
Peperangan itu dimulai dengan meriah namun juga tenang dan terlihat bahwa murid Lembah Racun banyak yang mati dan beberapa Penatua juga.
Master Lembah bersama Leluhur dan Penatua Tertinggi sangat terkejut dengan kejadian ini dan mereka bingung.
"Apakah akhir-akhir ini kita menyinggung kekuatan besar? mengapa Saya merasa tidak pernah menyinggung sama sekali" Master Lembah mengerutkan keningnya.
Penatua Tertinggi menggelengkan kepalanya "Sebenarnya kita hanya menyinggung Gunung Kuning dan tidak ada kekuatan besar semacam ini"
Melihat jumlah musuh yang cukup banyak membuat Master Lembah yakin bahwa kekuatan mereka sangat kuat apalagi banyak sekali Nescent Soul berkeliaran.
Leluhur yang melihat sekitar hanya menghela nafas "Area ini telah dikunci oleh sebuah formasi dan kita telah diisolasi agar tidak dapat menghubungi dunia luar"
"Sepertinya mereka mengetahui bahwa kita memiliki hubungan dengan Paviliun Obat dan mereka sudah menghitung ini" Leluhur dengan tenang melihat-lihat sekitar lagi.
"Apa!" Master Lembah dan Penatua Tertinggi memiliki wajah yang jelek karena hal ini.
Siapa yang menghitung Lembah Racun kali ini? apakah mereka tidak tahu hubungan Lembah Racun dengan Paviliun Obat? benar-benar berani!
"Saya akan menahan gerbang belakang, sepertinya sudah ditembus oleh beberapa Transcendent" Leluhur kemudian terbang kebelakang dan segera menuju gerbang belakang.
Master Lembah masih memikirkan rencana tapi akhirnya gagal berfikir dan malah panik "Kita juga harus berperang!"
Penatua Tertinggi mengangguk kemudian mereka berdua bersama dengan Penatua lainnya bergabung dan berperang bersama entah itu hidup maupun mati!
Feng Lin telah melihat skala dari pertarungan ini, ia membawa 950 muridnya dengan bangga dan kemungkinan muridnya akan semakin habis.
Tapi itu lebih baik karena semakin sedikit murid yang ia miliki maka semakin berkualitas juga murid itu dan inilah yang diinginkan oleh Feng Lin.
Ia tidak membutuhkan murid yang banyak tapi membutuhkan murid yang berkualitas dan memiliki kekuatan yang kuat!
Disisinya hanya ada 3 Transcendent yang benar-benar patuh namun mereka tidak cukup kuat dan mungkin dalam 1 tahun sudah tidak dapat berkembang.
Sebaliknya ada 3 Penatua Utama yang memiliki bakat yang bagus dan dalam 1 tahun mereka akan menjadi Transcendent yang kuat!
Mu Ling sebagai boneka yang baik sudah cukup bagi Feng Lin, dimasa depan ia akan benar-benar menjadi Master Sekte dan tidak boleh menjadi boneka lagi.
__ADS_1
Menilai dari kekuatan bawahan Feng Lin, mungkin masih dibawah standar dan tidak cukup kuat untuk berdiri dengan tenang.
Oleh karena itu Feng Lin membutuhkan bawahan yang luar biasa! tidak hanya berbakat dalam kekuatan namun juga berbakat dalam kecerdasan!
Feng Lin yang berdiam diri dengan tenang tiba-tiba merasa sebuah serangan menghampirinya dan ia seketika menahan dengan cepat.
Ting!
Rupanya itu seorang pemuda dengan pedang yang luar biasa ditangannya "Hahaha! hanya Nescent Soul Layer 2 saja!"
Feng Lin dengan santai memblokir serangan pemuda itu, ia juga langsung membalikkan serangan dan membuat jarak dari pemuda itu.
Luo Xia yang terkejut seketika waspada, pemuda didepannya sangat kuat dan berada di Ranah Nescent Soul Layer 8 Puncak!
Pemuda itu tiba-tiba berhenti tertawa "Luo Xia! apa itu kau? mengapa kau berada di sini?"
Luo Xia kaget "Tuan Muda Lembah?"
"Benar! itu Saya Tuan Muda Lembah, Luo Xia apa yang kau lakukan dimari?"
