PENDEKAR NUSA

PENDEKAR NUSA
Perjalanan


__ADS_3

Kerajaan Jaya Lembang adalah suatu kerajaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.


Alkisah di sebuah Negara Bagian di kerajaan Jaya Lembang,Negara Bagian tersebut bernama Lebak Pakam.


Lebak Pakam adalah sebuah Negara Bagian yang luas dan memiliki banyak pulau.


Lebak Pakam terbagi menjadi beberapa suku yang menguasai suatu desa dan kota tertentu,yaitu:



Suku Balai


Suku Sialang


Suku Sabrang


Suku Bulo


Suku Gelam


Suku Koba


Suku Haza


Suku Awal


Suku Razrie


Suku Hasyh


Suku Manang


Suku Raya



Suku-suku tersebut menguasai desa dan kota di Lebak Pakam dan menguasai roda pemerintahan dan perekonomian desa dan kota tersebut.


Dan saat ini adalah masa kejayaan dan ajang pertempuran antar pendekar,


ksatria dan para dukun yang berilmu tinggi.


Di sebuah gua yang gelap dan sepi terdapat seseorang yang lagi berlatih ilmu beladiri,untuk menjadi kuat dan diakui banyak orang.


"Aku akan menjadi kuat dan berguna agar aku tidak diremehkan oleh orang-orang yang telah menghinaku".Katanya sambil berlatih.


Namanya Adi Iskan ia adalah seorang pendekar yang ingin menjadi pahlawan.


Ia berlatih di sebuah gua yang terdapat di sebuah pulau kecil di pinggiran Desa Bukit Tebing,gua tersebut bernama Gua Batubaru.


Gua Batubaru adalah gua yang terdapat di Pulau Bukit Seru.Gua Batubaru sering di jadikan tempat untuk berlatih dan belajar ilmu beladiri.Pulau Bukit Seru adalah pulau yang tidak berpenghuni.


Adi berlatih ilmu beladiri disini karena ia ingin cepat untuk menjadi kuat,dan 4 bulan lagi akan diadakan pertarungan antar keluarga di wilayah suku Sialang karena itu ia berlatih.


"Hiaahh".


Adi memukul sebuah bongkahan batu di dalam gua dengan sebuah pukulan,pukulan tersebut bernama Pukulan Penghancur Batu.


Batu tersebut tidak hancur karena kekuatan Adi belum bisa menghancurkannya.


"Sekali lagi akan kucoba".Kata Adi dengan semangat yang tinggi dan memukul lagi bongkahan batu tersebut.


"Hiaahh".


Batu tersebut masih belum hancur karena tenaga Adi tinggal sedikit.


"Akan kucoba terus sampai batu ini hancur".Kata Adi dengan semangat yang membara dan terus menerus memukul bongkahan batu itu dengan jurus pukulannya.


"Pukulan Penghancur Batu".Adi memukul dengan kekuatan penuh bongkahan batu tersebut.


"DUUUAAR".


Dan akhirnya bongkahan batu tersebut pun hancur lebur karena pukulan keras Adi.


Pukulan Penghancur Batu adalah Jurus Penghancur tingkat rendah,Pukulan Penghancur Batu dibagi menjadi dua tingkatan,pertama kekuatannya bisa membuat batu terpental jauh,kedua bisa membuat batu menjadi hancur.

__ADS_1


"Wah lelah sekali,istirahat dululah".Kata Adi dengan nada lelah karena tenaganya habis.


Karena kelelahan Adi pun memancing ikan di laut di sekitar Pulau Bukit Seru.


Adi pun mendapatkan ikan dan di masaknya ikan tersebut,dan makan ikan tersebut untuk mengisi kembali tenaganya.Setelah selesai makan dan minum Adi pun pergi mandi untuk membersihkan kotoran yang menempel di tubuhnya.


Matahari telah terbenam dan malam telah datang.Adi pun beristirahat di dalam gua.


Keesokan Harinya...


Adi pun bangun dari tidurnya.


