
Masih Kisah angel dulu ya guys.
Selamat membaca.
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
"Anda tidak apa-apa?"tanya seseorang yang menghampiri angel.
Ah sial..
Angel ingin sekali memaki orang di depannya ini,kenapa dia tidak pura-pura tidak lihat saja sih, padahal angel butuh waktu sendiri.
"Ekhm,saya tidak apa-apa!, Anda boleh pergi!"ucap angel ketus, ya angel harap pria itu segera pergi.
Pria itu menaikkan sebelah alisnya,dia kan hanya bertanya kenapa malah di jawab dengan ketus!.
"Ah boleh saya duduk di sebelah anda?"tanya nya, seolah tidak peduli dengan apa yang angel katakan di akhir kalimat nya.
"Anda tidak mendengar perkataan saya! tadi, Pergi!"ucap angel kembali,seraya menelungkup kan kepalanya di atas lutut.
Dengan wajah tidak peduli lelaki itu, langsung duduk di sebelah angel.
Angel merasa ada seseorang yang duduk di sebelah nya.
"KAU!!"angel benar benar marah sekarang, apa-apaan pria ini.
"Aku tau, kau pasti perempuan yang mencintai mempelai pria!"ucapan pria itu membuat angel terkejut bukan main.
"Oh, tenang nona, saya tidak berniat mengatakan nya pada orang lain."tebak pria tersebut, seolah tau apa yang di pikirkan angel.
"Kenal kan nama saya Rafael Benitez."ucap Rafael sambil mengulurkan tangannya.
Angel hanya melihat dan tak berniat membalas nya.
"Nona saya, ingin mengatakan rahasia saya juga, karena seperti nya anda sedikit tersinggung, dengan tebakan saya soal rahasia anda!"ucap nya sambil tersenyum.
"Aku tidak peduli!"balas angel tidak ramah, yang dia inginkan adalah supaya pria itu cepat pergi dari sini.
"Pengantin wanita itu adalah mantan pacar saya!''jelas Rafael, tanpa peduli dengan ucapan angel.
Angel terkejut,tapi dengan cepat dia kembali mengatur raut wajahnya.
"Anda pasti merasa aneh, karena bagaimana mungkin?, seorang mantan pacar pergi ke pernikahan mantan nya."tebak pria itu.
Angel menatap wajah pria di samping nya ini, satu kata yang muncul di benaknya"tampan!"sungguh sangat sangat tampan.
"Saya putus dengan nya baru 1 tahun lalu, dan kami sudah berpacaran selama 6 tahun."ucap Rafael sambil menundukkan kepalanya, sangat terlihat bahwa dia masih menyimpan rasa kepada kekasihnya.
"Kamu mau bahu saya tidak?"tanya rafael tiba-tiba.
"Tidak!"balas angel masih ketus.
"Kalau begitu,saya aja deh yang butuh bahu kamu!''balas Rafael, dengan cepat dia merebahkan kepalanya di bahu kecil angel.
"Anda tidak sopan,tuan!"marah angel dia ingin mendorong kepala Rafael,tapi di urungkan karena mendengar perkataan Rafael.
"sebenarnya hari ini, Aku ingin menghacurkan pernikahan ini!"ucap nya sambil menutup mata nya.
Tiba tiba dia berbicara tidak formal??
"Kenapa anda menceritakan nya pada saya!"ucap angel heran, apakah ini mode penipuan baru.
__ADS_1
"Entah lah, mungkin karena kita nasib sama"ucap nya sambil menatap mata angel, lalu kembali menutup matanya.
"Kalau saya membeberkan rahasia anda?"ancam angel.
"Aku yakin kau tidak akan melakukan nya nona!"ucap nya sambil menutup mata kembali,bahu angel sangat nyaman.
"Oh ya!, siapa nama mu nona?"tanya rafael.
Angel berpikir keras, apakah dia harus memberi tahukan namanya.
Akhirnya angel memutuskan untuk memberi tahukan nya, ya walaupun tidak lengkap.
"Lina!"jawab angel, sebagai bentuk sopan santun.
"Lina saja?"tanya rafael heran.
"Kita tidak terlalu dekat, bagaimana mungkin saya percaya untuk memberi tahukan nama lengkap saya!"balas angel sambil tersenyum sinis.
"Aku kecewa, kupikir kita dekat!"balas nya dengan raut wajah sedih.
Sinting.
Angel heran, bagaimana bisa ada manusia setidak tau malu ini!.
"Anda gila ya?"tanya angel sepontan.
"Sepertinya begitu, kenapa?, kamu mau menjadi obat ku?"tanya nya bercanda!.
"Ya"lelaki itu terkejut mendengar jawaban angel.
"Obat mati!"sambungnya kemudian.
Rafael, sudah menduga mana mungkin perempuan ini akan sebaik itu.
"Saya yakin anda ini seorang playboy."ucap angel dengan wajah yakin.
"Wah,kau keterlaluan nona,aku ini pria setia tau!"balas Rafael.
"Aku tidak percaya!"ucap angel.
"Kalau begitu pacaran saja dengan ku,akan ku buktikan seberapa setia nya aku!"ucap Rafael sambil tersenyum hangat.
Angel sedikit pangling melihat senyuman hangat pria tersebut.
"Mati saja sana!! dasar lelaki buaya!"balas angel ketus sambil mendorong kepala Rafael dari bahu nya.
"Sabar nona!"ucap nya.
"Masih mau mendengar kisah ku?"ucap nya sambil menatap mata angel.
"Terserah!"padahal angel penasaran setengah mati.
