Pelayan Tuan Muda Lumpuh

Pelayan Tuan Muda Lumpuh
HARI PERTAMA SUDAH TERSIKSA


__ADS_3

[KIM HARRI]


"IBU , AKU PERGI DULU .."


Aku berteriak dari ambang pintu dan berpamitan pada ibu yang sedang mencuci piring di dapur . Rumah kami ini kecil , sehingga jarak antara pintu utama dan dapur tidak begitu jauh . ku langkahkan kaki ku hingga keluar dari pagar rumah dan bersiap menuju Halte .


Oh ya .. perkenalkan , namaku Kim Harri . saat ini aku tercatat sebagai mahasiswi di sebuah universitas di Seoul . percayalah .. perjuangan ku sungguh luar biasa demi bisa menempuh jenjang ini .


Ayah ku sudah meninggal sejak aku lulus Sekolah menengah pertama , dan sejak saat itu ibu lah yang bekerja mati-matian untuk menyambung hidup kami dan juga membiayai sekolah ku .


sebenar nya , sejak lulus dari SMA , aku memutuskan untuk bekerja saja . Tapi ibu menolak dan memaksaku untuk melanjutkan ke jenjang perkuliahan .


kini sudah 3 semester ku lalui . untungnya aku mengambil Jurusan yang waktu belajar nya dari pagi hingga tengah hari . jadi .. Setengah hari sisa nya bisa ku gunakan untuk bekerja Part Time . aku tidak tega jika membiarkan ibu bekerja sendirian untuk membiayai ku .


***


sebulan yang lalu , Toko tempatku mengambil kerja paruh waktu terpaksa di tutup karna izin nya sudah habis . aku sempat kebingungan dan merasa putus asa mencari pekerjaan di tempat lain karna tak ada satupu yang bisa menerima ku ..


Hingga suatu hari , saat aku sedang melepas lelah di depan sebuah mini market , seorang pria ber jas


yang baru saja keluar dari mini market itu , mendatangiku dan menawarkan ku sebuah pekerjaan . sepertinya ia tau bahwa aku butuh pekerjaan saat aku menanyakan pekerjaan paruh waktu pada kasir mini market itu .


Tanpa berfikir panjang aku pun langsung menerima tawaran nya . apalagi nominal gaji yang di tawarkan nya tidak main-main .


***


hari ini adalah waktu yang sudah di janjikan oleh pria itu padaku untuk mendatangi tempat di mana aku bekerja . saat langkah kaki ku berhenti di depan sebuah pagar tinggi berwarna Coklat , sekali lagi ku baca secarik kertas di tangan ku demi memastikan bahwa alamat yang ku tuju tidak salah .


"benar .. ini benar tempatnya .. astagaaa ternyata aku akan bekerja di rumah sebesar ini ... pantas saja gajinya tidak main-main . membersihkan rumah sebesar ini pasti sangat lelah" gumam ku karna ku fikir aku mungkin akan di pekerjaan sebagai ART di sini .


mataku memindai setiap sudut pagar untuk mencari di mana bel rumah ini berada . namun tak satupun Bel ku temukan di sana . karna bingung aku pun mengambil ponsel dan men dial nomor pria yang tempo hari ku temui


"Yeobosseo .." ucap ku ketika panggilan itu terhubung


"Maaf Tuan Jeon ini aku Kim Harri .. aku sudah tiba di alamat yang Tuan berikan . tapi .. aku tidak menemukan Bel di manapun .. bagaimana aku bisa masuk ?!"


"Baiklah.."


Panggilan langsung terputus , aku sampai bengong di buat nya . aku sudah bicara panjang lebar dan ia hanya menanggapi dengan kata 'Baiklah' . oh tuhan...Memang Tuan Jeon itu sangat dingin dan irit bicara !!


saat aku masih sibuk dengan fikiran ku , Gerbang tinggi di depan ku tiba-tiba terbuka . dan aku melihat Tuan Jeon sudah berdiri di sana dengan beberapa orang di dekat nya .