"Oahhh,ngantuk sekali aku hari ini".Kata Adi dengan nada lelah karena masih mengantuk.


Adi pun mencari minuman dan makanan di luar gua dan mandi untuk membersihkan tubuhnya.Setelah selesai Adi pun berlatih ilmu beladiri lagi.


"Pukulan Penghancur Batu".Kata Adi dengan semangat membara dan memukul bongkahan batu besar yang ada di pulau tersebut.


"Hiaahh".


"DUUUAAR".


Bongkahan batu tersebut pun hancur berkeping-keping.


Adi terus berlatih dan belajar ilmu beladiri hingga malam hari.


Malamnya Adi bertapa di dalam gua untuk mengisi tenaganya.


Ketika sedang bertapa terjadi sebuah longsoran dari atas gua tersebut.


Adi pun terjatuh dan terpeleset jatuh ke dalam sebuah kolam dalam gua tersebut.


"Aduh!ada apa ini kenapa bisa ada longsoran tanah dari atas gua ini?".Adi


terkejut kenapa bisa ada longsoran tanah dari atas gua.


"Hah?apa ini,seperti jimat tapi mirip cincin".Ketika dilihat Adi dengan lebih jelas.


"Oh!ini cincin,tapi dari mana jatuhnya cincin ini kenapa bisa jatuh ya?".Adi bertanya-tanya sambil menggaruk kepalanya dan berpikir dari mana asal cincin tersebut.


Adi pun melanjutkan pertapaannya.


Tujuan bertapa adalah untuk mengumpulkan Tenaga Dalam.Tenaga Dalam bisa dikumpulkan dari menyerap kekuatan alam atau kekuatan dalam diri.


Ketika Adi sedang bertapa cincin yang ditemukannya tadi terbang keluar dari sakunya.


"Wah?apa yang terjadi kenapa cincin itu bisa keluar dari saku ku".Adi kebingungan kenapa cincin yang diambilnya tadi bisa terbang keluar dari saku bajunya.


Dalam cincin tersebut keluar roh yang terbangun dari tidurnya.


"Hem?hei bocah apa kau yang membangunkan aku".Kata roh itu bertanya.


"Iya,dan siapa paman kenapa paman bisa keluar dari cincin itu".Adi langsung menjaga jarak dan menghindar dari orang itu jika terjadi sesuatu.


"Oh,aku adalah roh dalam cincin itu".


Katanya sambil menunjuk cincin yang telah diambil lagi oleh Adi.


"Kenalkan namaku adalah Natha Anugerah,Aku adalah Raja dari Kerajaan Jaya Lembang ke-8".Kata Raja Natha menjawab pertanyaan Adi.


"Kenapa raja bisa berada dalam cincin ini dan kenapa cincin ini bisa berada disini".Kata Adi bertanya lagi kepada Raja Natha.


"Hem,kenapa bisa aku berada dalam cincin itu adalah karena waktu itu aku ditangkap oleh adikku yang memberontak terhadap kerajaan,karena itu aku di masukkan ke dalam cincin itu dan sepertinya aku dilempar sampai kesini".Kata Raja Natha menjelaskan tentang kenapa ia bisa berada dalam cincin.


"Oh ya,siapa namamu anak muda?".Kata Raja Natha bertanya pada Adi.


"Namaku Adi Iskan".Kata Adi menjawab pertanyaan Raja Natha.


"Kenapa kau bisa ada disini".Kata Raja Natha bertanya lagi kepada Adi.


"Aku sedang berlatih ilmu beladiri didalam gua ini".Kata Adi menjawab pertanyaan Raja Natha.


"Oh berlatih ilmu beladiri ya,karena kamu yang menemukanku kalau begitu aku akan mengajarkanmu sebuah jurus beladiri".Kata Raja Natha ingin mengajari Adi sebuah jurus beladiri.


"Terima kasih Raja Natha aku akan berlatih denganmu".Kata Adi dengan senangnya mendapat jurus beladiri.

