
keesokkan pagi nya Simon bangun lebih cepat dari biasanya entah kenapa juga dia ingin bangun cepat.
ia pun masuk kamar mandi dan setelah ia mandi ia memakai baju kesatria nya tapi saat ia memakai baju kesatria nya tiba tiba saja Pangeran Alfa datang.
ya Pangeran Alfa ingin membicarakan sesuatu yang penting dengan Simon tapi pada saat ia masuk kamar Simon ia melihat Simon tengah memakai baju mereka berdua pun berdiam diri sampai....
" PANGERAN APA YANG KAU LAKUKAN DISINI!" teriak nya karna malu sambil memakai baju kesatria nya dan mengambil pedang nya
Pangeran Alfa yang melihat kejadian itu langsung malu sendiri karna tingkah nya sendiri yang masuk kamar sendiri tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
Pangeran Alfa pun keluar menunggu Simon keluar sampai akhirnya Simon keluar dengan baju kesatria yang sangat rapi ya muka mulus putih bersih itu membuat Pangeran Alfa semankin menyukainya.
Simon yang tersadar kalau Pangeran Alfa melihat nya terus pun membuyarkan lamunannya.
" Pangeran?!" panggil nya sambil melambaikan tangan nya namun Alfa tidak mengubrisnya
" Pangeran?!"
" Pangeran?!" ini yang terakhirnya
cup
hanya dengan cara ini mungkin Pangeran Alfa akan menyelesaikan lamunan nya pikir nya. bukan nya membuyar lamunan Alfa malah sebaliknya Alfa melotot seakan tidak percaya apa yang Simon lakukan.
ya Inshira mengecup pipi kanan Alfa dengan cukup lama sampai 2 menit kemudian Simon menarik bibir nya dan memalingkan wajahnya karna canggung
kalau kalian tanya Ashka dimana? Ashka sedang menyelidiki sesuatu yang disuruh Pangeran kemarin.
"Ka...kamu?!" ucap Pangeran dengan terkejut
__ADS_1
" ekhm...ada apa Pangeran datang langsung ke kamar saya, kan Pangeran tinggal panggil saya doang pasti saya akan datang tepat waktu" sebenar nya Inshira masih canggung dengan keadaan tadi tapi ia akan berusaha untuk menghilangkan rasa canggung itu dengan mengalihkan pembicaraan nya dengan Pangeran.
" oh iya ayo ke ruang kerja ku aku ingin membicarakan sesuatu hal dengan mu!" ucap nya dengan serius
mereka pun berjalan dengan langkah tegas di istana sambil disambut oleh para pelayan yang sedang membersihkan istana sesampainya mereka disana Pangeran langsung duduk tapi lain hal dengan Simon yang masih berdiri didepan Pangeran.
" kenapa kamu masih berdiri?" Pangeran
" saya seorang kesatria yang hanya akan menuruti kata majikan nya tanpa membantah dan kalau Pangeran tanya hal itu jawaban nya karna Pangeran tidak memerintahku dan bla...bla...bla...
" sudah sekarang kamu duduk" memijit pelipis nya dengan pelan sambil memejamkan mata nya kemudian ia melihat Simon yang tengah duduk
bukan nya dikursi yang berada didepan nya malah hal yang tak ia duga yaitu Inshira malah duduk di lantai itu membuat Pangeran menahan sabar yang sangat kuat.
" HEI KENAPA KAU DUDUK DISITU " teriak Pangeran menunjuk lantai itu sambil berdiri
" BUKAN ITU MAKSUDKU! SEKARANG KAMU DUDUK DI KURSI INI !!!" menunjuk kursi yang berada didepannya
" Baik!!!" tegas nya dan mulai berdiri kemudian ia duduk dikursi
" aku mau bicara serius dengan mu!!" ucap Pangeran yang sudah serius
" hmm " dehem Simon
" sekarang aku mau kamu menandatangi surat kontrak ini" menyodorkan surat kontrak nya dengan Inshira.
"kontrak?"Inshira
" iya! kontrak!" Pangeran Alfa
__ADS_1
" kenapa Pangeran memberikan perjanjian kontak kepada saya? dan juga bagaimana kalau orang orang tau kalau saya itu sebenarnya perempuan?" panjang Inshira
" kamu tinggal menandatangi kontrak itu dan kamu tetap boleh menjadi laki laki " Pangeran Alfa
" apa keuntungan jika aku menandatangi kontrak itu?" tanya Inshira
" intinya aku akan membantu mu balas dendam sekalian aku juga akan membalas dendam ke orang yang juga membunuh ibunda ku"
" berarti ibunda ratu su..sud.ah meninggal " gumam Inshira dalam hati
" ok langsung saja aku hitung sampai 10 " Pangeran
1...
2...
" Lah? 3 nya kemana Pangeran?kok langsung ke enam?"
6...
lanjut Pangeran tanpa menjawab pertanyaan Inshira
9...
dan...
" baik aku setuju " dan menandatangi kontrak itu padahal kan ia belum membaca kontrak itu.
" yang bener aja ni Pangeran masa pakek kontak kontrak segala lagi! oh iya kok aku kayak nya kagak terima di beginiin ya?(saat melihat Pangeran tersenyum melihat Simon menandatangin kontak atau jangan jangan...."
__ADS_1