PEMILIK SANG MAFIA

PEMILIK SANG MAFIA
01


__ADS_3

Ayara sedang berada di sebuah club terbesar di Prancis, dirinya yang memang suka dunia malam, sering menginjak kan kaki nya disini hanya sekedar minum atau menari untuk menghilangkan stres.


Umur nya yang sudah genap berusia 25 tahun membuat nya bebas berlalu lalang di club itu.


'Night sky'atau yang berarti 'langit malam' itulah arti dari club ini,club yang hanya beroperasi di malam hari.


Ayara sedang duduk sendiri di kursi VIP milik nya yang selalu ada di pojok ruangan,ayah nya yang seorang sultan tentu saja membuat nya memiliki uang yang berlimpah, sehingga bisa duduk di manapun dia mau.


"Kamu,dimana?"tanya Ayara lewat handphone miliknya.


"Aku lagi di rumah "jawab seseorang di sebrang telepon.


" Tapi kayak ada suara musik"ucap ayara curiga.


"Enggak kok aku lagi karoke di kamar!"ucapan di seberang sedikit menenangkan hati ayara.


"Ya udah kalau kamu sibuk, nanti aku telepon lagi!"ujar ayara.


"Oke love you bee!"ucap pria itu.


Tuuuuutttt....


Panggilan itu di putuskan oleh sang pria,ayara hanya tersenyum pacar nya memang yang paling the best pokoknya.


"Udah lo kayak orang kesurupan tau!"ucap Angel sahabat ayara.


"Serah gue lah,lo itu jomblo mana tau yang beginian "ejek ayara.


Sedangkan Angel hanya terdiam bertahun-tahun bersama ayara, Angel tau persis sifat sahabat nya yang satu ini jika di ladeni maka yang ada seperti rel kereta api,gak bisa berhenti.


"Tapi aneh tau lo pacaran sama David selama tiga tahun tapi jangan kan tidur bareng, panggillan mesra aja lo gak ada,kan aneh banget kok bisa dia bertahan sama lo!"ujar angel sedikit aneh.


"Ya bisa lah,kan gue cantik,kaya raya dan yang paling penting setia!"ucap ayara penuh percaya diri.


Tukk...angel menyentil kening ayara untuk menyadarkan ayara.


"Sakit, dasar kucing!"ucap ayara sambil menatap berang wajah angel.


"Siapa yang lo sebut kucing, nama gue itu Angelina Roberto, putri dari dokter legendaris Shaka Roberto,enak aja lo manggil gue kucing."tentu saja angel tak terima.


"Ya ya gak usah pamerin marga robot lo itu deh malas banget gue dengar nya."ejek ayara.

__ADS_1


"Enak aja marga gue itu Roberto bukan robot,emang marga lo noh granma,dasar nenek nenek."balas angel.


"Apa hubungannya anjir,nih dengar nama gue baik-baik Ayara Anastasya Grahanendra dari mana nya granma,gue aduin lo sama paman shaka biar di suntik mati!"ancaman yang tentu saja hanya gertakan ayara,lagi pula mana mau shaka menyuntik mati putri nya.


"Bego lo mana mau bokap gue,mana gue anak satu satunya,kalau lo sih mau mau aja kan kalau lo mati masih ada abang Dava yang ganteng nya kelewatan kalau lo mah cuma remahan kentang "ucap pedas seorang angel.


"Diam lo kucing, enggak bakal gue restuin lo sama abang gue, modelan pantat panci kayak lo mau nyaingin kak bulan gue mana bisa."ucapan pedas itu meluncur mengenai tepat jantung angel.


"Ya ya serah dah lo yang menang,lo benar mana mungkin gue bisa nyaingin kak bulan lo itu "ucap angel sambil menundukkan kepalanya.


"Udah lupain aja napa, Abang Dava itu jelek,burik,sama miskin,gak cocok sama lo, mending nyari yang lain."jawab ayara mencoba menenangkan hati angel.


Bukan lah rahasia umum jika angel Sangat menyukai dava,itu juga yang selalu mengikat leher Angel untuk tidak melirik yang lain, dan memutuskan menjomblo, berharap dava melihat diri nya sebagai wanita, bukan sebagai seorang adik.


Tapi itu hanya lah sekedar harapan, dengan sekuat tenaga realita langsung saja menghempaskan harapan angel dengan begitu mudahnya.


"Angel, gue minta maaf!"ujar ayara menyesal, sungguh sebenarnya dia juga ingin sahabat nya ini bahagia.


