
Pertarungan antar keluarga di wilayah suku Sialang pun dimulai.
"Sekarang saatnya aku menunjukkan kekuatanku agar aku tidak diremehkan lagi".Kata Adi dengan semangatnya yang membara.
Pertarungan antar keluarga akan diadakan di pusat kota Bandarsyah.
Tempat pertarungan sudah sangat ramai,selain para peserta yang mengikuti pertarungan juga dipadati oleh para warga yang sekedar datang untuk melihat pertarungan antar keluarga maupun mereka yang datang untuk berdagang di pusat kota.
Adi mendaftarkan diri sebagai perwakilan keluarga Iskan,selesai mendaftar Adi duduk di bangku peserta yang telah disiapkan khusus untuk para peserta.
Di bangku telah banyak diduduki oleh para peserta dan anggota suku Sialang.
Tidak berselang lama pertandingan antar keluarga dimulai, seorang pendekar pedang yang bernama Naufal Muzakki pemimpin pasukan tentara suku Sialang maju ke depan untuk memulai pertarungan antar keluarga.
"Pertarungan antar keluarga adalah pertarungan yang dilakukan 1 tahun sekali untuk mencari pendekar yang berbakat, peraturan pertarungan ini adalah boleh memakai senjata apa saja,yang keluar dari tempat pertarungan akan kalah dan boleh menyerah dalam pertarungan".Kata Naufal Muzakki menjelaskan tentang pertarungan antar keluarga dan peraturannya.
"Baiklah pertarungan antar keluarga di mulai".Kata Naufal Muzakki memulai pertarungan antar keluarga.
Pertarungan pertama akan mempertemukan perwakilan dari keluarga Mulya melawan keluarga Taufik.
"Saphira Mulya dari keluarga Mulya"
"Dayat Taufik dari keluarga Taufik".
"Semua siap, pertarungan dimulai".Kata Naufal Muzakki memulai pertarungan pertama.
__ADS_1
Pertarungan pertama berjalan begitu sengit yang mempertemukan perwakilan dari dua keluarga besar di kota Bandarsyah.
Saphira Mulya dengan pedang di tangannya pedang tersebut bernama pedang Bunaga,sedangkan Dayat Taufik dengan tongkat saktinya yang bernama tongkat Jagara.
"Aku akan menang".Kata Dayat Taufik dengan semangatnya membawa tongkat Jagara.
"Takkan kubiarkan kamu menang".Kata Saphira Mulya dengan pedang Bunaga di tangannya.
Pertarungan mereka berjalan begitu sengit hampir memakan waktu satu jam.
"Tongkat Jagara:Tusuk Mati".Kata Dayat mengeluarkan jurus tongkatnya.
"Aaahhh".Tusukan tongkat Dayat mengenai Saphira dan membuatnya terluka.
Lalu Saphira berdiri dan mengeluarkan jurusnya.
"Pedang Bunaga:Pembunuh Naga".Kata Saphira mengeluarkan jurusnya yang terakhir.
Jurus Pemusnah Naga dari Pedang Bunaga milik Saphira mengenai perut Dayat karena ia tidak bisa menahannya dan membuatnya terluka parah.
"Aaahhh".Dayat terluka dan membuatnya pingsan.
"Pertarungan pertama dimenangkan oleh Saphira Mulya dari keluarga Mulya".Kata Naufal Muzakki mengumumkan pemenang pertarungan pertama.
"Untuk pertarungan selanjutnya,Syam Mahidin dari keluarga Mahidin melawan
__ADS_1
Ganyar Aziz dari keluarga Aziz".Kata Naufal mengumumkan pertarungan selanjutnya.
Pertarungan sangat sengit antara Syam dan Ganyar.
"Pukulan Badak Sumbu".Kata Ganyar mengeluarkan jurus pukulannya.
Pukulan Badak Sumbu Ganyar sangat kuat hingga hampir membuat Syam terluka dan terjatuh.
"Sialan!aku akan mengalahkan mu".Kata Syam menghindar dari pukulan Ganyar lalu mengeluarkan senjata kerisnya.
"Sabetan Raja".Syam mengeluarkan kerisnya lalu mengeluarkan jurusnya dan mengenai perut Ganyar,Ganyar hampir jatuh karena keris Syam hampir menembus perutnya.
"Haaahh".Ganyar mengamuk dan berubah menjadi Siluman Kera Besar.
"Apa?jadi kau punya kekuatan seperti ini".Lalu Syam menghindari Ganyar yang berubah menjadi Siluman Kera Besar.
Ganyar yang berubah menjadi Siluman Kera Besar menyerang Syam dengan pukulannya.
"Waahhhhh".Syam terpental jauh sampai keluar dari tempat pertandingan karena pukulan Ganyar.
"Pemenang pertarungan ini adalah Ganyar Aziz".Kata Naufal Muzakki mengumumkan pemenang pertarungan kedua.
Untuk pertarungan selanjutnya cenderung membosankan.
Saat yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba giliran Adi menunjukkan kekuatannya.
__ADS_1