Pelayan Pribadi

Pelayan Pribadi
Prolog


__ADS_3

"Mengapa Tuan membantu Saya?" Tanya wanita itu dengan menampakkan wajah penuh keheranan.


"Hey Nona! Saya tidak membantumu, tapi Saya membelimu!" Jawabnya .


"What...Membeli? Apa tuan mengganggap saya ini barang, sehingga bisa di perjual belikan?" Teriaknya dengan lantang.


"Kau sungguh tak tau terima kasih rupanya, sudah untung saya mau membelimu! Apa kau ingin selamanya menjadi seorang ******* di Rumah Malam itu?" ujarnya dengan tatapan dingin. Ia menggeleng menandakan ia tidak ingin terus-menerus hidup menjadi wanita penghibur.


"Karena saya sudah membelimu, jadi kau milikku dan aku berhak memperlakukanmu semauku" Titah laki-laki itu.


"Baik Tuan.."


"Kau sekarang adalah pelayan pribadi saya, dan semua keperluan saya kau yang mempersiapkannya!"


"Baik Tuan.."


***


Shabilla Amora, gadis cantik berusia 20 tahun itu terpaksa menjadi seorang wanita penghibur karena ulah Paman dan Bibinya. Mereka menjual Shabilla di salah satu rumah malam yang ada di kota yang mereka tinggali. Kedua orangtuanya sudah meninggal sejak ia masih berumur 15 tahun, sejak saat itu ia tinggal bersama Paman dan Bibinya. Bukannya mendapatkan kasih sayang ia malah di jadikan pembantu. Hingga pada suatu hari Pamannya terjerat hutang yang besar, ia menjual Shabilla ke Rumah Malam untuk melunasi semua hutang-hutangnya itu. Shabilla hanya bisa menangis meratapi nasib malangnya itu. Sampai pada suatu saat ia di beli lagi oleh seorang laki-laki berjiwa dingin dan arogan.

__ADS_1


Kevin Aprilio, seorang pemuda berusia 27 tahun yang sekarang tengah menjabat sebagai CEO di perusahan Cendana Group.Ia memiliki sikap yang angkuh, Arogan dan juga bersikap dingin kepada semua orang kecuali keluarganya. Memang aneh tapi nyata.


Flassback on


Saat ini ia tengah datang ke sebuah Rumah Malam, ia disana bukan untuk bersenang-senang dengan Wanita penghibur Yang ad disana melainkan bertemu dengan seoeang klaien. Klaiennya meminta untuk bertemu disana mau tidak mau ia harus pergi kesana. Ketika ia hendak pulang matanya tertuju pada seorang wanita, ia tengah menangis tersenduh-senduh memohon kepada seorang wanita parubayah di depannya.


"Mi..Shabil mohon...Shabil mau berhenti aja! Shabil ga mau jadi wanita penghibur terus hiks hiks...." Tangisnya memohon.


"Enak aja kamu ngomong! Kamu itu udah saya beli tau nggak, kalo kamu mau berhenti bayar 1M Sama saya.." Jawab Mami Beby selaku bos disana.


"Bun...Shabil mohon...." Pintanya lagi.


"diam...." teriak Bunda Beby. "Romi Roma kurung dia di kamar...." Perintah Mami Beby pada anak buahnya.


"Ayo ikut...." Ucapnya kasar pada Shabilla.


"Nggak lepasin...nggak mau...." Shabilla terus merontah-rontah....


"Diem Luh....." Ujar Romi.

__ADS_1


"Mi..Mami...Aku mohon lepasin Shabil .." mohonya lagi


Pletakk.....satu tamparan melayang di pipi mulus milik Shabil. Kevin yang melihat itu sontak langsung menghampiri mereka.


"apa yang sedang terjadi Nyonya...." Tanya Kevin dengan nada penuh penekanan.


"Tu..tuan Kevin! saya merasa sangat berkesan atas kedatangan Tuan ke Rumah Malam kami..." Ucap Mami Beby dengan senyum ramah. "Mari Tuan mau saya Carikan Wanita untuk menemanimu malam ini?" Tanyanya.


"Saya datang tidak untuk bersenang-senang..." Ucapnya kemudian menoleh ke arah Shabilla yang masih menangis tersenduh-senduh.


"Saya mau dia ..." Seru Kevin. Shabilla menggeleng ia tidak mau melayani laki-laki hidung belang lagi.


"Shabilla layani tuan Kevin..." Seru Mami Beby.


"Saya mau membelinya..."


Hay Readers


selamat membaca ceritanya aku yang baru...

__ADS_1


semoga senang sama ceritanya


tinggalkan jejak ya Readers.


__ADS_2