker dan juga anak perempuan dari Rian Qalker dan Marni Qalker yang tak lain Inshira Qalker


__ADS_2