
Pertarungan kedua babak 4 besar pertarungan antar keluarga akhirnya dimulai kini giliran Adi menunjukkan kekuatannya.
"Ayo tunjukkan kemampuan mu Adi".Ganyar dengan tegas dan semangatnya yang tinggi.
"Hem,tunjukkan juga kemampuan mu Ganyar".Adi membalikkan pertanyaan Ganyar.
"Ya,kalau begitu ayo kita tunjukkan kemampuan kita,kita buat taruhan saja siapa yang bisa berdiri terus jika telah menerima 3 jurus maka dia akan menang".Ganyar mengajak Adi taruhan.
"Baiklah aku terima,ayo kita mulai pertama kamu yang menyerang ku dengan 3 jurus setelah itu aku akan menahannya dengan jurus ku".Adi mengajak Ganyar memulai.
"Oh ya,dalam taruhan 3 jurus ini boleh menggunakan jurus apa saja".Ganyar mengatakan boleh menggunakan apa saja untuk menang kepada Adi.
"Oke,sekarang mulailah".Adi menyuruh Ganyar memulai pertarungan taruhan jurus.
Lalu Ganyar memulai jurus pertamanya
Ganyar mengeluarkan tongkatnya,yaitu Tongkat Kasarung.
Ganyar langsung mengeluarkan jurusnya dan mengarahkan tongkatnya kearah Adi dan memulai memukulnya.
"Kasarung:Hantaman Gunung".
"DUUUUMM".
Tongkat Kasarung langsung menghantam Adi.
"Apa yang terjadi?".
"Kenapa Adi tidak bergerak saat di hantam oleh tongkat itu".Salah satu pendekar bertanya-tanya kenapa Adi tidak menghindar.
"Sepertinya mereka melakukan pertarungan taruhan jurus".Syahrul Iskan menjawab pertanyaan pendekar itu.
Adi menahan hantaman tongkat itu sekuat tenaga,Adi langsung mengeluarkan jurusnya.
"Pukulan Penghancur Batu".
"DUUUAAR".
Pukulan penghancur batu Adi berhadapan dengan Tongkat Kasarung,tongkat itu langsung terpental dan juga membuat Ganyar terpental sampai beberapa meter dari arena pertarungan.
"Apa?kemampuan mu sungguh hebat Adi bisa mementalkan Tongkat Kasarung ini.Ganyar memuji Adi karena ia bisa mementalkan Tongkat Kasarung.
"Hem tidak juga,sekarang silahkan keluarkan jurus keduamu".Adi mempersilahkan Ganyar memulai serangan jurus keduanya.
"Sungguh pukulan yang kuat".Kata salah satu petinggi suku Sialang.
Lalu Ganyar memulai serangan jurus keduanya.
"Elemen Tanah:Penjara Tanah".
Tiba-tiba saja tanah di arena pertarungan membuat Adi terkurung dalam penjara tanah yang dibuat oleh Ganyar.
"Penjara ini tidak akan bisa dihancurkan oleh pendekar yang lemah".Kata Ganyar dengan sombongnya.
"Penjara itu memang kuat".Kata Naufal Muzakki memuji penjara buatan Ganyar termasuk penjara yang sulit untuk dihancurkan.
Tapi tidak lama kemudian Adi menghancurkan penjara tanah buatan Ganyar itu dengan pukulan nya.
"Pukulan Penghancur Gunung".
__ADS_1
"DUUUUAAAARRR".
Penjara tanah itu hancur lebur tanpa sisa
karena pukulan Adi.
"Apa?gila sungguh pukulan yang kuat". Ganyar terkejut karena Adi bisa menghancurkan penjara tanah yang dibuat nya.
"Pendekar muda itu akan menjadi pendekar yang hebat di masa depan".Kata salah satu pendekar yang datang menonton pertarungan antar keluarga.
