Pendekar Pedang Tertinggi

Pendekar Pedang Tertinggi
Hati Pedang


__ADS_3

Sesampainya di Gunung Seribu Pedang Feng Lin merasa tenang "Berapa banyak yang gugur? kita membawa 700 murid luar kali ini"


"Totalnya 550 murid telah gugur Tuan Muda, diantaranya 25 dari murid batin, 100 murid dalam dan 425 murid luar" Mu Ling melapor dengan tenang.


"Jadi berapa sisa murid kita?"


"Sisanya 400 murid saja Tuan Muda, 50 Murid Batin, 275 Murid Dalam dan 125 Murid Luar"


Feng Lin mengangguk ringan "Untuk Murid Batin yang sudah mencapai Ranah Nescent Soul Layer 2 segera perintahkan untuk mengambil posisi Penatua"


"Mengerti Tuan Muda"


Penatua di Gunung Seribu Pedang hanya berjumlah 6 saja dan 3 dari Penatua masih terlalu muda.


Jadi setidaknya memiliki 15 Penatua tambahan untuk mengisi kekosongan Gunung Seribu Pedang dan juga Feng Lin perlu mengisi beberapa posisi yang kosong.


Misalnya Penatua Agung, Penatua Tertinggi dan Leluhur yang masih kosong.


Untuk sekarang masih tidak ada yang cocok namun di masa depan pasti akan ada yang cocok untuk posisi itu.


"Juga buka pendaftaran murid baru setelah kita mendapatkan status Sekte Terbaik, beritahu pada murid lainnya untuk segera meningkatkan kekuatan mereka"


"Kita akan mengikuti kompetisi yang diadakan oleh Paviliun Pedang dalam 3 bulan ke depan"


"Baik Tuan Muda" Setelah itu Mu Ling memerintah beberapa hal dan kemudian mulai kembali ber kultivasi.


Meskipun Mu Ling cukup aktif namun ia juga harus meningkatkan kekuatannya dan dalam sebulan setidaknya sudah mencapai Layer 5/6 dari Nescent Soul!


Luo Xia yang melihat itu terlihat cukup sedih "Kakak Lin sepertinya kita akan segera berpisah"


"Nampaknya begitu namun masih ada satu hari kan? mengapa kita tidak menghabiskan waktu kita bersama?" Feng Lin tertawa kemudian membawa Luo Xia kedalam kamarnya.


Mereka akhirnya bisa bersenang-senang setelah mengalami hari yang melelahkan karena harus memikirkan banyak strategi untuk menghadapi Paviliun Obat.


Keesokan harinya Feng Lin berpisah dengan Luo Xia dan terlihat cukup sedih namun hanya sementara.


Di Aula Feng Lin duduk dengan tenang, ada Tiga Penatua Utama dan Feng Zhong di aula.


Kebanyakan petinggi lain sibuk mengurusi urusan sekte dan ada juga yang fokus ber kultivasi.


"Sepertinya sesuai rencana, kita telah mendapatkan bukti tentang Lembah Racun yang berkolusi dengan Klan Monster dan juga memiliki bukti dari seorang Tuan Muda Lembah" Feng Lin menyeringai.


Feng Zhong mengangguk "Ya begitulah kira-kira, paman akan berada di sini selama sebulan dan setelah itu pergi"

__ADS_1


"Baiklah paman" Feng Lin mengangguk dan melihat 3 Penatua Utama yang sedikit pucat.


"Apa yang terjadi? bagaimana dengan pencarian saudara kalian?" Tanya Feng Lin dengan tenang.


Gu Cheng maju dengan wajah jelek "Kami telah mendapatkan informasi yang tepat setelah itu kami menemukan saudara lainnya tapi sedikit terlambat"


"Salah 1 Penatua kami meninggal didepan kami, Penatua juga menyebutkan bahwa sisa-sisa yang lainnya telah bersembunyi dan bergerak menuju Provinsi Merak"


Feng Lin mengangguk, sepertinya masalah ini cukup merepotkan dan harus Feng Lin sendiri yang bergerak.


"Baiklah kalian dapat pergi terlebih dahulu, bulan depan kita akan membahasnya lagi dan kalian tenang tidak perlu tertekan"


"Terimakasih Tuan Muda" Setelah itu mereka mencoba untuk tenang.


Akhirnya tidak lama mereka pergi untuk melakukan sesuatu dan Feng Zhong juga pergi meninggalkan Feng Lin sendiri.


