Pangeran Tampan Ku

Pangeran Tampan Ku
Bertemu Lagi ~Ashka dan Fertya~


__ADS_3

" Masuk!"


Sebenar nya Fertya sudah mengikuti mereka dari kerajaan Aurora ke kerajaan yang mereka tempatin sekarang.


Karna sebelumnya Fertya tidak diizinkan keluar dari istana kecuali membeli makanan untuk kerajaan.


Jadi ia memutuskan untuk lari dari istana dan megikuti Pangeran Alfa, Ashka dan lnshira kemana pun.


" Kau!!" kemudian ia melihat pangeran yang tersenyum kepadanya.


" Kenapa? Apa kau terkejut?"


" Ck "


Fertya pun masuk ke kamar lnshira yang tergeletak di tempat tidur.


" Aku akan mengganti baju mu!"


" Pangeran sebaiknya kau tunggu diluar saja!"


" Baiklah" Pangeran Alfa pun keluar dari kamar lnshira dan menunggu di luar kamar nya.


Fertya pun mulai mengganti baju lnshira setelah ia mengganti baju lnshira ia pun keluar untuk mengambil minuman dan juga sekalian bertemu pangeran.


" Pangeran!"


" Ya..hm..bagaimana keadaan nya?"


" Pangeran dia tidak akan mati karna hal sekecil ini dan lagi pun ini hanya demam biasa!"


" Sekarang kau akan kemana?"


" Aku akan mengambil air hangat untuk lnshira!"


" Baiklah "

__ADS_1


Fertya pun mengangguk dan pergi mengambil air hangat sedangkan pangeran langsung masuk kedalam.


" Apa kau baik baik saja?"


" Sudahlah sepertinya aku hanya butuh achu...istirahat "


Pangeran pun menyelimuti tubuh lnshira agar ia tidak kedinginan namun hasilnya masih nihil sampai pangeran pun memeluk lnshira.


" Tubuh mu sangat hangat " gumam nya.


" Kau memujiku?" tanya pangeran dengan nada menggoda.


" Ti..tidak " dan memeluk pangeran lebih erat lagi.


Sampai mereka berdua pun tertidur dalam berpelukan namun saat itu Fertya kembali membawa air hangat.


Karna Fertya tidak mungkin bukan mengganggu kemesraan tuan nya ia pun meletakkan air hangat itu di meja kamar tersebut.


Kemudian Fertya pun keluar tapi saat ia keluar dari kamar dengan tak sengaja ia berpapasan dengan Ashka.


Sebenarnya Fertya terkejut namun ia berjalan santay aja dan melangkah cepat agar tidak ketahuan oleh Ashka.


" Kesatria Ashka! Kenapa kau memegang tangan ku?" ucapnya dengan gugup.


" Kenapa kau tidak tidak mengaku saja!" ujarnya sambil menatap mata Fertya.


"A...Aku me..lakukan ke...sal..lahan?"


" Kau terlalu banyak melakukan kesalahan"


" What!!! huwa....Kesatria Ashka aku tidak mau mati huwa...jangan membunuhku huwa...aku masih belum makan mandi ngitung beras lalu aku belum bahagia apalagi ya huwa.. lupakan aku kan intinya jangan membunuhku huwa...atau aku akan sedih"


" Ngapain kau hitung beras?" tanya nya yang memang dia menyimak perkataan Fertya.


" huwa...aku juga tidak tau i..tu hanya kata kata yang ada difikiran ku huwa....dan itu sebagai alasan agar Kesatria Ashka melepaskan ku"

__ADS_1


" keceplosan" gumam nya lalu menutup mulut nya dengan kedua tangan nya.


" Berarti kau berbohong?" Fertya menunduk dan mengangguk kemudian hanya bisa pasrah terhadap takdir bahkan ia mengira kalau dia akan mati.


" Oh iya Kesatria Ashka! sebelum aku mati aku ingin bertanya kepada mu!"


" Apalagi yang ingin kau tanyakan?"


" Kesalahan apa yang aku perbuat?"


" Kau akan tau suatu saat nanti kesalahan apa yang kau perbuat "


" Jadi apa kau akan membunuh ku?"


" Laksanakan dengan cepat!"


Fertya pun mengembangkan tangannya sambil menutup mata dengan gemetaran sedangkan Ashka yang melihat tingkah laku Fertya pun tersenyum.


Kemudian Ashka pun maju ke arah Fertya tapi bukan nya Ashka membunuhnya melainkan mencium pipi Fertya dengan lembut.


Fertya yang merasakan kalau pipi nya di sentuh pun membuka matanya namun saat ia membuka matanya ia sudah tidak melihat Ashka lagi.


" Lihat saja kau Kesatria Ashka aku pasti akan membalas mu " kesal nya sedangkan Ashka tersenyuk di balik dinding itu


" hehe..dasar.." ia pun meinggalkan Fertya menuju ke kamarnya untuk beristirahat.


Dan bahkan ia selalu berdoa kalau suatu saat dia akan mendapatkan hati seorang wanita yang menerima apa ada nya tak lain adalah Fertya.


" Aku pasti akan mendapatkan mu!" gumam Ashka.


" Aku akan membalas mu!" kesal Fertya.


*/_/_/*


Semoga masih suka dengan cerita Author yang satu ini ya jangan lupa like tinggalkan jejak rate lima dan vote seukhlas hati aja.

__ADS_1


Dan satu lagi maaf kalau per episode nya terlalu sedikit sekali lagi maaf.


bye~bye.


__ADS_2