__ADS_1


Raja Natha pun mengajari Adi sebuah jurus beladiri yaitu,Jurus Gerakan Kilat,jurus yang bisa berlari secepat kilat.


Selama seminggu Adi terus berlatih Ilmu Gerakan Kilat.


"Wah hebat juga kamu bisa menguasai Jurus Gerakan Kilat secepat ini".Raja Natha memuji Adi karena ia dengan cepat dapat menguasai Jurus Gerakan Kilat.


"Tidak,aku belum begitu menguasai ilmu ini Raja".Adi mengelak dipuji oleh Raja Natha.


"Oh,teruslah berlatih agar kau bisa menguasai jurus itu,oh ya jangan panggil aku Raja tapi panggil saja aku Guru".Raja Natha ingin menjadikan Adi muridnya.


"Siap Guru".Adi memberi salam hormat kepada Raja Natha.


Raja Natha terus mengajari Adi Ilmu beladiri agar Adi menjadi kuat.


Ketika matahari terbenam Adi mengambil air dan memasak makanan yang terdapat di pulau Bukit Seru untuk minum dan makan karena ia lelah berlatih terus menerus.


"Adi aku akan mengajarimu satu jurus beladiri lagi".Kata Raja Natha ingin mengajari satu jurus lagi untuk Adi.


"Jurus apakah itu Guru?".Kata Adi bertanya kepada Raja.


"Ilmu ini disebut Pukulan Penghancur Gunung".Kata Raja Natha.


"Tapi aku sekarang lelah bagaimana esok hari saja kita berlatih lagi Guru?".


Kata Adi sambil menguap karena mengantuk.


"Oke kalau begitu esok hari kita mulai berlatih lagi".Kata Raja Natha.


Adi pun tertidur dengan pulas karena ia telah berlatih selama sebulan di pulau Bukit Seru tersebut.


Keesokan harinya...


Hari pun sudah pagi matahari telah terbit .


Pagi yang cerah...


"Adi bangun apa kau akan berlatih atau kau mau tidur terus".Kata Raja Natha membangunkan Adi.


"Iya aku akan bangun Guru".Kata Adi sambil mengantuk.


Adi pun bangun dari tidurnya dan berdiri menuju sebuah kolam dalam gua tersebut.Lalu ia mandi dan setelah itu mencari makanan di luar gua.


"Adi ayo kita mulai berlatih".Kata Raja Natha mengajak Adi berlatih.


"Iya Guru".Kata Adi setelah selesai berpakaian rapi dan siap berlatih lagi.


Raja pun mengajari Adi Pukulan Penghancur Gunung.


Pukulan Penghancur Gunung adalah jurus tingkat menengah dan daya hancurnya lebih besar dari Pukulan Penghancur Batu.


Pukulan Penghancur Gunung dibagi menjadi dua tingkatan,pertama daya hancurnya bisa menghancurkan gunung dan kedua bisa mengubah atau menghancurkan gunung menjadi debu.


Selama tiga hari Adi telah menguasai


Pukulan Penghancur Gunung sampai tingkat 2.


"Pukulan Penghancur Gunung".Kata Adi memukul sebuah bongkahan batu di luar gua.


"DUUUARR".


Bongkahan batu tersebut pun hancur berkeping-keping karena pukulan Adi.


"Bagaimana apa kamu telah menguasai Jurus Pukulan Penghancur Gunung".Kata Raja Natha bertanya pada Adi.


"Ya Guru,aku telah menguasai Pukulan Penghancur Gunung sampai tingkat 2".


"Teruslah berlatih dan berusaha agar kamu menjadi kuat dan berguna".


"Iya Guru,terima kasih telah mengajariku jurus beladiri".


"Ya aku juga berterimakasih,karena kamu yang telah menemukan cincin itu kalau orang lain pasti bisa saja disalahgunakan".


"Ya Guru".Kata Adi dengan tersenyum dan tawa.


Adi pun terus berlatih di pulau Bukit Seru tersebut selama 2 bulan lagi bersama Gurunya,yaitu Raja Natha.

__ADS_1


__ADS_2