
" pangeran, pengawal pribadi anda akan segera tiba " ucap sang kepercayaan Pangeran bernama Ashka Purnawima
" baiklah "
" permisi Pangeran " membungkukkan badannya dan pergi
setelah kepergian sang kepercayaan Ashka beberapa saat kemudian ada seseorang yang mengetuk pintu ruang kerja Pangeran
Tok..Tok..Tok..
" Masuk!" ucap Pangeran
seseorang itu pun masuk dengan baju yang telah disiapkan untuk seorang pengawal pribadi.berpakaian seperti seorang pria dengan pedang disampingnya berwajah tampan badan Kurus tapi gak kurus banget lah ya.
" salam Pangeran" ucap pria itu yang tak lain Simon(Inshira)" berjongkok ke arah Pangeran
Pangeran itu mengangguk dan menyuruhnya untuk berdiri tegak
" berdiri"Simon pun berdiri sesuai perintah Pangeran
" nama?"
" Simon Hardiman " jawab Simon dengan jelas singkat dan jelas
" tinggal?"
" tidak punya"
" kok gak punya sih terus nama mu gak ada lagi di negri ini atau jangan jangan kamu mata mata dari negri lain" ucap Pangeran dengan mata mencurigai Simon tapi Simon mah Bodo amat
__ADS_1
" bukan Pangeran saya disini karna ada yang harus saya lakukan " jelasnya
" emangnya apa yang ingin kamu lakukan diistana ku" tanya Pangeran kembali
" itu urasan pribadi Pangeran" jawabnya dengan kesal dan menahan sabar
" oh sekarang kamu bantuin saya kerjakan yang ini" ucap Pangeran memberikan kertas yang berisi banyak tulisan
" Permisi Pangeran" ucap Simon membungkuk dan sebelum ia pergi Pangeran memanggilnya
" Simon"
" saya tidak ada menyuruh kamu pergi sekarang kamu duduk di depan saya sekarang juga!" perintah Pangeran
" baik Pangeran " dan duduk yang disesuaikan oleh Pangeran
Pangeran memang mengerjakan pekerjaan nya tapi ia sesekali curi curi pandang ke arah Simon entah mengapa detak jantung nya tak karuan
Pangeran melihat Simon dengan teliti sampai ia tidak menyadari kalau ia mngucapkan sesuatu yang tak lain
" aku menyukai mu,Simon "
Simon yang mendengar ucapan Pangeran pun melihat Pangeran yang ternyata Pangeran juga melihatnya sampai mereka bertatapan mata
beberapa saat kemudian Simon menunduk dan berkata
" pangeran apa pangeran mengatakan sesuatu tadi? " tanya Simon
" Tidak!" jawab Pangeran dengan cepat
__ADS_1
Simon langsung diam dan mengerjakan pekerjaan nya sampai ia tak sengaja melihat sesuatu yang memang sangat ia cari
ia pun mengambil kertas itu tapi yang menghalangi ia mengambil kertas itu ialah Pangeran
" kenapa? kamu mau ini?" ucap Pangeran
" iya Pangeran saya hanya ingin melihat" jawab Simon
Pangeran yang tak percaya dengan omongan Simon pun melihat apa yang sebenarnya diinginkan Simon
dengan terpaksa Simon mengambil tapi sangat disayangkan Pangeran mengangkat kertas itu lebih tinggi dan itu membuat Simon kesal
sampai ia terpaksa mendekat dengan Pangeran tapi Pangeran mundur dengan perlahan sampai pangeran terjebak di meja kerjanya
Perlahan wajah Simon mendekat ke wajah Pangeran itu yang membuat pipi Simon merah dan detak jantung yang tak karuan tapi kertas itu masih di tangannya
Simon yang berdecak kesal tetpaksa melompat tapi ia belum juga sampai beberapa saat ia menyerah mengambil itu karna itu tidak akan berhasil terpaksa ia harus menunggu waktu yang tepat
Simon pun berbalik badan tapi sebelum nya pangeran menarik tangan Simon dan mendorongnya ke arah dinding dan ia pun mengunci tangan dan kaki Simon
Pangeran pun berkata:
" aku menyukaimu "
mata Simon terbelalak kaget bagaimana mungkin padahalkan mereka baru jumpa beberapa saat yang lalu
" kenapa pangeran tertarik dengan laki lakii? apa anda guy? " tanya Pangeran
" kenapa saya tertarik dengan mu? saya juga tidak tau apa ini suka atau cinta tapi yang saya tau kamu itu seorang wanita" ucap pangeran
__ADS_1