Pangeran Tampan Ku

Pangeran Tampan Ku
Tidur Bersama


__ADS_3

"kalau baginda ratu juga masih kami selidiki tapi kalau saya fikir kemungkinan ada hubungan nya juga dengan kematian kedua orang tua lnshira "


" maksud mu?!"


.


.


.


.


.


" begini...." ucapan Ashka terpotong karna lnshira yang mendadak datang.


" Pangeran berarti pangeran sudah menemukan orang yang telah membunuh baginda ratu tapi bagaimana dengan kedua orang tua saya?" kemudian mendekat kearah pangeran Alfa.


lnshira memegang tangan Pangeran Alfa dan menatap nya.


" Kamu tenang saja aku pasti akan menemukan pembunuh kedua orang tuamu tapi kamu harus selalu percaya sama ku...ingat kontrak kan?!" ucap pangeran lembut sambil mengelus rambut halus lnshira.


Kemudian lnshira menunduk saat mendengar kontrak.


" jangan fikirkan kontrak dulu! Apa kamu mempercayaiku?"ucap pangeran seakan tau isi kepala lnshira


lnshira pun masih menunduk dan saat itu pangeran Alfa menatapnya.


" lya aku percaya dengan Pangeran" ujar nya


" tapi janji harus menemui pembunuh kedua orang tua ku" mengulurkan jari kelingking nya


" kamu seperti anak anak saja" senyum manisnya


" Baiklah, aku berjanji!" ucap pangeran dan mengulur jari kelingkinya.


Mereka berdua pun tersenyum bahagia sedangkan Ashka yang tengah berada disamping pangeran seperti dianggap angin berlalu.


" keterlaluan, curang pangeran curang masa aku sendiri sih yang gak ada pasangan" tangis nya dalam hati

__ADS_1


Kini matahari sudah terbenanam saat ini lnshira tengah sedang duduk disebuah taman dan ia duduk di dekat air pancur taman.


Kemudian ia memegang air yang pancur itu dengan senyum manis nya entah kenapa ia tersenyum melihat air pancur mungkin karna kedua orang tuanya.


flashback*


" lbu...Ayah liat ada air pancur " menunjuk air pancur itu.


Saat ini adalah acara tahun baru yang memang selalu dirayakan pertahun nya kini lnshira dan kedua orang tua nya tersenyum bahagia begitu juga dengan Luke.


lnshira pun menarik tangan Paman nya.


" Paman, Paman jangan diam aja dong kan kita disini untuk bermain"menarik tangan Luke.


" baiklah"


Mereka bertiga bahkan tertawa bersama bahkan mereka terlalu bahagia inilah ingatan yang tidak akan lnshira lupakan dalam hidupnya.


Kemudian saat kembang api menyala semua orang yang ada disana berdoa untuk mereka sendiri dan sesuai kepercayaan.


" ya tuhan aku ingin kami tetap selalu bersama bahkan aku ingin kami selalu bahagia " doa nya


Hembusan angin malam menerpa tubuh mungil lnshira sampai tanpa lnshira sadari ada seseorang yang memberikan nya jaket.


" siapa?" ucapnya dengan tegas sambil melihat kebelakang


Ya orang itu tak lain pangeran, setelah ia menyelesaikan tugas nya ia langsung mencari lnshira untuk menghilangkn rasa kecapekan nya.


Namun saat ia berjalan dilorong istana untuk mencari lnshira ke perpustakaan kerajaan ia pun tak sengaja bertemu lnshira yang duduk dan memegangi air pancur itu.


"cantik"


la pun segera mengambil jaket untuk lnshira sesampai nya ia disana ia langsung memakaikan jaketnya itu ke tubuh lnshira.


" siapa?" ucapnya dengan tegas


" Hei ! jangan marah marah dulu aku tidak akan melukaimu!"


" Ya sudah deh,..aku minta maaf!" la pun memeluk lnshira dari belakang dan pangeran meletakkan kepalanya di bahu kiri lnshira sambil memjamkan mata mengikuti alur hembusa anhin tersebut.

__ADS_1


" la aku tau " memejamkan matanya sama seperti pangeran yang mengikuti alur hembusan angin malam tersebut.


Beberapa menit kemudian karna cuaca nya semangkin malam dan hembusan anginnya semangkin dingin mereka pun memutuskan untuk kembali ke kamar mereka.


" Sudah cukup belum? udah kali ya jangan tidur malam kali okay yuk masuk ke kamar " menggandeng tangan lnshira.


Sesampainya mereka dikamar lnshira, pangeran Alfa tidak kunjung pergi ke kamarnya dan bagaimana mungkin ia langsung masuk kamar sebelum pangeran pergi yang ada semua penjaga mengira mereka adalah homo.


" pangeran! kenapa pangeran tidak pergi?" tanya nya.


Dengan cepat pangeran membawa nya masuk ke kamar lnshira.


" eh?"


" pangeran kenapa pangeran tidak pergi?"


" kamu mengusir saya? apa kamu lupa dengan kontrak?"


" tidak tidak tidak saya tidak mengusir pangeran tapi ini kan sudah malam bukankah pangeran kekamar pangeran untuk istirahat!"


" tidak aku tidak mau tidur dikamar ku dan yang aku mau aku ingin tidur dengan mu!"


" eh?" kemudian ia menutupi bagian dada nya.


" sudah jangan berfikir yang macam macam, aku tidak akan mengapa ngapain mu " ucap pangeran kemudian ia mulai berbaring karna sudah merasa kelelahan.


" lya " dan juga mulai berbaring disebelah pangeran.


Namun dengan cepat pangeran memeluk lnshira saat berbaring bahkan pangeran berharap merena dapat membalas kan dendam mereka ke orang yang telah membunuh kedua orang tua mereka, agar mereka dapat menikah.


" pa...pangeran "


" tidur saja aku hanya ingin memeluk mu seperti ini !" dan pangeran mulai tertidur.


" pangeran!" memanggil pangeran tapi pangeran tidak menjawab mungkin pangeran sudah tertidur.


Kemudian ia pun tertidur kini mereka berdua tertidur dengan sangat nyaman walau kasur nya yang kecil tapi itu sudah membuat mereka nyaman.


___

__ADS_1


Tetap dukung Author ya agar tetap bersemangat membuat cerita dan moga moga aja nih cerita tamat🤣.


__ADS_2