
"Karena kamu tidak ingin pergi dari sini maka aku akan menghabisi mu".Kata burung elang itu ingin menghabisi Adi.
Lalu Elang Hitam itu mengepakkan sayapnya sekuat-kuatnya ke arah Adi dan kepakkan sayap elang itu membentuk sebuah badai angin.
Seketika tanah yang dipijak Adi runtuh dan longsor.
Adi langsung menghindar dengan Gerakan Kilat.
"Kepakkan sayap yang sangat kuat!".Kata Adi memuji Elang Hitam itu.
"Jangan senang dulu aku pasti akan menghabisi mu bocah".Kata burung Elang Hitam itu.
Dengan tiba-tiba Adi mengeluarkan jurusnya.
"Pukulan Penghancur Batu".Adi yang langsung menyerang Elang Hitam itu dengan pukulan penghancur batu.
Pukulan Adi mengenai sayap burung Elang Hitam itu.
"Keras sekali".Kata Adi saat memukul burung Elang Hitam itu dan ternyata sayap elang itu sangat keras.
"Hahaha,sayap ku ini sekeras baja kau takkan bisa menghancurkannya dengan pukulan lemah seperti itu".Kata Elang Hitam itu meremehkan Adi.
"Jangan meremehkan ku".Kata Adi dengan tegasnya.
Elang Hitam itu mengepakkan sayapnya ke arah Adi dan membuat Adi terpental sampai mengenai pepohonan dan membuatnya terjatuh ke bebatuan kerikil.
"Hahaha rasakan itu bocah".Kata Elang Hitam itu dengan senangnya karena membuat Adi terluka.
"Adi sekarang jurus apa yang akan kamu gunakan untuk mengalahkan Elang Hitam itu?".Kata Raja Natha bertanya pada Adi jurus yang akan digunakannya.
"Aku akan menggunakan pukulan ku".Kata Adi menjawab pertanyaan gurunya.
Adi pun berdiri dari jatuh terpental tadi,dengan Gerakan Kilat Adi melompat ke atas ke arah Elang Hitam itu.
"Hahaha kau mau mengalahkan ku dengan terbang,kau akan kalah karena aku bisa terbang".Kata Elang Hitam itu meremehkan Adi.
Adi melompat setinggi-tingginya dan mengeluarkan jurus.
"Pukulan Penghancur Gunung".
Pukulan Penghancur Gunung tidak mengenai burung Elang Hitam itu karena ia menghindar dan burung Elang Hitam meniup Adi dengan paruhnya hingga membuat sebuah lubang dan Adi masuk ke dalam lubang itu.
"Rasakan itu bocah,selesai sudah".Kata Elang Hitam itu dengan senangnya karena telah menang melawan Adi.
"DUUUUAAAARRR".
Tiba-tiba Adi keluar dari lubang yang dalam itu dengan muka garang dan kehilangan kesadaran karena kesadaran dirinya telah diambil alih oleh Harimau yang ada di dalam golok miliknya.
"Apa?ternyata kau masih hidup".Lalu Elang Hitam itu menyerang Adi dengan mengeluarkan api dari paruhnya.
Tapi api yang dikeluarkan oleh Elang Hitam itu langsung padam dan tidak bisa menyentuh Adi karena ia sudah kebal dari serangan apapun.
"Apa yang terjadi,kenapa bocah ini jadi lebih kuat".Kata Elang Hitam itu bertanya-tanya.
Lalu Adi yang telah kehilangan kesadaran itu langsung menyerang burung Elang Hitam itu dengan pukulannya.
__ADS_1
Burung Elang Hitam itu langsung terpental jauh hampir keluar dari Hutan Bambu dan membuatnya terluka parah.
Beberapa saat kemudian Adi sadarkan diri dari hilang kesadarannya.
"Apa yang terjadi?".Kata Adi bertanya pada gurunya apa yang terjadi padanya.
"Tadi saat kamu terjatuh kedalam lubang kamu hilang kesadaran dan membuat Harimau yang ada dalam golok itu menguasai dirimu".Kata Raja Natha menjelaskan apa yang terjadi pada Adi.
"Kemana burung Elang Hitam itu guru".Adi menanyakan kemana burung Elang Hitam yang menyerangnya tadi.
"Burung Elang Hitam itu sudah kamu kalahkan dan terpental hingga hampir keluar dari Hutan Bambu".Kata Raja Natha menjelaskan bahwa Adi telah menang.
"Jadi seperti itu".Adi bersyukur karena ia telah menang.
"Sekarang aku akan menyembuhkan mu".Lalu Raja Natha mengeluarkan jurusnya untuk menyembuhkan Adi.
Seketika luka Adi sembuh.
"Terima kasih guru karena telah menyembuhkan luka-luka ku".Kata Adi berterima kasih pada gurunya.
"Ya, sekarang ayo kita temui Elang Hitam itu".Raja Natha mengajak Adi menemui dan melihat burung Elang Hitam itu.
Dengan Gerakan Kilat Adi sampai ke tempat burung Elang Hitam itu.
"Sekarang apa yang akan kau lakukan?".Kata Adi bertanya pada burung Elang Hitam itu.
"Bolehkah aku menjadi kendaraan mu".Kata burung Elang Hitam itu bertanya pada Adi bolehkah ia menjadi kendaraan Adi.
"Terima saja Adi".Kata Raja Natha menyuruh Adi mengiyakan keinginan burung Elang Hitam itu.
"Oke kau akan menjadi kendaraan ku".Kata Adi mengiyakan keinginan burung Elang Hitam itu.
