PEMILIK SANG MAFIA

PEMILIK SANG MAFIA
10


__ADS_3

"tuttttt, tuttttt"


"Halo!"ucap Frisca bahagia.


"Halo, sudah selesai acara nya"balas suara berat di sebelah sana.


"Belum honey!"jawab Frisca sambil mengerucutkan bibirnya.


"Haha, kenapa menelpon hem."ucap pacar Frisca sambil menatap wajah Frisca di layar handphone miliknya.


"Kamu pacaran sama dia?"tanya dava sambil merebut handphone Frisca.


"Ya,anda siapa?"tanya lelaki itu bingung.


"Apaan sih, enggak sopan banget balikin enggak!"itu suara Frisca.


"Udah ah,diam kenapa!"ucap dava sambil mengangkat handphone nya lebih tinggi sudah Frisca tidak bisa menggapai nya.


"Nama anda siapa?"tanya dava kembali melihat layar handphone ketika Frisca mengalah.


"Aska king Xander.!"jawab Aska formal.


Shitt pantas muka nya enggak asing.


"Oh,nama saya Dava Lio Grahanendra, salam kenal!"ucap dava ramah.


"Salam kenal!"balas Aska sopan.


"Ah kapan anda akan berkunjung kemari?"tanya dava sopan.


Pembicaraan mereka berdua, membuat semua pasang mata mengernyit heran karena Dava tiba tiba berbicara sopan.


"Saya sedang sibuk jadi mungkin kapan kapan!"jawab Aska formal.


"Ah apakah,3 hari lagi bisa karena itu hari pernikahan saya, saya mengundang anda secara langsung dan saya harap anda bersedia datang!"ucap dava.


"Akan saya usahakan, tolong berikan handphone nya kepada kekasih saya"ucap aska sambil tersenyum.


"Ah baik!"ucap dava sambil menyerahkan handphone milik Frisca kepada pemilik nya.


"Ada apa honey?"tanya Frisca sedikit bingung.


"Tidak ada, mungkin 3 hari lagi aku akan terbang ke sana!"beritahu aska.


"Benarkah aku menunggu mu honey,love you!"ucap frisca.


"Love you more baby!"balas Aska sambil tersenyum hangat lalu mematikan sambungan telepon.


"Frisca kok lo enggak ngasih tau, kalau nama cowok lo Aska king Xander?"tanya dava sambil mengelap keringat, tiba-tiba dingin nya malam malah terasa panas untuk dava.


"Iya emang kenapa?"


"Lo enggak tau siapa pacar lo!"tanya dava heran.

__ADS_1


"Pengusaha kan!"jawab Frisca santai.


"Ya pengusaha terkaya,Billioner termuda, dan asal lo tau dia menduduki pengusaha terkaya dunia!"jelas Dava.


Frisca sedikit kaget begitu juga semua orang disana, bahkan kenan juga terkejut.


"Hahaha,jelas lah pacar seorang Frisca finamiya!"sombong Frisca,sambil mencoba menutupi ekspresi terkejut nya.


Seperti nya aku berurusan dengan orang yang salah!! batin Frisca.


"Sudah malam ayo istirahat!"ucap varo.


Semua mengangguk saja, bahkan makanan nya juga sudah habis, apalagi ayara dia sudah tertidur di dalam dekapan hangat kenan.


***


Pagi hari yang mendung membuat ayara beserta kedua sahabat nya malas bangun, jam sudah menunjukkan pukul 9 setelah sarapan pagi mereka kembali ke kamar lalu mulai berleha-leha.


"Haah, enggak kerasa abang udah mau nikah aja!"ucap ayara lesu.


"Ya kan normal umur bang dava aja udah 27"balas angel tidak melihat raut wajah sedih ayara.


"Jangan sedih ayara, si dava enggak akan lupain kamu kok!"balas Frisca dewasa.


Ayara sedikit tenang, karena Frisca berkata seperti itu.


Angel menoleh melihat raut wajah sahabat nya yang sendu.


"Enggak apa ayara, enggak boleh cengeng, emang aya enggak mau bang dava bahagia?"tanya angel.


"Tenang bodoh,kalau abang lupa kan tinggal di ingatkan,kalau abang enggak datang tinggal kamu susul,kalau kamu sedih tinggal datang peluk Abang,kalau kamu lagi merasa bete datang ganggu Abang,kalau rindu kamu tinggal telepon abang setiap hari juga enggak apa-apa!''ucap dava yang sudah ada di ambang pintu.