"Anyyeong Haseo Tuan Jeon ..." sapa ku dengan senyum semringah , sekedar memberi salam hormat . tapi ... lihat lah !! pria di depan ku ini hanya menatap datar tanpa membalas sapaan ku . benar2 menyebalkan !!


"Nona Harri .. silahkan masuk dan ikuti aku"


sontak aku berlari kecil demi mensejajarkan diri dengan si pria es yg sudah berjalan cepat dan dengan langkah lebar .


Sepanjang perjalanan kami , aku menyempatkan diri mencuri-curi pandang mengamati sekeliling bangunan ini yang ternyata benar2 megah bak istana .


banyak lukisan-lukisan dari pelukis terkenal serta patung-patung dengan pahatan yang Luar biasa indah .. belum lagi koleksi hewan-hewan langka yang di awetkan dan di pajang di beberapa sudut .


ini Rumah atau Museum ??!


kami melewati beberapa ruangan sebelum akhirnya menaiki tangga dan tiba di sebuah pintu besar yang ku yakini adalah sebuah kamar .


Tuan jeon berhenti lalu berbalik menghadap diriku yang berdiri kebingungan .


"Nona Harri .. apa kau tau pekerjaan apa yang akan ku berikan ??"


apa-apaan pria ini !! justru aku sedang kebingungan saat ini


aku hanya menggeleng sebagai jawaban atas pertanyaan Tuan Jeon .

__ADS_1


"Nona Harri .. anda akan bekerja sebagai pelayan pribadi di sini . dan orang yang harus anda layani adalah seseorang yang berada di dalam kamar ini .."


"itu _"


"anda di larang banyak bertanya dan membantah majikan anda !! anda hanya wajib patuh pada majikan anda !! jika ada hal-hal yang ingin anda tanyakan , maka tanyakan pada saya"


ucapan Tuan Jeon ini benar2 tegas !! seperti neng isyaratkan 'JANGAN DI BANTAH !!' .


entah mengapa tiba-tiba suasana begitu dingin dan mencekam mulai ku rasa . dan aku juga baru menyadari , beberapa pelayan yang berdiri di samping Tuan Jeon tak ada seorang pun yang berwajah ramah atau sekedar tersenyum . semua memiliki ekspresi yang sama seperti Tuan Jeon , dingin dan datar !!


"Apa ada yang ingin anda tanyakan nona Harri ??"


suara Tuan Jeon sedikit mengagetkan aku yang sempat melamun .


"eh .. Itu ... emmm apa pekerjaan saya hanya melayani Tuan di dalam kamar itu ?"


gugup ku


"Ya !!"


Tidak sulit mungkin . Batinku


"Baiklah ... saya sudah mengerti Tuan Jeon ."


"Bagus !! sekarang mari kita masuk !!"


aku hanya mengangguk dan mengikuti arahan Tuan Jeon . Tuan Jeon bergerak membuka pintu lalu mendorong nya . setelah ia masuk aku pun mulai melangkahkan kaki ku mengikuti Tuan Jeon yang melangkah semakin dalam ke ruangan itu .


Lagi-lagi aku di buat terperangah dengan ruangan ini . kamar ini begitu besar dan luas . sekaya apasih pemilik nya ?!


Pandangan ku lali jatuh pada seseorang yang tengah berbaring di atas ranjang besar di ruangan itu .


apa ini Tuan yang akan ku layani ?? aku fikir aku akan melayani Tuan yang sudah tua renta dan Jompo ..


"ada apa Jeon ??"


Tuan Jeon ini hebat juga , meskipun mata pria yang sedang berbaring itu tertutup , tapi dia sudah tau jika pria itu sudah bangun ..


"saya membawa pelayan baru anda Tuan Muda"


"apa kau sudah memeriksa nya ? jika masih sama seperti yang sebelum nya lebih baik tidak usah saja !!"