"Hahaha,Anakku memang hebat". Pemimpin suku Sialang tertawa senang karena sekarang Adi telah menjadi pendekar yang hebat.
"Tak akan kubiarkan kamu menang Adi terima lah jurus terakhir ku ini".Ganyar langsung berubah menjadi Siluman Kera Besar dengan Tongkat Kasarung di tangan kanannya.
"Kasarung:Hantaman Pemusnah".
Lalu Adi juga mengeluarkan jurusnya karena ia sempat berpikir bahwa hantaman tongkat itu akan berdampak besar dan area ledakannya luas.
"Pukulan Penghancur Meteor".
"DUUUUMM DUUUUAAAARRR".
"Semuanya menjauh dari arena pertarungan ini".Kata Syahrul Iskan menyuruh semua orang menjauh dari tempat pertarungan.
"Jurus pukulan itu adalah jurus pukulan tingkat tinggi darimana Adi mendapatkannya".Syahrul Iskan bertanya-tanya darimana Adi mendapatkan jurus pukulan itu.
"Dampak antara pukulan dan hantaman tongkat itu begitu luas,penghalang arena pertarungan ini pun hancur karena jurus mereka berdua".Kata Junaidi Taufik mengatakan bahwa kekuatan mereka sungguh besar bisa menghancurkan penghalang arena pertarungan.
"Mereka berdua adalah pendekar muda yang ditunggu-tunggu selama ini".Kata Naufal Muzakki memuji dua pendekar muda itu.
Terlihat Adi dengan Golok Rimau di punggungnya dan ia berdiri dengan tegak dan tidak terpengaruh oleh apa yang terjadi,dan terlihat di luar arena pertarungan Ganyar terkapar memuntahkan darah karena terkena pukulan Adi.
"Kamu sungguh hebat Adi".Ganyar memuji Adi.
"Tidak aku hanya pandai".Kata Adi mengelak dipuji oleh Ganyar.
"Baiklah pertarungan kedua babak 4 besar dimenangkan oleh Adi Iskan dari keluarga Iskan".Kata Junaidi Taufik mengumumkan pemenang pertarungan kedua babak 4 besar.
"Karena babak 4 besar telah selesai, maka sekarang akan dilanjutkan pertarungan satu lawan satu untuk mendapatkan juara 1 pertarungan antar keluarga".
"Baiklah pertarungan antar keluarga antara Adi Si Pendekar Harimau Membara melawan Irwan Si Pendekar Merapi Ledak dimulai".Junaidi Taufik memulai pertarungan untuk merebutkan juara 1 pertarungan antar keluarga.
"Aku tidak akan mengalah disini Adi aku akan mengalahkan mu".Irwan dengan semangatnya yang tinggi.
"Hem,terserah kamu".Adi menjawab Irwan dengan santainya.
Irwan langsung menyerang Adi dengan pedang Sambara ditangan kanannya.
Serangan Irwan menuju titik vital Adi yang dapat mengakibatkan cedera parah hingga kematian.
Beruntung Adi menggunakan Jurus Gerakan Kilat untuk menghindar dari pedang Sambara Irwan,Adi dalam posisi bertahan.
Serangan terus dilancarkan oleh Irwan dengan bertubi-tubi namun belum juga menemukan celah dari pertahanan Adi.
Irwan terus menyerang Adi dengan pedangnya untuk menemukan celah dan akhirnya ia menemukan celah untuk menyerang Adi,saat menemukan celah Irwan langsung menyerang Adi dengan jurus teknik pedangnya.
"Sambara:Ledakan Api".
Dengan cepatnya Irwan menyerang Adi dengan jurusnya,belum sempat mengenai badan,dengan cepatnya Adi menghindar dengan Jurus Gerakan Kilat.
__ADS_1
Saat Irwan ingin menyerang Adi lagi,Adi langsung menghindar dan mencari celah untuk memukul Irwan dengan jurusnya,saat Adi menemukan celah disaat Irwan lengah Adi langsung memukul Irwan dengan Pukulan Penghancur Batu.