"Baiklah ku anggap iya."ucap nya sambil kembali melihat ke arah langit biru.
"Umur kami berbeda hanya 1 tahun,aku mulai berpacaran dengan nya ketika masih berumur 21 tahun.
Yang namanya pacaran, pasti adakala nya kami bertengkar.
Tapi kami selalu punya cara masing-masing dalam mengurus nya.
Ketika umur ku 25 tahun aku sudah meyakinkan hati untuk mengajak nya menikah,dia mengatakan jangan dulu, karena dia masih mau fokus untuk melakukan sidang terakhir.
__ADS_1
Baiklah aku mengalah, akhirnya kami berjanji untuk menikah pada saat umur nya 26 tahun dan umur ku 27 tahun."ucap dava panjang lebar.
"Lalu?"tanya angel penasaran.
"Bagaimana kalau kau juga menceritakan tentang kisah mu nona Lina?"tanya rafael.
"Kisah saya tidak terlalu menarik!''jawab angel.
"Tidak masalah, atau kau malu nona?"tanya rafael.
"Siapa yang malu!!, baiklah!,akan saya ceritakan tapi jangan terlalu berharap, karena tidak ada yang bagus untuk diceritakan."ucap angel, lagipula dia juga tidak akan bertemu lagi dengan lelaki ini, jadi mungkin tidak masalah.
"Lalu, ketika kami sudah memulai persiapan pernikahan, dan juga kedua belah pihak sudah setuju,aku mendapatkan kabar buruk, tentang kesehatan ku,ini sedikit memalukan tapi aku percaya kamu akan sedikit mengerti."ucap Rafael.
Angel diam, pasti sesuatu yang sangat berat.
"Aku mandul!!"balas dava kemudian.
"HAH!!"teriak angel terkejut.
"Tenang, Nona!"ucap Rafael yang sebenarnya terkejut juga dengan reaksi angel.
"Bagaimana mungkin?"ucap angel tidak percaya, baginya Rafael terlihat sangat sehat.
"Aku tau,aku juga tidak percaya dengan hal itu, yang pertama ku lakukan setelah semua itu adalah meminta kepercayaan dari nya, bagaimana mungkin ini terjadi? Pikir ku saat itu.
Aku juga terkejut setengah mati!,aku berharap bahwa dia akan memberikan diriku kesempatan, supaya melakukan tes kesuburan kembali.
Tapi dia menampar wajah ku lalu langsung saja mengatakan putus, tanpa memberi ku kesempatan.
dia bilang dia tidak sudi menikah dengan lelaki cacat seperti ku,aku merasa harga diri ku terinjak-injak, ternyata hubungan yang ku jaga selama 6 tahun hancur lebur, karena sebuah alasan yang menurut ku sangat konyol, walaupun sebagian besar orang menikah untuk memiliki keturunan.
Tapi kan hubungan yang kami jalani tidak sebentar, setidaknya,mungkin, ada solusi lain.
Rupanya setelah kami putus hubungan sebulan,aku kembali ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan setidaknya mungkin, jika memang aku yang bermasalah aku akan minta maaf kepada nya dan menyuruh nya untuk mencari kebahagiaan lain, walaupun itu berat untuk ku." Ucap Rafael sambil tersenyum pedih.
"Hasil diagnosa nya salah, mereka bilang mereka sudah lama menghubungi ku untuk mengatakan hasil diagnosa nya keliru, kau tau nona aku mematikan handphone ku selama sebulan penuh."ucap nya sambil menatap langit.
"Lalu baru 2 hari lalu aku tau dia ada di mana, aku tau karena sebuah undangan yang dia sebarkan di grup alumni sekolah."ucap Rafael.
"Hati ku hancur,aku berniat untuk menghancurkan pernikahan nya juga, aku tidak rela melihat nya bahagia. padahal aku mati-matian menahan malu, karena pernikahan ku harus batal, bahkan orang tua ku malu padaku,dia mengatakan semuanya pada orang tuaku tentang kondisi ku saat itu, supaya orang tua ku tidak menghakimi nya.
lalu kau tau nona ketika aku mulai untuk kembali bangkit, rupanya dia sedang ingin berbahagia."ucap nya.
"Aku hancur, aku berpikir untuk menghancurkan kan nya juga, dengan cara menunjukkan hasil tes nya padanya, mungkin dengan cara itu dia bisa kembali padaku, hingga aku melihat nya di atas altar pernikahan,
Tiba-tiba aku berpikir melihat nya tersenyum bahagia.
Ah, rupanya dia sudah bahagia, dia terlalu bahagia sehingga aku merasa tidak bisa menghancurkan senyuman itu. kau tau nona aku tidak sebrengsek itu.
lalu ketika aku memalingkan pandangan ku dari nya, aku melihat mu menangis tanpa suara sambil melihat ke arah pengantin pria,aku menerka-nerka apa kau juga sama dengan ku!."ucap rafael sambil menghembuskan nafas lega, seperti nya berbagi cerita dengan Lina mengangkat bebannya.
"Lalu bagaiman dengan mu nona?"tanya rafael penasaran.
***
Yuhuuuu para pembaca kesayangan lin_lin, bagaimana kabar kalian hari ini?, rupanya bukan cuma dedek kucing yang sad girl tapi ada juga babang Rafael yang tidak kalah sad.
Gimana ceritanya, untuk episode selanjutnya lin_lin akan cerita kenapa dedek kucing begitu menyukai bang dava ok.
Jangan lupa pantau terus ya, jangan lupa like komen dan vote.
__ADS_1
Love you sekebon 😘😘😘😘 😘😘😘 buat para pembaca kesayangan lin_lin.