"Saya pastikan kali ini berbeda"


"sebelum nya kau juga berkata seperti itu"


Tuan Jeon tidak menjawab . di sini aku mulai faham , sepertinya sudah banyak pelayan yang bekerja sebelum diriku .


pria di atas tempat tidur itu pun menghela nafas kasar


ia membuka mata lalu bergerak menduduk kan diri nya .


Mata pria itu langsung tertuju pada ku . sesaat aku sempat terpana melihat sosok yang berada di atas tempat tidur itu .


wajah nya benar-benar indah dan tampan . bibir berbentuk love serta mata tajam bak elang nya begitu menawan . rambut nya yang acak-acakan karna baru bangun tidur tidak sedikit pun melunturkan ketampanan nya . menatap nya sama seperti sedang menatap pahatan wajah patung dewa Zeus .


"lihat lah !! belum apa-apa dia sudah berani memandangi ku seperti itu !!"


Tuan Jeon menoleh dan langsung menatap ku tajam !!


"Nona Harri .. turunkan pandangan mu !!" dia berujar setengah geram . aku tersentak dan buru-buru menunduk kan pandangan ku .


"ma-maaf Tuan .." cicit ku

__ADS_1


lagi-lagi ku dengar helaan nafas kasar dari pria itu .


"sudahlah !! kau boleh pergi Jeon !! urus Segala sesuatu yang aku perintahkan pada mu .


"Baik Tuan Muda .."


Tuan Jeon berbalik dan berbicara padaku dengan nada setengah berbisik


"ingat pesan ku nona Harri , jangan banyak bertanya dan jangan membantah !!"


aku hanya mengangguk-anggukan kepala mendengar ultimatum Tuan Jeon .


Setelahnya , Tuan Jeon langsung keluar dari ruangan itu dan kini hanya menyisakan aku dengan Tuan Muda di atas tempat tidur itu .


"sedang apa kau berdiri di situ ??"


suara ketus itu kembali menyambangi telinga ku . aku baru sadar sedari tadi pria ini hanya berkata ketus . tidak ada ramah-ramah nya sama sekali . huftt sepertinya akan sangat sulit bekerja dengan nya . mungkin ini juga penyebab pelayan2 sebelumnya tidak betah !!


"Maaf Tuan .. apa ada yang anda butuhkan ??"


ucap ku dengan hati-hati karna tak mau pria itu marah .


"ambilkan aku kursi roda itu !!"


aku langsung melihat arah yang sama dengan si Tuan Muda . sebuah kursi roda yang berada di sudut dinding . buru2 aku mengambilnya dan membawa nya ke dekat ranjang Tuan Muda .


"Ini tuan .."


ucapku dan kembali berdiri menunggu


"KENAPA DIAM SAJA !! CEPAT BANTU AKU !!"


Bentak nya .


Astagaaaa sepertinya telingaku akan cepat rusak jika dia berbicara dengan nada seperti ini terus


aku pun segera memapah nya dan membantunya untuk duduk di atas kursi roda .


oh ya .. aku baru sadar jika ternyata tuan yang ku layani ini lumpuh !! ck sayang sekali .. padahal dia pria yang sangat tampan ..


astaga !! mulut !! bisa mati aku jika Tuan Jeon mendengar nya


"Siapkan Air mandi !!" Titah nya lagi dengan nada yang tak berubah ..


"Baik Tuan Muda .."


akupun bergegas ke kamar mandi dan segera menyiapkan air hangat untuk Tuan Muda Mandi .


setelah selesai aku segera keluar dan mempersilahkan Tuan Muda untuk mandi .


"Air nya sudah siap Tuan .."


"Lalu ??" tanya nya ..


lalu ?? lalu ya kau tinggal masuk dan mandi tuan .. apalagi ??? jangan bilang kalau ....


"HEI PELAYAN !! CEPAT BANTU AKU MANDI !!"


"APA ??" Aku langsung membekap mulutku sendiri yang tanpa sadar sudah berteriak ..


astagaaaaa apa apaan ini ?? mata suci ku akan segera ternodaaaaaaaa........


😭😭😭

__ADS_1


__ADS_2