
Setelah Adi berlatih di Pulau Bukit Seru selama 3 bulan,Adi pun ingin pulang dari berlatihnya.
Adi membuat sebuah perahu untuk menyeberangi Pulau Bukit Seru ke Desa Bukit Tebing.
"Adi setelah ini tujuanmu mau kemana?".Kata Raja Natha bertanya kepada Adi.
"Aku ingin menjenguk kakakku di Kota Iskandarsyah".Kata Adi sambil mengayuh perahu.
"Kota Iskandarsyah di wilayah Suku Balai ya?".Kata Raja Natha bertanya kepada Adi.
"Ya Guru".Kata Adi dengan terus mengayuh perahunya.
Selama 5 menit mengayuh perahu Adi pun sampai di Desa Bukit Tebing.
Desa Bukit Tebing adalah desa milik Suku Balai yang sekarang dipimpin oleh Kades Chandra Damas.
Ketika Adi di sekitar pelabuhan,pelabuhan begitu sepi dan jarang ada orang yang lewat.
Tapi memang pelabuhan di wilayah Desa Bukit Tebing ini memang rawan untuk dilewati atau dijadikan tempat penyeberangan orang karena mereka semua tahu bahwa pelabuhan di sini banyak perampok jalanan dan sering kali terjadi pembunuhan.
Dan dijadikan sarang perampok dan bajak laut.
Ketika Adi sedang berjalan-jalan sambil bernyanyi di jalanan pelabuhan Adi dikejutkan oleh 3 orang
yang datang entah darimana dan langsung menyerangnya.
"Berhenti!!serahkan hartamu".Kata salah satu seorang perampok jalanan yang memegang pedang dan bertubuh besar.
"Hem?Bagaimana ini apa yang harus aku lakukan tapi aku harus tetap tegar dalam menghadapi situasi ini ".Kata Adi dalam hati.
"Tenang saja Adi gunakan jurus yang telah kuajari untuk mengalahkan mereka".Kata Raja Natha(hanya bisa dilihat Adi dan suaranya hanya Adi yang mendengarnya).
__ADS_1
"Ya baiklah Guru".Kata Adi sambil menjaga jarak antara ia dan perampok tersebut.
"Ada apa ini paman?".Bertanya pada perampok sambil menggaruk kepalanya.
"Hahaha!!bocah bodoh kami ini perampok itu saja tidak tahu".Kata seorang perampok yang memegang golok dan tubuhnya banyak tato sambil tertawa.
"Apa yang kalian pikirkan lagi cepat serang dia".Kata ketua perampok jalanan tersebut sambil memegang tombak dan memakai ikat kepala.
"Siap ketua".Kata mereka sambil menyerang Adi.
Serangan mereka dengan mudah dapat dihalau oleh Adi.
Adi berlari-lari menggunakan Jurus Gerakan Kilat dan membuat perampok jalanan tersebut kesal.
"Hei bocah bodoh mau lari kemana kau".Kata seorang perampok yang menggunakan pedang dan bertubuh besar.
Merekapun menyerang secara bersamaan.
Adi memberikan pukulan kepada 3 perampok jalanan tersebut membuat mereka jatuh terpental sampai 10 meter.
"Sialan,ternyata orang ini kuat ketua".Kata Perampok yang membawa golok.
"Hah?sialan kau bocah,kalian cepat serang dan bunuh dia".Kata ketua perampok sambil berdiri dari jatuh terpental tadi.
Mereka pun menyerang lagi.Perampok yang membawa golok mengeluarkan jurusnya.
"Jurus Golok:Setan Alas".Kata perampok yang membawa golok tersebut.
Perampok yang membawa golok pun kesetanan dan mengamuk.Dan langsung menyerang Adi.
Adi pun menghindar sambil mengeluarkan jurus "Pukulan Penghancur Gunung".Ucap Adi dengan Gerakan Kilat.
__ADS_1
Pukulan Penghancur Gunung pun mengenai perampok yang membawa golok,ia pun terpental sampai-sampai ratusan meter.
"Aduh!!hebat juga kau bocah,bolehkah aku tahu siapa namamu?".Kata perampok yang membawa golok sambil berdiri sempoyongan karena terpental oleh pukulan Adi.
"Hem!boleh namaku adalah Adi Iskan".Kata Adi menjawab pertanyaan perampok yang membawa golok tersebut.
"Oh aku akan ingat namamu kenalkan namaku Hasan Kadir".Kata Hasan Kadir dan langsung pingsan.
Lalu,tak disangka perampok yang membawa pedang pun langsung menyerang dan mengeluarkan jurusnya"Jurus Pedang:Petir Menyambar".Katanya sambil mengayunkan pedang ditangannya.
"Rasakan kekuatanku ini bocah".Kata perampok yang membawa pedang dengan mengeluarkan jurusnya.
Petir menyambar ke arah Adi.
Adi pun menghindar dengan jurus gerakan kilatnya,lalu melihat kebelakang ternyata jurus itu sangat hebat hampir semua pohon di belakangnya terpotong.
Lalu Adi pun langsung berlari dengan Gerakan Kilat dan langsung memukul dengan menggunakan tangannya.
Perampok yang membawa pedang belum sempat menghindar langsung terpental jauh.
Perampok yang membawa pedang pun berdiri dan langsung mengeluarkan jurusnya lagi.
"Jurus Pedang:Guntur Alam".Kata perampok yang membawa pedang mengeluarkan jurusnya.
Guntur menyambar dari langit dan langsung menyerang Adi.
Dengan tenang Adi mengeluarkan jurusnya"Pukulan Penghancur Gunung Tingkat Dua".Kata Adi dengan sekuat tenaga.
Guntur itu pun berbenturan dengan pukulan Adi dan meledak menjadi debu.
Duuuarr!??
__ADS_1
Perampok yang membawa pedang pun terluka dan pingsan setelah mengeluarkan Jurus Pedang:Guntur Alam.