"Abang"ucap ayara lalu berlari ke arah dava yang sudah membuka kedua tangan nya lebar.


Mereka saling berpelukan, Frisca mengambil handphone lalu mengabadikan momen tersebut.


Angel terdiam melihat pemandangan itu,dia langsung dengan cepat menoleh ke arah lain, menghapus air mata nya yang keluar tanpa permisi.


Sadar angel, dia itu akan bahagia walaupun enggak sama lo dasar bodoh.


Angel tersenyum pedih, mencintai lelaki yang bahkan tidak pernah melihat nya sebagai wanita itu sangat lah menyakitkan.


Frisca melangkah lalu memeluknya erat dari samping,angel tentu saja sangat terkejut karena dari tadi dia hanya melihat dava yang memperlakukan ayara dengan sangat hangat.


"Lo bisa angel,gue yakin ada lelaki yang akan mencintai mu lebih dari pada kamu mencintai nya,kamu harus kuat ngel,jika waktu nya tiba dia akan datang,kamu juga akan bahagia,ayo relakan cinta mu ini,kamu pasti bisa aku yakin karena angel itu kuat bahkan sangat sangat kuat."bisik Frisca di telinga angel.


Angel terdiam,air matanya mengalir deras,dia menangis tanpa suara.


"Kalian kalau pelukan ajak aku dong"ucap ayara kesal.


Angel dengan cepat menghapus air matanya.


Mereka berpelukan bertiga seperti Teletubbies.

__ADS_1


"Pokoknya apapun yang terjadi kita harus selalu bertiga ok"ucap ayara.


"Ok"balas Frisca dan angel serempak.


Mereka duduk di atas ranjang tangisan mewek mereka telah selesai.


"Fifi cowok lo ganteng enggak?"tanya ayara penasaran.


"Ganteng lah,kalau enggak ganteng mana mau gue."balas Frisca bangga.


"Kaya enggak?"tanya angel penasaran.


"Oh, tentu saja kalau tidak kaya mana mungkin aku mau!"balas Frisca seperti cewek matre.


"Dasar matre!"ucap angel.


"Yo,kalau enggak matre bukan Frisca nama nya!"balas Frisca bangga.


"Cih,itu aja bangga!"ucap angel tak suka.


"Kok Lo tiba-tiba bisa jadian sama dia, cerita dong.!"ucap ayara bersemangat.


"Enggak ada yang menarik sih,cuma dia jatuh cinta pada pandangan pertama sama gue, katanya gue cantik, terus ngejar ngejar gue,dan akhirnya gue luluh melihat perjuangan dia."bohong Frisca.


"Hahaha, cerita nya kiles banget udah kayak di drama drama aja."ucap angel yang tertawa terbahak-bahak, setelah mendengar cerita Frisca.


"Emang ketemu nya dimana?"tanya ayara yang masih penasaran.


"Di depan restoran!"kali ini Frisca jujur.


"Lah, gue pikir di tempat yang romantis gitu"ucap ayara sedikit kecewa.


"Sadar,lo aja ketemu kenan di klub tau,mana baru di selingkuhin lagi enggak estetik banget!"ucap angel pedas.


"Oh iya gue lupa bilang,kalau gue di undang ke party nanti malam sama si selingkuhan brengs*k."ucap ayara.


Ayara baru ingat padahal pesan nya sudah seminggu.


"Dari mana dia dapat nomor lo!"ucap angel curiga.


"Entah gue juga enggak,tau menurut kalian gue datang enggak?"tanya ayara penasaran.


"Jujur sebenarnya enggak usah sih buang buang waktu aja apalagi bang dava lusa udah nikah!"ucap angel.


"Jangan dong ayara harus datang, apalagi katanya pesta pasangan kan ajak noh pacar baru lo biar tau rasa dia, firasat gue bilang kalau ayara datang bakal terjadi hal baik yakin deh. "ucap frisca serius.


"Aku tanya kenan dulu deh."putus ayara akhirnya.


***


Yuhuuuu lin_lin kembali dengan cerita abang kenan dan dedek ayara,ada yang kangen enggak?.


Jujur kalau lin_lin mah kangen banget sama reders kesayangan.

__ADS_1


Babay love you sekebon,😘😘😘😘


Jangan lupa jempol, komentar sama vote nya ya.


__ADS_2