PENDEKAR NUSA

PENDEKAR NUSA
Pukulan Dan Hantaman


__ADS_3

Pertarungan kedua babak 4 besar pertarungan antar keluarga akhirnya dimulai kini giliran Adi menunjukkan kekuatannya.


"Ayo tunjukkan kemampuan mu Adi".Ganyar dengan tegas dan semangatnya yang tinggi.


"Hem,tunjukkan juga kemampuan mu Ganyar".Adi membalikkan pertanyaan Ganyar.


"Ya,kalau begitu ayo kita tunjukkan kemampuan kita,kita buat taruhan saja siapa yang bisa berdiri terus jika telah menerima 3 jurus maka dia akan menang".Ganyar mengajak Adi taruhan.


"Baiklah aku terima,ayo kita mulai pertama kamu yang menyerang ku dengan 3 jurus setelah itu aku akan menahannya dengan jurus ku".Adi mengajak Ganyar memulai.


"Oh ya,dalam taruhan 3 jurus ini boleh menggunakan jurus apa saja".Ganyar mengatakan boleh menggunakan apa saja untuk menang kepada Adi.


"Oke,sekarang mulailah".Adi menyuruh Ganyar memulai pertarungan taruhan jurus.


Lalu Ganyar memulai jurus pertamanya


Ganyar mengeluarkan tongkatnya,yaitu Tongkat Kasarung.


Ganyar langsung mengeluarkan jurusnya dan mengarahkan tongkatnya kearah Adi dan memulai memukulnya.


"Kasarung:Hantaman Gunung".


"DUUUUMM".


Tongkat Kasarung langsung menghantam Adi.


"Apa yang terjadi?".


"Kenapa Adi tidak bergerak saat di hantam oleh tongkat itu".Salah satu pendekar bertanya-tanya kenapa Adi tidak menghindar.


"Sepertinya mereka melakukan pertarungan taruhan jurus".Syahrul Iskan menjawab pertanyaan pendekar itu.

__ADS_1


Adi menahan hantaman tongkat itu sekuat tenaga,Adi langsung mengeluarkan jurusnya.


"Pukulan Penghancur Batu".


"DUUUAAR".


Pukulan penghancur batu Adi berhadapan dengan Tongkat Kasarung,tongkat itu langsung terpental dan juga membuat Ganyar terpental sampai beberapa meter dari arena pertarungan.


"Apa?kemampuan mu sungguh hebat Adi bisa mementalkan Tongkat Kasarung ini.Ganyar memuji Adi karena ia bisa mementalkan Tongkat Kasarung.


"Hem tidak juga,sekarang silahkan keluarkan jurus keduamu".Adi mempersilahkan Ganyar memulai serangan jurus keduanya.


"Sungguh pukulan yang kuat".Kata salah satu petinggi suku Sialang.


Lalu Ganyar memulai serangan jurus keduanya.


"Elemen Tanah:Penjara".


"Penjara ini tidak akan bisa dihancurkan oleh pendekar yang lemah".Kata Ganyar dengan sombongnya.


"Penjara itu memang kuat".Kata Naufal Muzakki memuji penjara buatan Ganyar termasuk penjara yang sulit untuk dihancurkan.


Tapi tidak lama kemudian Adi menghancurkan penjara tanah buatan Ganyar itu dengan pukulan nya.


"Pukulan Penghancur Gunung".


"DUUUUAAAARRR".


Penjara tanah itu hancur lebur tanpa sisa


karena pukulan Adi.

__ADS_1


"Apa?gila sungguh pukulan yang kuat". Ganyar terkejut karena Adi bisa menghancurkan penjara tanah yang dibuat nya.


"Pendekar muda itu akan menjadi pendekar yang hebat di masa depan".Kata salah satu pendekar yang datang menonton pertarungan antar keluarga.


"Hahaha,Anakku memang hebat". Pemimpin suku Sialang tertawa senang karena sekarang Adi telah menjadi pendekar yang hebat.


"Tak akan kubiarkan kamu menang Adi terima lah jurus terakhir ku ini".Ganyar langsung berubah menjadi Siluman Kera Besar dengan Tongkat Kasarung di tangan kanannya.


"Hantaman Pemusnah".


Lalu Adi juga mengeluarkan jurusnya karena ia sempat berpikir bahwa hantaman tongkat itu akan berdampak besar dan area ledakannya luas.


"Pukulan Penghancur Meteor".


"DUUUUMM DUUUUAAAARRR".


"Semuanya menjauh dari arena pertarungan ini".Kata Syahrul Iskan menyuruh semua orang menjauh dari tempat pertarungan.


"Jurus pukulan itu adalah jurus pukulan tingkat tinggi darimana Adi mendapatkannya".Syahrul Iskan bertanya-tanya darimana Adi mendapatkan jurus pukulan itu.


"Dampak antara pukulan dan hantaman tongkat itu begitu luas,penghalang arena pertarungan ini pun hancur karena jurus mereka berdua".Kata Junaidi Taufik mengatakan bahwa kekuatan mereka sungguh besar bisa menghancurkan penghalang arena pertarungan.


"Mereka berdua adalah pendekar muda yang ditunggu-tunggu selama ini".Kata Naufal Muzakki memuji dua pendekar muda itu.


Terlihat Adi dengan Golok Rimau di punggungnya dan ia berdiri dengan tegak dan tidak terpengaruh oleh apa yang terjadi,dan terlihat di luar arena pertarungan Ganyar terkapar memuntahkan darah karena terkena pukulan Adi.


Lalu Adi melihat Ganyar yang sedang terkapar dan membantunya berdiri.


"Kamu sungguh hebat Adi".Ganyar memuji Adi.


"Tidak aku hanya pandai".Kata Adi mengelak dipuji oleh Ganyar.

__ADS_1


"Baiklah pertarungan kedua babak 4 besar dimenangkan oleh Adi Iskan dari keluarga Iskan".Kata Junaidi Taufik mengumumkan pemenang pertarungan kedua babak 4 besar.


__ADS_2