Pendekar Pedang Tertinggi

Pendekar Pedang Tertinggi
Leluhur Mansion Kota Elang


__ADS_3

"Tenang Tuan Kota, kami akan mencari Master Racun Keji itu dan mencingcangnya!" Seorang Penatua nampak marah dan auranya meluap.


"Penatua anda hanya berada di Ranah Nescent Soul Layer 7 dan Maser Racun Jiwa memiliki kekuatan diatasnya dan bahkan seorang Kapten Iblis tidak dapat dibandingkan olehnya!" Raja Kota Elang memiliki wajah yang kusut.


Semua orang juga mengangguk, mereka telah mendengar aksi dari Master Racun Keji yang membantai para Klan Iblis dan bahkan seorang Kapten Iblis tidak luput dari pembantaiannya.


Tiba-tiba seorang paruh baya yang terlihat sudah hidup sangat lama muncul dan berkata "Saya akan membunuhnya! beraninya membunuh cucu Saya!"


"Tidak kakek! anda sekarang berada di Ranah Nescent Soul Layer 9 Puncak dan sedang berada dikondisi pencerahan! jangan melakukan hal yang tidak-tidak" Raja Kota melarang karena Leluhur akan segera naik ke Ranah Transcendent!


Leluhur itu menggelengkan kepalanya "Tidak! Saya harus membunuhnya, dendam ini harus terbalaskan!"


Raja Kota Elang menghela nafas panjang "Baiklah jika itu keinginan Kakek maka bawalah 5 Penatua Alam Nescent Soul"


"Pasti, pasti Saya bawakan kepala mereka" Leluhur itu terlihat percaya diri dan ia pergi bersama dengan 5 Penatua Alam Nescent Soul!


**


Lagi-lagi Klan Iblis menyerang Kota Elang namun kali ini lebih banyak dan jumlah mereka melebihi kapasitas yang bisa ditahan oleh Kota Elang.


Namun muncul 6 Ahli yang langsung membantai habis para Iblis dengan berani, mereka adalah Master Racun Keji dan 5 Muridnya yang terkenal!


"Itu Master Racun Keji!"


"Hebat!"


"Sudah tidak heran lagi, sekarang Kota Elang akan aman!"


Gu Cheng dengan tenang membantai para iblis dengan racun dan menyebabkan pasukan Iblis mundur beberapa meter.


"Kau Master Racun Keji? masih terlalu lemah!" Seorang Kapten Iblis muncul dengan aura yang kuat dan wajahnya sangat marah.


"Hari ini kau akan mati! Telapak Iblis!!" Teriak Kapten Iblis yang langsung melesat kearah Gu Cheng.


"Telapak Racun!" Gu Cheng juga melesat dengan bangga dan kedua serangan seketika berbenturan.


BUMM!!


Dengan itu mereka mundur beberapa langkah kemudian melesat lagi dan kali ini dengan kekuatan nyata mereka.

__ADS_1


Tabrakan antara keduanya membuat medan sekitar bergetar, walaupun hanya Alam Nescent Soul tapi keduanya sangat kuat dan tidak dapat diremehkan!


"Racun Pemusnah Massal!" Teriak Gu Cheng yang langsung menggunakan seni terkuatnya dan membuat Kapten Iblis bergidik.


"Cepat menjauh! manusia ini gila! dia ingin membunuh semua yang ada disini!" Kapten Iblis memiliki wajah pucat namun sudah terlambat karena racun Gu Cheng sudah menggerogoti tubuhnya.


Dalam hitungan detik Gu Cheng telah membantai para iblis sekaligus membantai manusia yang terkana racunnya dan hal ini benar-benar mengerikan.


Pantas saja disebut Master Racun Keji karena sikapnya yang tidak kenal ampun bahkan sekutunya sendiri tidak lepas darinya!


"Mengerikan!"


"Kejam!"


Gu Cheng menyeringai namun tiba-tiba merasa dingin dari arah punggungnya dan ia segera mundur beberapa langkah.


Bumnn!!


Sebuah serangan muncul dari belakang, Gu Cheng kemudian melihat seseorang yang menyerang dan tersenyum "Leluhur Kota Raja? sepertinya kalian benar-benar sangat berani!"


"Huh! beraninya kau membunuh cucu Saya, maka jangan salahkan Saya jika membunuhmu!" Leluhur itu segera mengeluarkan auranya dan melesat kearah Gu Cheng.