"No problem, mungkin memang udah waktunya gue nyerah, lagian gue lebih bahagia kalau bang Dava bahagia"ucap Angel sambil tersenyum, senyuman yang penuh luka itu yang di lihat oleh ayara.


"Udah ah, kita kan mau party, bukan nya mellow gini!"ucap ayara mencoba untuk mengalihkan pikiran angel.


Sedang menari dengan hebohnya tiba tiba ayara melihat seseorang yang tidak asing di mata nya sedang ciuman di pojok ruangan, apakah matanya sedang salah,haha mana mungkin itu dia,tidak mungkin, pasti bukan.


Ayara terus saja menyingkirkan semua pikiran bahwa itu orang yang ia kenal,sampai kedua orang itu duduk di depan bartender untuk minum minuman.


"Tuk."lampu barΒ  di hidupkan tanda bahwa pesta sudah selesai.


'asu' Sekarang sudah jelas siapa yang ayara lihat, dengan segera ayara menghampiri kedua mahkluk beda gender tersebut.


(Anggap percakapan di bawah ini menggunakan bahasa Prancis author malas translate πŸ˜…πŸ˜…)


"Oh jadi ini karoke yang kamu bilang!"ucap ayara sambil mengepalkan tangan nya dengan sangat kuat.


"Enggak bee,ini salah paham"ujar pria itu sambil melepaskan tangan wanita di sebelah nya yang bergelayut manja di lengan nya.


"Salah paham,dasar brengsek!"ucap ayara tak lama kemudian "plakkk"suara itu langsung saja menjadi pusat perhatian semua orang, termasuk angel yang baru kembali dari toilet.


Setelah menampar wajah pria itu,ayara menarik dalam nafasnya, sedangkan lelaki yang tak lain adalah David itu memegang pipinya yang terasa panas, tamparan keras ayara langsung membuat pipi nya yang Putih itu memerah.


"Kenapa David, apa salah gue sampai lo selingkuh,hah,gue salah apa brengsek!"ucap ayara sambil memegang kerah baju David,semua orang mulai berbisik-bisik,ayara hanya menulikan telinga nya yang dia butuh itu jawaban dari pria di depan nya ini.

__ADS_1


"Ayara, tahan emosi Lo!"ucap Angel sambil memegang pundak ayara, mencoba menenangkan sahabat nya ini.


"Enggak bisa ngel,lo tau kan gue paling benci perselingkuhan, dan masalah terbesar nya sekarang itu,,"ayara menggantung ucapan nya.


Membuat semua yang ada di ruangan itu terdiam dan bertanya tanya apa yang akan dilanjutkan oleh perempuan itu.


"DIA SELINGKUH SAMA WANITA YANG ENGGAK SELEVEL SAMA GUE!"ucapan ayara langsung saja membuat semua orang menahan tawa nya,sedang kan wanita yang dia maksud itu menundukkan kepalanya,malu nya sekarang berkali kali lipat.


"Dengar ya bodoh!, Kalau mau selingkuh itu cari yang spek nya lebih dari gue,bukan nya wanita remahan sampah ini"ucap ayara sambil menunjuk wajah wanita itu.


David langsung saja menangkap jari telunjuk ayara lalu meremas nya pelan.


"Jangan menghina nya ayara!"ucap David lalu menghembuskan jari ayara.


"Kenapa?"ucap ayara sambil menatap mata pria itu.


"Karena lo nggak sebaik dia."ucapan itu tentu saja langsung membuat angel naik pitam.


Sebelum ayara menjawab perkataan pria itu angel lebih dulu menyela.


"Apa maksud lo brengsek,kalau lo yang salah enggak usah nyalahin orang lain anjing,kalau sifat lo sendiri yang kayak sampah!"ucap Angel lalu mendorong David kebelakang, tentu saja David terdorong walaupun hanya dua langkah.


"Tenang angel."perintah ayara sambil menarik angel untuk berada di samping nya.


"Tapi, Aya."ucapan itu terhenti kala angel melihat mata ayara yang seolah menyuruh nya diam.


"Ya benar mana mungkin gue sebaik dia, kebaikan kami itu beda,kalau dia itu pasti baik nya di ranjang ya kan,soal nya kan dia ******!''ucapan ayara langsung membuat David naik pitam.


"Plakkk "David menampar pipi ayara.


*******


Vote.


Komen.


And share.


Senin/5-2023.


Aceh.

__ADS_1


__ADS_2