[Ding]


[Menyelesaikan Misi Utama]


[Hadiah: 1 Pill Naga Kelas 8, 10 Pill Kelas 7, 1 Esensi Pemahaman Jiwa Pedang dan 10.000 Poin Pedang]


[Ding]


[Ding]


[Selamat Master memproleh 325.000 Poin Pedang]


Feng Lin tersenyum "Serap"


[Ding]


[Menerobos Ranah Nescent Soul Layer 3]


[Layer 4]


[Layer 5]


[Layer 6 Puncak]


Setiap hari terobos semakin sulit, sepertinya Feng Lin perlu memiliki medan perang yang baik agar mendapatkan banyak pengalaman yang nyata.


"Serap Esensi Pemahaman Jiwa Pedang"

__ADS_1


Setelah itu Feng Lin merasa bahwa tubuhnya tertusuk namun hanya ilusi akan tetapi sakitnya nyata dan wajah Feng Lin pucat.


Ia juga merasakan bahwa jiwanya bergetar beberapa kali seakan-akan ada sebuah makhluk kuat yang sedang memakan jiwanya dan hal ini membuat Feng Lin berkeringat deras.


Namun pemahaman Niat Pedang Sejatinya semakin baik, kontrol pedangnya juga mulai membaik dan juga Feng Lin merasakan hubungan dengan Niat Pedang Sejati!


Semacam ada koneksi antara Feng Lin dengan Niat Pedang Sejati dan hal ini membuat Feng Lin curiga bahwa Niat Pedang Sejati telah menembus Hati Pedang!


Setelah beberapa saat akhirnya Feng Lin terbangun "Sudah kuduga bahwa diriku telah mencapai pemahaman Hati Pedang"


Feng Lin kemudian merasakan sebuah pedang ditangannya dan tiba-tiba muncul sebuah pedang dengan aura yang menindas.


Feng Lin juga merasakan ada sesuatu dihatinya, menurut pemahaman seharusnya itu inti dari Niat Pedang Sejati dan juga sumber dari kekuatan Niat Pedang Sejati!


Dengan kekuatannya saat ini Feng Lin sangat percaya diri untuk menantang para Transcendent dan mungkin dapat bertukar beberapa gerakan dengan Feng Zhong.


Tiba-tiba seorang pemuda muncul dengan tenang, ia merupakan Ling Dong "Oh? Ahli Pedang yang kurasakan ternyata Tuan Muda"


Feng Lin tersenyum "Tidak buruk, persepsimu luar biasa! tidak buruk"


"Yah begitulah kira-kira, oh ya Tuan Muda Saya telah mencapai Ranah Qi Fusion Layer 6!" Ling Dong memamerkan kekuatannya.


Feng Ling mengangguk "Karena sudah seperti ini lebih baik mencoba beberapa hal kan?"


Feng Lin tiba-tiba menyerang Ling Dong dengan cepat Ling Dong merasakan hal itu dan segera waspada kemudian ia menyerang balik.


Feng Lin memusatkan Niat Pedang Sejatinya dan menebas secara membabi buta yang menyebabkan Ling Dong terpojok.


Ling Dong yang merasa terancam segera berteriak "Jangan salahkan Saya Tuan Muda! Sumber Pedang Sihir!!"


Sebuah serangan yang amat kuat namun juga memiliki sumber yang aneh melesat kearah Feng Lin dan ia tersenyum "Jadi ini kekuatan sihir?"


"Esensi Niat Pedang Sejati!" Dengan serangan Feng Lin yang begitu kuat seketika menghancurkan sihir milik Ling Dong.


Ling Dong sendiri memuntahkan darah segar dan menatap Feng Lin dengan kejutan "Bagaimana Tuan Muda mengetahui cara menghadapi kekuatan sihir?"


"Kekuatan sihir hanyalah sumber dari kekuatan aneh namun juga kuat akan tetapi memiliki kelemahan yang terlihat jelas yaitu tidak dapat menahan esensi niat pedang sejati!" Feng Lin tertawa kecil.


Ini hanyalah sebuah teori namun kali ini membuktikan kebenarannya dan Feng Lin merasa senang karena ada banyak keanehan di dunia ini yang belum terpecahkan.


To Be Continued


Terimakasih yang sudah membaca novel saya 🐱

__ADS_1


__ADS_2