Feng Lin tertawa "Tentu saja menghancurkan Lembah Racun!"
Ia juga memiliki beberapa pemahaman hubungan antara Feng Lin dengan Luo Xia dan hal ini membuatnya marah!
Dengan kekuatan Nescent Soul Layer 8 Puncak ia mendorong Feng Lin sampai batas tertentu dan membuat Feng Lin terpojok.
"Tebasan Pedang Racun Mematikan!" Teriak Tuan Muda Lembah dengan bangga dan bersemangat.
Feng Lin dengan santai memusatkan energi Qi kedalam pedang dan tubuhnya. Ia juga tersenyum kecil "Langkah Naga Suci"
Tiba-tiba kecepatan reaksi Feng Lin meningkat dan setiap tebasan dari Tuan Muda Lembah tidak dapat mengenai Feng Lin sama sekali dan hal ini membuat Tuan Muda Lembah frustasi.
"Apakah kau hanya bisa berlari ha!" Tiba-tiba sebuah serangan berurutan melesat kearahnya dan seketika dari arah lain juga.
BOMM!!!
__ADS_1
Tuan Muda Lembah terpental beberapa kali, ia ingin berdiri namun sebuah serangan muncul lagi dan tidak memberi Tuan Muda Lembah ruang sama sekali.
Hal ini terus berlanjut hingga akhirnya Tuan Muda Lembah benar-benar pingsan dan seluruh wajahnya pucat basi seperti mayat.
Luo Xia tersenyum "Kekuatan Kakak Lin luar biasa, seorang Layer 8 dari Nescent Soul saja bukan lawan Kakak Lin!"
"Tentu saja, hanya Ranah Transcendent yang dapat membuatku serius" Feng Lin tersenyum kemudian mengelus rambut Luo Xia lagi dan mencium aroma harum dari tubuh Luo Xia.
Kemudian seorang murid Gunung Seribu Pedang muncul di hadapan Feng Lin "Apakah Tuan Muda Feng baik-baik saja?"
"Aku baik-baik saja, ambil orang ini, jangan sampai dia mati karena dia masih dibutuhkan, mengerti?"
"Mengerti Tuan Muda" Setelah itu para murid membawa tubuh Tuan Muda Lembah.
"Sepertinya peperangan akan segera berakhir" Feng Lin melihat skala peperangan menjadi sunyi dan hanya beberapa pertarungan saja yang terdengar.
Hal ini cukup wajar karena Feng Lin mengerahkan seluruh kekuatan dari Gunung Seribu Pedang untuk melawan ditambah dengan bantuan luar dan sudah sewajarnya peperangan tidak berlangsung lama.
Dengan ini Gunung Seribu Pedang sudah sebanding dengan Sekte Terbaik dan untuk meresmikannya hanya perlu menghampiri pemerintah setempat untuk mengambil simbol Sekte Terbaik!
Provinsi Merak tidak sebanding dengan Sekte Terbaik oleh karena itu tidak layak untuk memberikan simbol Sekte Terbaik dan hanya Provinsi pusat saja yang berhak.
Terlihat para Penatua sudah muncul dengan santai dan tidak ada yang terluka sama sekali.
Penatua Feng Ming dan Penatua Meng segera muncul "Keponakan masalah kali ini telah selesai maka dari itu pamanmu ini pamit terlebih dahulu karena ada hal yang mendesak"
"Baiklah paman, juga Lin'er berterimakasih atas bantuan paman sekalian" Feng Lin tersenyum ramah.
Feng Ming dan Feng Meng mengangguk kemudian segera pergi karena ada hal mendesak.
Penatua Yan bersama Ji Tiang juga ada hal mendesak dan mereka akhirnya pergi.
Hanya Feng Zhong yang tidak pergi karena ia memiliki tanggung jawab untuk menjaga Feng Lin hingga kembali ke Gunung Seribu Pedang.
"Urusan kita disini telah selesai, beberapa penatua kondisikan Lembah Racun dan sisanya kembali ke Gunung Seribu Pedang" Perintah Feng Lin kemudian semua murid kembali dan peperangan ini cukup cepat.
__ADS_1
To Be Continued
Terimakasih yang sudah membaca novel 🐱