
Keesokan harinya di aula sudah didekorasi sedemikian rupa sehingga menampilkan kemegahan dan kemewahan yang luar. biasa.
Hari ini juga Feng Lin sangat mempesona, wajah tampan dengan mata yang tajam dan bahkan memiliki ketenangan sedalam permukaan air yang tenang.
Di aula sudah ramai sekali orang, diantara yang hadir ada Pelindung Pedang Pertama, Mu Ling, Tiga Penatua Utama dan ada Ling Dong.
Dari pihak Gunung Kuning ada Nenek Luo, Luo Xia, Leluhur, Penatua Tertinggi dan Patriak Gunung Kuning.
Nenek Luo sangat senang dengan perjamuan yang mewah ini namun tampak sederhana "Kami datang bersama beberapa orang lagi, pak tua ini Luo Gang ayah dari Luo Xia, Luo Yen Penatua Tertinggi kami dan Luo Wie leluhur kami"
Feng Lin mengangguk kemudian memberi hormat "Junior ini telah melihat senior sekalian, Saya Feng Lin sangat antusias terhadap kedatangan kalian"
"Kali ini junior membawa beberapa Penatua lagi, ini adalah Ning Bai, Ning Ying, Gu Cheng dan ada Murid paling berbakat yaitu Ling Dong" Feng Lin mengenalkan dengan santai.
Mereka juga memberi salam, Luo Wie yang merasakan setiap orang disekitar segera terkejut karena tidak merasakan kultivasi Feng Lin.
'Bocah ini tidak sederhana, untuk Penatua Pelindung Pedang hanya Ranah Transcendent Layer 1 Puncak, itu sudah cukup untuk bersaing dan masih ada 2 namun hanya Layer 1 awal'
'Tiga Penatua Utama masing-masing masih cukup muda, usia mereka tidak sampai seratus tahun namun memiliki kultivasi yang tinggi, mengumkan!'
'Patriak sendiri mungkin hanya boneka yang mengurus Sekte namun kultivasinya tidak lebih buruk daripada Penatua termuda dan bahkan ada murid batin paling berbakat?'
'Hanya Ranah Qi Fusion Layer 4 apakah begitu berbakat? sepertinya ada yang spesial dari pemuda ini,..! apa itu kekuatan sihir?'
Luo Wie dapat melihat dengan jelas ditubuh Ling Dong ada jejak sihir yang kuat dan konon para pengguna sihir ini luar biasa berbakat juga langka.
'Tidak heran dapat disebut paling berbakat, juga ada Lima Murid Batin di Ranah Nescent Soul Layer 1 dan terlihat baru beberapa hari menerobos'
'Ada juga 3 Penatua Umum yang berada di Ranah Nescent Soul Layer 1, seharusnya ada 25 Assasin kan? sepertinya mereka telah pergi dari sini'
Dalam sekali lihat Luo Wie dapat merasakan semua kekuatan Gunung Seribu Pedang hal ini cukup mengejutkan Feng Lin yang telah merasakan tatapan dari Luo Wie.
'Seluruh kekuatan Gunung Seribu Pedang luar biasa, pantas saja Sekte Tubuh Gajah musnah dan hampir tidak menyisahkan satupun murid'
__ADS_1
Dengan kekuatan seperti ini takutnya Gunung Seribu Pedang sudah menjadi Sekte Terbaik dalam hal kekuatan dan sudah cukup untuk memamerkan kekuatan mereka.
Luo Wie hanya menghela nafas, kapan Gunung Kuning mereka dapat segera terbang ke angkasa dan bukan malah turun ke jurang seperti tahun-tahun sebelumnya.
Nenek Luo tersenyum kecil "Mari kita bersenang-senang dan mendekatkan diri dengan baik"
Feng Lin mengangguk "Nikmati perjamuan ini kalian wajib merasa senang"
Semua orang saling bersulang kemudian mengobrol tentang beberapa hal dan dengan santai mengobrol dengan terbuka.
'Luo Wei Ranah Transcendent Layer 2, Luo Yen Ranah Nescent Soul Layer 9 Puncak, Luo Gang Layer 9 Puncak dan Nenek Luo Layer 9 Puncak juga'
Feng Lin terkejut dengan empat orang ini, mereka seharusnya tidak lama lagi naik ke Ranah Transcendent dan mengapa mereka membutuhkan sekutu?
