PEMILIK SANG MAFIA

PEMILIK SANG MAFIA
07


__ADS_3

Pagi menjelang terhitung sudah seminggu lamanya waktu ayara berpacaran Dengan kenan, semakin hari lelaki itu semakin berlebihan,tapi ayara malah merasa nyaman.


Hari ini adalah hari libur, ayara sedang merias diri nya karena katanya kekasih nya akan mengajak nya ke suatu tempat.


"Kemana sih,pake acara suprise segala lagi,awas saja kalau outfit gue salah gue banting lo."maki ayara kesal,kalian harus ingat ayara ini mulut nya sangat sering berkata kasar.


"Cih, mau keluar udah kaya tante girang aja!"ucap dava pedas, sebenarnya bukan seperti Tante girang malahan adik nya seperti bidadari surga, tapi karena adiknya akan pergi dengan kenan, dava sibuk menjelekkan sang adik supaya tidak mau pergi.


"Diam lo jamet,gue lagi malas berantem"jawab ayara tak kalah pedas, walaupun mereka adik kakak yang akur, tapi terkadang mereka juga sering berantem seperti saudara lainnya.


"Jangan marah marah Tan, nanti keriput nya makin banyak loh" goda dava tersenyum jahil.


"Ngapain sih monyet disini, daddy baik banget, masa monyet aja di pungut sih!"ucap ayara lalu pergi melintas di depan sofa yang di duduki dava.


"AYARA SINI KAMU ABANG JUAL!!"teriakan dava menggelegar di mansion,ayara loh ini masa di Lawan.


***


"Hari ini kita kemana?"tanya ayara ketika melihat kenan hanya fokus menyetir.


"Hum,, kamu mau kemana my heart?"tanya balik kenan.


"Kan kamu yang ajak kok tanya aku?"bingung ayara.


"Ya mungkin, kamu ingin pergi kemana?"ucap kenan lembut.


"Em, pantai aja gimana, tapi kan sekarang lagi ramai dikunjungi karena akhir pekan!"ucap ayara kecewa sebenarnya bukan ayara tidak pernah melihat pantai tapi ini kan pertama kali melihat nya bersama kenan!!.


"Ya udah kamu tidur saja, nanti kalau sudah sampai aku bangun kan!"ucap kenan lembut.


Ayara hanya mengangguk lalu memejamkan mata nya pelan, ya mungkin kekasih nya akan mengajak nya ketempat lain.


***


"Bangun my heart "ucap kenan sambil menciumi pipi ayara.


Ah, imut banget.


Kenan terpaku melihat wajah sayu ayara, sungguh kenan ingin sekali mengurung ayara hanya untuk nya.


Kenan menggeleng pelan, tidak, jika itu terjadi pasti kekasih nya ini akan membencinya.


"Uhh,kita dimana?"tanya ayara linglung.


"Kita di pantai!''jawab kenan seadanya.


"Oh,,APA??!"ayara terkejut walaupun dia mendengar suara ombak dalam tidur nya, tapi kenapa sunyi?.


"Ini milik mu, my heart!"jawab kenan enteng melihat wajah ayara yang kebingungan.


"Hahaha,kamu bercanda nya enggak lucu banget!"ayara tertawa hambar.


"Aku tidak bercanda!"tegas kenan.


Ayara menganga lebar karena terkejut.


"Tutup mulut mu, my heart atau lalat bisa masuk!"canda kenan.


"Sebentar,kamu sewa kan"ayara berharap kalau lelaki itu menjawab iya.


"Ini milik mu,aku baru membelinya tadi!"jelas kenan.


"Crazy rich"gumam ayara pelan tapi masih di dengar oleh kenan.


Terus lah mengangumi ku my heart, supaya kau semakin menyukai ku.

__ADS_1


Kenan tersenyum samar,dia bangga karena pacar nya ini tanpa sadar memuji nya.


"Tunggu apa sekarang sudah sore!"ayara baru sadar setelah melihat ke depan.


Kenan mengangguk saja karena memang sudah sore.


"Sebentar aku tidur berapa lama?"tanya ayara.


"Mungkin 7 jam "jawab Kenan bingung.


"kenapa tidak membangunkan ku?"tanya ayara heran.


"Mungkin karena kamu cantik saat tidur!"jawab kenan.


"Berarti kalau aku bangun aku tidak cantik!"kesal ayara.


apa-apaan memang nya dia harus selamanya tidur, supaya cantik.


ini kenan menyumpahi dirinya mati apa!!


Kenan gelagapan niat hati mau romantis,eh malah doi enggak peka.