"Oh kalau begitu namamu Bulang".Kata Adi menamai burung Elang Hitam itu.
"Terima kasih tuanku".Kata burung Elang Hitam itu berterima kasih kepada Adi.
Lalu burung Elang Hitam menyembuhkan kan dirinya sendiri dengan kekuatannya.
Dengan cepat luka-luka yang ada sebab pertarungannya dengan Adi tadi seketika sembuh.
"Tuan apa tujuanmu selanjutnya".Kata Elang Hitam bertanya pada Adi.
"Tujuanku selanjutnya adalah menuju ke kota Bandarsyah di wilayah suku Sialang".Kata Adi menjawab pertanyaan Elang Hitam.
"Kalau begitu aku akan mengantar tuan ke sana".Kata Elang Hitam ingin mengantar Adi ke kota Bandarsyah.
"Oke antarkan aku ke sana".Kata Adi menjawab Elang Hitam.
Lalu Adi menaiki Elang Hitam untuk menuju kota Bandarsyah dengan terbang.
Dengan secepat kilat burung Elang Hitam terbang menuju langit dan melewati beberapa desa dan kota yang ada di wilayah suku Bulo.
Selama beberapa jam terbang sampailah Elang Hitam di pinggiran kota Bandarsyah,yaitu di luar dinding besar yang mengelilingi kota Bandarsyah.
"Bulang kamu akan ikut denganku atau tidak".Kata Adi menanyakan apakah burung Elang Hitam mau ikut dengannya atau tidak.
__ADS_1
"Sementara ini aku akan tinggal di Hutan Bambu untuk menyelesaikan masalahku dan jika tuan ingin meminta bantuan ku panggil saja aku dengan seruling ini".Elang Hitam memberikan seruling kepada Adi.
"Jika seruling ini ditiup lalu dinyanyikan dengan lagu ini maka aku akan menghampiri tuan dimana pun tuan berada".Lalu Elang Hitam memberi gulungan lagu kepada Adi.
"Oke aku akan mengambilnya dan kamu sembuhkan lah dirimu dan selesaikan lah masalahmu terlebih dahulu,jika aku butuh bantuanmu maka aku akan menyanyikan lagu ini".
"Sekarang aku akan pergi,terima kasih atas semuanya sampai jumpa lagi".Lalu Adi pergi meninggalkan Elang Hitam dan Elang Hitam terbang pergi meninggalkan kota Bandarsyah.
"Adi sekarang kamu mau kemana".Kata Raja Natha yang tiba-tiba keluar dari cincin dan bertanya pada Adi apa tujuan Adi selanjutnya.
"Aku akan pergi ke pusat kota".Kata Adi menjawab pertanyaan Raja Natha.
Saat Adi ingin pergi menuju kota Bandarsyah Raja Natha memberikan topeng yang entah dapat darimana kepada Adi untuk menyembunyikan wajahnya agar tidak dikenali orang.
"Adi pakai topeng ini,untuk apa guru".Kata Adi bertanya untuk apa dia memakai topeng itu.
"Pakai saja untuk menutupi wajahmu dan juga aku akan menyegel sebagian kekuatanmu menjadi Pendekar Madya Tingkat Satu".Kata Raja Natha lalu ia menyegel sebagian kekuatan Adi.
Lalu Adi memakai topeng yang diberikan oleh Raja Natha dan berjalan dari
pinggiran kota Bandarsyah menuju pusat kota.
Pertarungan antar keluarga akan diadakan 3 hari lagi.
Saat Adi ingin masuk ke kota Bandarsyah Adi melewati gerbang dan gerbang itu di jaga oleh lima pendekar yang menjaganya.
"Berhenti siapa kamu?".Kata salah satu pendekar itu bertanya pada Adi yang memakai topeng.
"Sepertinya kamu penyusup".Kata salah satu pendekar yang membawa pedang.
"Bukan,aku hanya pendekar yang habis melakukan perjalanan dan ingin pulang ke rumah".Kata Adi menjawab pertanyaan para penjaga itu.
"Jika kamu ingin masuk ke kota ini berikan dulu plakat mu".Kata salah satu pendekar yang membawa sabit.
Lalu Adi mengeluarkan plakat nya.
"Ini plakat ku".Kata Adi saat memberikan plakat miliknya.
Plakat digunakan untuk mengenal orang dari keluarga mana ia berasal dan tingkatan kelasnya.
"Ini plakat emas?".Kata pendekar yang membawa pedang tercengang karena Adi mempunyai plakat emas.
Plakat emas adalah plakat yang digunakan oleh keluarga para bangsawan.
"Silahkan masuk tuan,maafkan kami atas kesalahan kami".Kata lima pendekar itu meminta maaf kepada Adi dan mempersilahkan Adi masuk ke kota Bandarsyah.
"Ternyata pendekar bertopeng itu berasal dari keluarga bangsawan".Kata salah satu pendekar yang membawa pedang.
"Hah akhirnya sampai juga di kota ini!".Kata Adi mengeluh dengan napas panjang.
Kota Bandarsyah adalah kota besar yang ada di wilayah suku sialang yang sekarang diperintah oleh Ibrasyim Basrul,kota ini telah berdiri selama beberapa ratus tahun lamanya.
Kota Bandarsyah di kelilingi oleh dinding yang tinggi dan besar.
Kota Bandarsyah terletak diantara kota Affandy,Desa Lembak Jolor, dan Desa Kambang Asam.
__ADS_1
Kota Bandarsyah adalah kota penghasil pertanian terbesar di Negara Bagian Lebak Pakam.
Lalu Adi pergi menuju rumah keluarga Iskan.