PEMILIK SANG MAFIA

PEMILIK SANG MAFIA
09


__ADS_3

"siapa yang tidak bisa move on?"suara berat itu menghentikan perbincangan para gadis itu.


Dengan serempak mereka semua menoleh ke dasar suara.


"Kenan!"ayara terkejut ketika melihat wajah sang kekasih.


"My heart, siapa wanita itu?"tanya kenan mendelik tajam ke arah Frisca.


"Anda tidak sopan memotong ucapan saya"balas Frisca formal dalam bahasa Prancis.


"Heh, siapa yang lebih tak sopan, mengatakan bahwa kekasih saya belum move on, dari mantan pacar nya?"balas kenan.


Menarik.


Baiklah Frisca akan meladeni tantangan lelaki ini.


"Anda merasa sopan dengan ikut campur dalam perbincangan para gadis?"balas Frisca.


"Huh, tapi kekasih saya tidak keberatan!"balas kenan tidak mau kalah.


"Anda yakin, bahkan anda belum bertanya pada kekasih anda,"Frisca menjeda ucapannya.


"Apalagi dengan tidak beretika nya, anda langsung ikut campur urusan kami!"balas Frisca telak.


Kenan terdiam, lidah gadis di depannya ini sangat tajam.


Kenan menatap tajam ke arah Frisca, sedangkan Frisca bahkan tanpa takut juga menatap ke arah mata kenan.


Lelaki ini berbahaya.


Frisca yakin dengan insting nya.


"Cukup."ucap ayara kesal.


"Haah,kenan kenalin ini sahabat aku namanya Frisca finamiya,dan Fifi kenalin ini kekasih ku namanya kenan arcelio!"ucap ayara sambil meringis melihat mereka bahkan tidak mau berjabat tangan.


Kekanakan sekali!!!


Batin ayara.


Ayara sengaja tidak menyebutkan kata"H"diakhir nama kenan karena dia juga tidak tau nama belakang kekasih nya.


Yang ayara tau hanyalah inisial saja, bukan ayara tidak pernah mencari tau nama nama keluarga yang di mulai dengan inisial "H" tapi ayara pusing sendiri ketika mencocokkan dengan nama kenan.


Jadi ayara menyerah biar waktu saja yang membongkar nama belakang kenan, tentu saja ayara tidak berharap banyak karena dia tau kenan bahkan hanya mempunyai satu perusahaan kecil bahkan lebih kecil dari perusahaan daddy nya.


Tapi ayara heran dengan hadiah fantastis dari kenan.


"Tapi kenan,kenapa Kamu kesini?"tanya ayara heran.


"Ku dengar kamu akan pulang setelah makan siang, tapi sudah jam segini kamu masih belum pulang aku cemas."balas kenan khawatir bahkan itu terlihat sangat jelas di mata nya.


"Apa kau sering melihat hal ini?"bisik Frisca pada angel.


"Ini adalah hal paling biasa yang pernah kulihat di antara mereka!"balas angel sambil berbisik.


"Emang nya kau pernah melihat yang lebih parah?"tanya Frisca masih berbisik.


"Tentu saja,kau tau lelaki itu adalah budak cinta yang belum pernah ku lihat!!"balas angel.


Bisikan mereka menggunakan bahasa Prancis, yang otomatis telinga kenan yang sangat tajam dapat mendengar bisikan dua gadis itu.


Hubungan kenan dan ayara sudah berjalan 2 bulan lebih, dan tentu saja hubungan mereka semakin hari semakin lengket.


"Ekhmm"deheman kenan menyadarkan ke dua gadis itu.


"Apa?"tanya ayara penasaran dengan kekasih nya ini.

__ADS_1


"Tidak apa-apa, ayo pulang!"ajak kenan.


"Ya udah,ayo girls kita pulang!"ucap ayara mengajak para sahabatnya.


"Kenapa mengajak mereka?"tanya kenan heran.


"Oh,kami mau tidur bertiga!"balas ayara senang.


Kenan ingin sekali protes, karena pasti kekasih nya tidak akan vidcall dengan nya,biasa nya setiap malam mereka akan berbicara di telepon sampai tertidur, seolah olah mereka sudah tidur bersama karena kegiatan mereka itu.


Tapi melihat wajah ayara yang sedang senang, kenan menelan bulat-bulat protes nya.


"Ya udah aku antar!"ucap kenan akhirnya.


***


"Ya ampun, akhirnya ke tiga putri mommy berkumpul, mommy pikir kalian lupa kalau mommy selalu menunggu kalian."sindir Elizabeth kepada kedua sahabat putri nya.


"Hehehe,maaf mom, jadwal syuting Fifi lagi padat banget!"ucap frisca bersalah.


"Kalau angel?"tanya Elizabeth.


"Angel sibuk mom, karena jadwal operasi!"ucap angel tidak sepenuhnya bohong.


Padahal dia sedang menghindari Dava,dia takut hatinya masih belum bisa menerima kenyataan, bahwa sang pujaan mau menikah dengan gadis lain.


"Ya udah pokoknya mommy senang kalian sudah datang, Pokoknya nya malam ini kita BBQ di taman belakang!"putus Elizabeth sendiri.


Para gadis hanya mengangguk setuju, yang penting Elizabeth senang.