"Telapak Mendalam!" Teriak Leluhur dengan wajah marah dan aura yang meluap-luap.


"Telapak Racun Buas!" Teriak Gu Cheng dengan menggunakan kekuatan aslinya.


5 Murid Sejati langsung menghadang para Penatua yang dibawa oleh Leluhur dan menekan mereka semua dengan masing-masing melawan 1.


BOMMNN!!


Ledakan yang lebih kuat terdengar sampai ke Kota Elang dan membuat orang-orang di sana segera melihat pertarungan yang terjadi.


"Itu Leluhur dari Kota Elang! sepertinya berita beberapa hari yang lalu benar apa adanya"


"Apakah Master Racun Keji bisa menanganinya?"


Mereka kemudian bertarung dengan cepat tanpa memperhatikan sekitar dan sekilas mereka imbang.


Namun Gu Cheng sedikit dirugikan karena sebagian energi Qi telah ia gunakan untuk melawan Kapten Iblis dan sudah pastinya ia kekuatan energi Qi.

__ADS_1


Untungnya 5 Murid Sejati dapat menahan imbang 5 Penatua yang dibawa oleh Leluhur itu dan tidak menghambat Gu Cheng sama sekali.


Akhirnya Gu Cheng tidak tahan dengan kekurangan energi Qi, ia kemudian mengeluarkan aura yang luar biasa "Seni Racun Seribu Warna!!"


Dengan ini Gu Cheng menggabungkan energi Qi dengan racun yang telah dimanipulasi sebagai energi Qi tambahan dan setidaknya cukup untuk melawan Leluhur itu.


"Dasar tua bangka bajingan, akan Saya bunuh kau! Racun Mematikan!" Teriak Gu Cheng yang langsung melesat kearah Leluhur itu dengan marah.


Leluhur menyeringai "Huh! kau saja terlihat sudah sekarat darimana kesombonganmu nak?"


"Telapak Tangan Elang" Teriak Leluhur dengan bangga dan menyerang Gu Cheng secara membabi buta.


Kedua serangan saling bertabrakan kemudian pertarungan terjadi lagi dan mereka benar-benar memeras habis energi Qi dengan cepat.


Dalam beberapa ronde akhirnya Gu Cheng memuntahkan banyak darah sementara Leluhur hanya memiliki beberapa luka kecil.


"Inilah akibat dari kesombonganmu! karena kau sangat berani menyinggung Mansion Kota Elang! maka terima akhirmu!" Leluhur itu segera menyerang namun tiba-tiba sebuah serangan membuatnya berhenti menyerang.


Ada beberapa orang dengan kain hitam yang muncul "Cukup sampai disini, jika tidak jangan salahkan kami membantai Kota Elang ini!"


Mata Leluhur ingin marah namun tatapan orang itu mengerikan dan seakan-akan dapat menghancurkan dirinya dengan mudah.


Orang kain hitam itu kemudian membawa Gu Cheng dan sedikit mengejek "Sampah, sepertinya kau akan dibuang"


Wajah Gu Cheng jelek tapi ia hanya menghela nafas kemudian bersama 5 Murid Sejati segera kembali menuju Gunung Pedang Tertinggi.


Leluhur masih tidak percaya apa yang dilihat "Benar-benar ada Transcendent dibelakang mereka"


Untungnya Leluhur tidak membunuh Gu Cheng jika tidak Kota Elang mungkin akan hilang dari peta dan tidak pernah ada lagi Kota Elang.


Orang berpakaian hitam ini adalah mata-mata yang ditempatkan oleh First Sword disekitar Provinsi Harimau dan mereka memiliki kekuatan yang kuat.


Dan yang didepan Gu Cheng merupakan pemimpin mata-mata yang memiliki basis kultivasi Ranah Transcendent Layer 2 dan bawahnya sangat kuat.


Inilah kekuatan yang diam-diam mengirimkan informasi kepada Feng Lin dan membantu mengumpulkan informasi secara cepat.


Jadi tidak heran Feng Lin dapat memiliki banyak informasi di setiap Provinsi karena selalu ada mata di Provinsi manapun.


Cukup dengan beberapa hal berharga sudah dapat memiliki kekuatan semacam ini yang cukup murah bagi Feng Lin.

__ADS_1


To Be Continued


Terimakasih yang sudah membaca novel saya 🐱


__ADS_2