
Tapi pertarungan ketiga akan ditunda karena tempat pertarungan hancur dan harus dibangun lagi.
Selama beberapa jam tempat pertarungan akhirnya selesai dibangun dan pertarungan ketiga pun dimulai.
Pertarungan ketiga akan mempertemukan Adi Iskan melawan Aryan Zulkifli dari keluarga Zulkifli.
"Baiklah pertarungan ketiga dimulai".Kata Naufal Muzakki memulai pertarungan ketiga.
"Mohon bantuannya".
"Iya aku akan membantu untuk mengalahkan mu".
"Mari kita mulai Aryan".
"Baiklah kalau itu mau mu Adi sekarang saatnya aku menunjukkan kekuatanku kepada semua orang".
Aryan langsung menyerang Adi dengan dua bilah pisau di tangannya,Aryan perwakilan dari keluarga Zulkifli mengerahkan seluruh kekuatannya dari awal pertarungan,ia tahu bahwa Adi yang sekarang bukanlah Adi yang dulu.
Gerakan serangan dua bilah pisau Aryan begitu cepat dan lincah hingga sulit diikuti oleh orang biasa.
Untuk diawal serangan Adi bisa mengikutinya tapi serangan demi serangan dilancarkan oleh Aryan ke arah Adi.
Serangan dua bilah pisau Aryan sangat cepat hingga Adi tidak bisa mengimbanginya Adi menjaga jarak antara ia dan Aryan.
Aryan langsung berpikir untuk menyerang Adi dengan sebuah pukulan saat Adi kewalahan menghadapi serangan dua bilah pisau nya.
"Hebat juga teknik dua bilah pisau anak dari keluarga Zulkifli itu".Kata salah satu petinggi suku Sialang.
Lalu Aryan memukul Adi hingga terpental jauh sampai hampir keluar dari arena pertarungan.
__ADS_1
"Hampir saja".
Adi bangkit dari jatuh terpental nya,lalu ia menarik Golok Rimau dari punggungnya,saat Adi menarik Golok Rimau keluarlah aura berwarna merah dan tanah menjadi retak dari dalamnya keluar api yang membakar semua yang ada di sekitar Adi.
Semua orang yang melihat Golok Rimau begitu takjub dan terkejut.
"Apa?itukan".Kata salah satu pendekar yang melihat Adi menarik Golok Rimau dari punggungnya.
"Golok Rimau".Kata pendekar yang berasal dari suku Balai yang melihat Golok Rimau yang dipegang oleh Adi.
"Ternyata ada pendekar yang bisa membukanya".Kata Perwakilan dari suku Balai.
Adi menggenggam Golok Rimau dan mulai maju untuk menghadapi dua bilah pisau Aryan.
"Golok Rimau:Membara Api".
"Duaar Duuuar Duuaaaar".
Tempat pertarungan hancur karena benturan kedua jurus yang digunakan Adi dan Aryan.
Terlihat ditengah arena pertarungan yang hancur seorang pendekar muda yang menggenggam dua bilah pisau di tangannya dan tetap berdiri tegak tanpa terganggu area sekitar nya yang hancur,pendekar tersebut ialah Aryan Zulkifli.
Adi terjatuh dalam sebuah lubang dalam arena pertarungan saat terjadi benturan keras antara jurusnya dan jurus Aryan.
"Wah, sia-sia saja pendekar yang membawa golok itu".Kata salah satu pendekar suku Balai.
"Pertarungan ketiga dimenangkan oleh...
"Duuuaar".
__ADS_1
Tiba-tiba saja Adi keluar dari lubang itu dengan Tenaga Dalam yang membara dan aura yang keluar dari tubuhnya sangat kuat.
"Aku tak kan kalah darimu Adi".
"Ya,kalau boleh tahu dapat darimana kamu dua bilah pisau itu Aryan".
"Dua bilah pisau ku ini bernama Pisau Dwi Dharma senjata ini adalah senjata terkuat yang dimiliki keluarga ku dan ayahku mempercayakan senjata ini kepadaku".
"Hem,jadi senjata mu kuat ya?".
"Tidak usah omong lagi sekarang aku akan mengalahkan mu".
Aryan langsung mengeluarkan jurusnya.
"Teknik Pisau:Pembelah Langit".
Lalu Adi juga mengeluarkan jurusnya.
"Golok Rimau:Api Naga".
Arena pertarungan hancur dan di dalamnya terdapat lubang yang sangat dalam karena benturan keras dan kuat jurus yang digunakan oleh kedua pendekar muda tersebut.
Terlihat ditengah arena pertarungan yang hancur lebur dalam sebuah lubang terlihat seorang pendekar muda dengan Golok Rimau di tangan kanannya dan tetap berdiri tegak tanpa terganggu area sekitar nya yang hancur,pendekar tersebut ialah Adi Iskan.
Adi memenangkan pertarungan ketiga setelah Aryan yang hilang kesadaran dan kehabisan Tenaga Dalam.
Pertarungan selanjutnya akan mempertemukan perwakilan dari keluarga Mulya melawan keluarga Latif.
Tapi sepertinya pertarungan akan ditunda karena arena pertarungan hancur lebur sebab pertarungan antara Adi dan Aryan.
__ADS_1