"Daddy mana mom?"tanya ayara yang baru masuk ke dalam rumah setelah mengantar kepergian kekasihnya.


"Di kantor sayang!"jawab Elizabeth.


"Enggak pulang?"tanya ayara pasalnya Daddy nya sudah tidak pulang 2 hari.


"Huhhh,ayara pikir harus ayara yang jemput baru pulang "kesal gadis itu.


"Daddy lagi sibuk soalnya mau ada peluncuran produk baru "jawab Elizabeth sambil mengupas kulit apel.


Angel dan Frisca sudah izin duluan untuk masuk ke dalam kamar ayara.


***


Malam ini acara kecil kecilan ala keluarga Grahanendra.


Ayara sedang duduk di dekat kenan,ya kenan di undang langsung oleh Elizabeth,varo menatap ke arah kenan tak suka, apa-apaan dengan wajah tengil lelaki itu yang juga balik menatap varo.


"My heart, jari mu sungguh kecil!"ucap kenan sambil memainkan jemari tangan ayara,yang sangat mungil di banding kan dengan jemari nya.


"Tangan mu aja yang terlalu besar"jawab ayara sambil bersandar di bahu tegap kenan.


Keras sekali otot nya,tapi ya lumayan nyaman lah.


Ayara sedikit penasaran dengan otot tangan kekasih nya,ayara yakin bahwa kenan memiliki otot yang besar,itu dapat di buktikan dengan kerasnya legan kekasih nya ini.


"Woy jangan sampai jadiin kita nyamuk ya!"peringatan itu berasal dari dava.


"Apaan deh, ganggu banget jadi orang!"balas ayara sambil melirik tajam ke arah dava.


"Dih, nyebelin banget tunggu bentar lagi kakak ipar lo datang, biar ku tunjukkan yang namanya romantis sesungguhnya!!"ucap dava sudah seperti seorang pujangga.


"Emang kak bulan datang?"tanya ayara penasaran.


"Datang dong."balas dava bangga.


"Wah ada artis rupanya!"ucap dava ketika melihat Frisca datang dengan menggunakan piyama tidur.

__ADS_1


"Wah, ada manusia bodoh ternyata!"sindir Frisca.


"Cih, mulut mu masih sama aja, enggak heran masih jomblo, sampai sekarang!"ucap dava pedas.


"Otak lo masih bodoh aja padahal udah mau nikah!"jawab sarkas Frisca sambil menggoyangkan gelas wine yang baru dia ambil di meja makan.


"Udah dong Fifi, jangan berantem mulu!"ucap angel yang baru datang dengan menggunakan piyama juga,malam ini ke 3 gadis itu memakai piyama.


"Tau tu,si bodoh yang ngajak duluan!"balas Frisca sambil menatap tak suka ke arah dava.


Baginya lelaki yang bernama dava ini, bodohnya sangat-sangat sudah tidak dapat di tolong, berani nya dia tidak merespon perasaan seorang angel.


Ayara hanya memantau, di dalam dekapan hangat kenan, yang memeluk nya dari belakang, karena malam semakin dingin, kenan tidak ingin kekasih nya ini kedinginan.


(Sekarang percakapan antara Frisca dengan Dava menggunakan bahasa Indonesia).


"Sebentar lagi calon istri gue datang, emang kayak lo udah tua juga masih belum dapat calon suami,eh jangan kan calon suami, calon pacar aja enggak punya!"balas dava lebih pedih.


Sedang kan Frisca tersenyum miring, heh,anak kemarin sore masih berani menantang nya.


"Memang siapa bilang gue enggak punya pacar?" Pertanyaan menjebak yang di lontarkan Frisca.


"Emang cowok bodoh mana yang mau sama lo!!"balas dava yang sudah terjebak.


"Kalau gue punya pacar,lo kasih gue apa?"tanya frisca sambil memainkan peran nya.


"Apa yang lo mau deh!"ucap dava sambil menyeringai memang nya ada yang mau sama gadis tua ini.


"Mansion di Swiss!"balas Frisca sambil menyeringai lalu meminum seteguk wine milik nya.


"Ok deal, tapi kalau enggak ada, mansion milik lo di inggris jadi milik gue!"balas dava kembali.


"Mau bukti gimana?"tanya Frisca serius.


Dava sedikit gugup melihat keseriusan Frisca, palingan cewek ini hanya menggertak nya.


"Kalian semua saksi ok, gimana dad?"tanya Frisca kembali sambil melihat varo.


"Hem,ok daddy setuju"balas varo.


"Video call sama pacar lo gue mau lihat wajahnya!"perintah Dava.


"Ok!".


"Tut..maaf nomor yang anda tuju sedang sibuk"ucap operator telepon.


Shitt,awas kalau kamu enggak angkat.


Dava menyeringai kecil ketika melihat wajah panik Frisca.


"Sekali lagi!"ucap frisca masih belum menyerah.


"Ok,tapi kalau masih belum diangkat perjanjian masih seperti tadi kan "ucap dava membuat Frisca menyumpahi dirinya dalam hati.


"Tutttt,tuttttt ".


"Halo!"


*****


Jangan lupa like.


Komen.


Dan vote ok.


Babay salam hangat lin_lin untuk para pembaca kesayangan 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2