Dengan memanfaatkan celah itu Adi berhasil memukul Irwan,tapi Irwan masih bisa bertahan,Irwan langsung menghindar dan menjauh dari Adi untuk mencari celah agar dapat melancarkan serangan balik.
"Pertahanan yang sungguh kuat".Gumam Irwan dalam benaknya.
Selama beberapa jam Irwan terus mencari celah untuk menyerang balik Adi,tapi ia belum menemukan celah.
"Aku harus menemukan celah untuk mengalahkannya".Irwan terus mencari celah untuk mengalahkan Adi.
"Usahamu belum bisa untuk menemukan celah pertahanan ku ini Irwan".Adi terus menyerang Irwan dengan pukulan.
"Pukulan Penghancur Batu".
"BAAAMMM".
Pukulan Penghancur batu mendarat di perut Irwan hingga membuatnya terpental beberapa meter dari garis batas hampir saja keluar dari arena pertarungan.
"Sekarang aku akan serius".Kata Irwan dengan semangatnya yang membara.
Irwan kembali menyerang Adi dengan pedang Sambara nya dengan bertubi-tubi tanpa jeda sedikit pun.
"Akan ku akhiri ini dengan cepat".Irwan dengan pedang Sambara nya langsung mengeluarkan jurusnya.
"Sambara:Merapi Ledak".
"Baiklah akan ku halau jurus teknik pedang mu dengan jurus golok ku".Adi langsung menarik Golok Rimau di punggungnya yang berbalut api dan beraura merah.
Pertarungan sengit antara pengguna elemen api pun terjadi,pertarungan antar keluarga semakin seru dan semakin panas.
Adi terkena hantaman pedang Sambara saat ia tidak sempat menghindar serangan beberapa jurus pedang Sambara dan Irwan terluka parah karena sabetan Golok Rimau dan hampir tidak bisa berdiri.
"Kuakui Kamu memang pendekar yang berbakat Adi,sepertinya aku harus mengeluarkan jurus pamungkas ku untuk mengalahkan mu".Irwan berpikir untuk mengalahkan Adi dengan jurus pamungkasnya.
"Hem,kamu juga hebat dalam menggunakan pedang".Adi memuji Irwan karena ia hebat dalam menggunakan pedang.
Irwan dengan cepat langsung mengeluarkan jurus pamungkasnya untuk mengalahkan Adi.
"Sambara: Gunung Merapi".
Tiba-tiba saja dari atas langit datang gunung merapi yang begitu besar dan banyak mengeluarkan lava.
Gunung Merapi itu api nya semakin panas dan kobaran nya begitu besar,semua orang yang melihat menyingkir dari tempat pertarungan dan menjauh mencari tempat yang aman, beberapa ratus meter dari tempat pertarungan,tapi kali ini arena pertarungan telah ada persiapan untuk menahan serangan yang kuat.
Tapi dengan mudahnya Adi menghalau Jurus Sambara:Gunung Merapi dengan menyerang balik dan mengeluarkan jurusnya.
"Pukulan Penghancur Meteor".
"DUUUUAAAARRR".
Pukulan Adi begitu kuat hingga dapat menghancurkan gunung merapi itu.
"Tidak bisa dipercaya,Adi sekarang telah menjadi kuat".Ketua suku Sialang tidak percaya Adi dengan mudahnya dapat menghancurkan gunung merapi itu.
Irwan terpental sangat jauh hampir beberapa kilometer hingga membuat tanah menjadi retak.
"Pertarungan antar keluarga pertarungan terakhir untuk mendapatkan juara 1 dimenangkan oleh Adi Si Pendekar Harimau Membara dari keluarga Iskan".
"Akhirnya".Adi bersyukur karena bisa memenangkan juara 1 pertarungan antar keluarga.
__ADS_1