Feng Lin tersenyum 'Mereka sebenarnya membutuhkan sekutu dalam waktu dekat karena ada musuh yang bersiap untuk menerkam mereka dan membabat habis'
Rencana Gunung Kuning terlihat secara sekilas oleh Feng Lin dan Feng Lin hanya tinggal menunggu kapan waktunya bermain.
"Kami juga akan menikahkan Xia'er dengan Tuan Muda Feng untuk mempererat hubungan keluarga namun ada beberapa syarat yang harus terpenuhi apakah Tuan Muda Feng mampu memenuhinya?"
Mu Ling yang melihat itu sedikit memiliki wajah jelek "Nenek Luo sepertinya ingin mendapatkan bantuan kami dengan memindahkan gadis muda anda, apakah ada maksud tertentu?"
Nenek Luo sedikit emosional namun segera tenang saat merasakan banyak aura kuat muncul disekitar dan sepertinya kekuatan masing-masing tidak rendah.
Untuk Luo Wie sendiri juga merasa terkejut, jika mereka benar-benar bertarung ada kemungkinan pihaknya kalah dan tidak dapat kembali dengan utuh.
Feng Lin yang dari tadi berdiam diri akhirnya berbicara "Nenek Luo sebaiknya jujur apa adanya, Feng Lin tidak menyukai sebuah kebohongan"
Suara Feng Lin tenang namun jika dirasakan dengan benar ada sebuah ancaman yang nyata, kemungkinan Feng Lin benar-benar tidak menyukai seseorang yang berbohong.
Luo Xia segera berdiri "Tuan Muda Feng tolong bantu Gunung Kuning kami, Gunung Kuning kami telah ditekan oleh Lembah Racun dan mereka mengancam akan memusnahkan Gunung Kuning bulan depan"
"Jelaskan spesifikasinya jika memuaskan Aku akan membantu Gunung Kuning jika tidak maka tidak perlu adanya kerja sama" Kata-kata Feng Lin sangat santai.
__ADS_1
Gunung Seribu Pedang sekarang memiliki kekuatan yang kuat dan tidak mudah diprovokasi oleh karena itu sebaiknya melakukan hal sewajarnya saja.
"Beberapa bulan yang lalu mereka mengirimkan sebuah surat agar Saya mau menikahi Tuan Muda Lembah Racun karena S-saya memiliki Tubuh Suci Sembilan Peri yang langka!"
Seketika semua orang disini terkejut, siapa yang menyangka bahwa Luo Xia memiliki tubuh yang sangat indah dan berkualitas tinggi.
Pantas saja Lembah Racun menginginkannya, bagaimana tidak? tubuh seperti itu sangat bagus untuk dijadikan sarana kultivasi maupun membuat racun dan bahkan membuat pil!
"Xia'er!" Teriak Luo Gang yang segera waspada bersama yang lainnya dan seketika semua orang benar-benar canggung.
Feng Lin tertawa keras "Hahaha!! jadi Tuan Muda Lembah menginginkan dirimu? menarik! beraninya seseorang menginginkan gadis Tuan Muda ini!"
"Pedang Pertama!" Teriak Feng Lin dengan keras.
"Perintah anda Tuan"
Mata Feng Lin sangat mengerikan "Bagaimana hukum seseorang yang berani mengambil wanita Tuan Muda ini?"
Tiba-tiba Pedang Pertama menyeringai "Bukankah jelas? musnahkan mereka!"
"Bagus! kita akan memusnahkan mereka dalam waktu dua minggu!" Perintah Feng Lin segera keluar.
"Mengerti Tuan Muda" Segera semua bawahan langsung menerima perintah Feng Lin dan seketika banyak aura-aura kuat muncul.
Mereka adalah kekuatan utama Gunung Seribu Pedang dan mereka keluar karena adanya panggilan penting.
"Oh ya Nenek Luo, jelaskan secara mendetail tenang Lembah Racun"
Nenek Luo bersama yang lainnya masih terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Feng Lin namun ia segera sadar "Baiklah Tuan Muda Feng, maka Saya akan menjelaskannya"
To Be Continued
Terimakasih yang sudah membaca novel saya 🐱
__ADS_1