"Kapan pun kamu akan selalu cantik,bahkan hingga rambut mu memutih."ucap kenan bersungguh-sungguh.


"Kalau keriput?"pancing ayara.


"Kalau kamu keriput kamu juga sangat cantik ah membayangkan nya saja aku tidak sabar, bagaimana kalau kita menikah!"serangan mendadak di sertai senyuman kenan.


Tampan banget.


"Siapa yang menyuruhmu membayangkan,aku mau turun"ucap ayara lalu keluar duluan dari mobil dengan kenan mengejarnya dari belakang.


"Kamu belum menjawab my heart, bagaimana apa kamu mau?"ucap kenan sedikit mengeras kan suara.


Suara ombak mengalun merdu di telinga Dengan senja sebagai pelengkap, ayara dan kenan yang saling berlari di bibir pantai,mereka tertawa apalagi ketika kenan berhasil menangkap tubuh ayara lalu mengangkat nya tinggi tinggi.


"Tidak,, kamu tidak menjawab dari tadi!"ucap kenan sambil kembali mendusel kan kepalanya di leher ayara.


Posisi mereka sekarang kenan duduk di belakang ayara dengan wajah kenan bertumpu pada bahu kecil ayara.


"Gimana aku tidak di tolak kan!''jujur kenan sedikit gugup.


"Menurut mu?"tanya ayara menggoda.


"My heart!!"kenan merengek seperti anak kecil.


Bahkan dengan sengaja lelaki itu memajukan bibir nya beberapa senti.


Cup..


Kenan melotot kan matanya ketika ayara mengecup pelan bibirnya.


"Untuk sekarang belum ada jawaban,aku masih ingin berpacaran Dengan waktu yang lama."jawab ayara lalu bangun dari duduk nya,menepuk kecil dress yang dia pakai di area belakang untuk menghilangkan debu yang menempel.


"Tunggu aku my heart!!"kenan beranjak cepat, kenapa dia sering di tinggal sih.


Ayara memegang pipinya, dia yakin pipinya sangat merah sekarang.


Akhh, bodoh banget.


Ayara sedikit kesal pada diri nya karena mencium kenan duluan, kalau kenan berpikir dirinya wanita gatal gimana?akh bodo amatlah.


***


"Aku lapar?!, Rupanya kita belum makan dari siang!"ayara terkejut ketika mengingat dirinya belum makan, dia bahkan lupa kalau belum makan.

__ADS_1


"Mau makan apa my heart?"tanya kenan sambil fokus mengemudi.


"Ayam panggang!"jawab ayara sambil membayangkan nya.


Kruyukk.


Kruyukk.


"Hahaha seperti nya kamu sangat lapar ya!"kenan tertawa mendengar suara perut gadis cantik di samping nya.


"Cih, jangan tertawa!kamu menyebalkan tau!"ayara kesal sambil menggembung kan pipi nya.


"Jangan marah,my heart!"bujuk kenan.


"Tidak ada maaf bagimu!"jawab ayara dramatis.


Kenan sedikit bingung,tapi dia tau bahwa kekasih nya ini sedang berdrama.


"Aku sungguh minta maaf nona!"kenan mulai berakting menyedihkan.


"No, nona harus nya ratu dong gimana sih"kesal ayara.


Kenan sangat bingung, sungguh dia sebenarnya belum pernah seperti sekarang, tapi kenan tidak masalah asalkan bersama ayara semuanya akan dia lakukan.


((Bucin ya bund 🙃🙃)).


"Baiklah,ayo makan dulu!"ucap kenan ketika sudah menemukan sebuah restoran.


"Kali ini aku maafkan,tapi lain kali akan ku pertimbangkan!"jawab ayara asal.


***


"Aggrrh,aku kenyang!"ucap ayara tanpa malu.


"Kalau belum kenyang aku akan memesankan lagi"jawab kenan sambil tersenyum.


Akhhh ganteng banget.


Sama adek aja bang


Seperti nya pangeran benar benar ada.


Terlalu silau man.


Ayara mendelik tajam ke arah mereka yang membicarakan kenan.


"Jangan tersenyum, dilarang tersenyum aku tidak suka." Kesal sekali rasanya.


"Kenapa?"tanya kenan memastikan.


"Pokoknya aku tidak suka titik."jawab ayara kesal.


"Kamu,,"jeda kenan.


"Cemburu ya my heart!"tebak kenan sambil tersenyum semakin lebar.


"JANGAN TERSENYUM!!"teriak ayara kesal.


🌹🌹🌹


Like.


Komen.


And favorit.

__ADS_1


Salam hangat Lin_lin untuk para pembaca 🥰🥰🥰


__ADS_2