Penyesalan Yerikho

Penyesalan Yerikho
Prolog


__ADS_3

Siapa yang tak ingin bahagia? Semua juga ingin bahagia. Tapi keadaan tak mengijinkan , keberuntungan tak berpihak , apalagi mau dikata? itulah tepatnya Bahasa yang cocok untuk Yerikho


"Pilihanmu hanya dua Yerikho, Menikah dengan gadis pilihan papa mama dan mewarisi segalanya atau menikahi wanita pilihanmu tapi tinggalkan semuanya. papa tak sungkan lagi menghapusmu dari penerus keluarga ini jika kamu memaksa bersamanya. Anak kami bukan hanya kamu, masih ada adikmu sepupumu Noel sebagai penerus kami"


"Papa tak memandang status, gadis apapun yang papa pilih itu berdasarkan karakter, yang siap menemanimu dalam susah dan senang. tidak meninggalkanmu dalam kesusahan. yang mampu merawat anakmu dalam segala keadaan, menghargaimu dengan segala kondisi"


"Maafkan kesalahan Yerikho dan terima kasih sudah membesarkan Yerikho. Yeri ijin pamit pah mah"


"Nak , pergilah ke desa angin, kamu bisa berjualan sembako kecil kecilan dan merintis hidupmu kembali disana, didalam koper mama sudah menyediakan dua puluh juta. kau pakai uang itu melanjutkan hidupmu nak" bisik sang mama sambil memeluk putranya


Yeriko, pria tampan berusia 24 tahun itu, segera berlutut memohon maaf pada orangtuanya, ia menyerahkan kartu bank, kunci mobil, kunci villanya pada papanya. dan segera keluar mansion membawa koper dan uang 20 juta yang disediakan ibunya menuju apartemen kekasihnya Calyana Jhonson - Ana yang sudah bersamanya tiga tahun


Saat ia masuk ke apartemen ana, ana langsung memeluknya dan mengecup pipinya "Kamu sudah pulang sayang?" tanya ana


"Aku sudah keluar dari rumah, kedepannya kehidupan harus mengandalkan diri sendiri. aku sudah dikeluarkan dari pewaris" terang yeri pada ana kekasihnya "Apakah kamu bersedia hidup bersamaku dari nol?"


"Apa??? Bagaimana bisa? seharusnya kamu tidak keluar dari rumah itu. bagaimana kehidupan kita selanjutnya? untung saja masih ada apartemen ini. kamu harus kembali minta maaf pada orangtuamu dan bertahan. kalau tidak bagaimana kita bisa hidup?"


"Tidak sayang, apartemen ini dibeli dengan uang perusahaan, jadi papa akan menariknya kembali beserta mobil yang kamu gunakan. jadi dalam setengah jam anak buah papa akan mengambil kembali kuncinya"

__ADS_1


"Aku punya sisa uang sepuluh juga, kita bisa tinggal di desa Angin sementara waktu. juallah beberapa perhiasanmu, kita jualan sembako disana kecil kecilan, aku percaya asalkan gigih kita bisa memulai dari awal lagi. membuktikan pada orangtuaku bahwa mereka salah tentangmu. kamu akan menemaniku dalam susah dan senang"


"Apartemen dan mobil sudah kamu beri padaku, tidak mungkin diambil kembali. aku tak mau"


"Papa sudah memanggil pengacara dan melampirkan bukti pembayaran dari perusahaan jadi tetap akan ditarik kembali. papa punya cara untuk itu. ayo ana.. lupakanlah.. mari kita tinggalkan semua kit mulai di desa angin dari awal lagi ya"


TOK TOK TOK


"Mereka tiba" yerikho membukakan pintu . benar saja belasan body guard masuk ke dalam aprtemen


"Ana berikan kunci apartemen dan mobil pada merek, aku tak mau mereka berbuat kasar apalagi sampai melukaimu" akhirnya ana menyerahkan kunci


"Kalian gila? kenapa aku harus menyerahkannya?"


pengawal langsung masuk membongkar seluruh ruangan dan mengambil perhiasan, uang, atm dan benda berharga termasuk tas sepatu dan lainnya yang menggunakan uang perusahaan. dua pengawal menahan dua lengan ana lalu melepaskan semua perhiasan di tubuhnya . lalu meminta pengawal mengosongkan atm tersebut. tak lama pengawal meminta mereka berdua keluar ruangan karena apartemen akan di ambil kembali oleh Tuan Besar mereka


"Keterlaluan sekali papamu hah, bagaimana bisa memperlakukan aku seperti ini?" pekik ana


"Papa sudah bertindak, kita tak bisa apa apa, ayo kita pindah ke desa dan memulai hidup baru. kita bisa berjualan kios sembako disana dan berjuang bersama" ajak yerikho

__ADS_1


"Kalau mau ke desa kau silahkan pergi sendiri, aku akan menemui kekasihku, kau kira aku gila sampai mau hidup susah bersamamu, hidup ini realistis, kalau bukan karena uangmu tak mungkin aku mau bertahan denganmu. sekarang pergi dan jauhi aku. aku jijik dengan pria miskin sepertimu" bentak ana lalu segera keluar dari gedung apartemen itu


"Setelah apa yang kulakukan untukmu selama ini, kau meninggalkan aku? kau bersamaku hanya karena uangku? teganya kau ana" ucap yerikho


"Dalam mimpimu aku mau dengan pria miskin sepertimu, sudah ya .. kekasihku akan segera menjemputku, selamat tinggal"


yerikho duduk dilantai meremas kepalanya. ia menyesal sekali sudah menyakiti orangtuanya demi wanita murahan seperti ana


"Tuan Muda, kata Tuan Besar anda bisa kembali setelah anda mengetahui sifat asli nona calyana" ucap Jen kepala pengawal


"Kalian pulanglah, aku sudah menyakiti hati papa mama, aku akan berjuang sendirian sampai layak. aku baru pulang menemui papa mama"


"Baiklah.. kami akan mengantar anda ke desa angin tuan, ini perintah tuan besar" imbuh jen. yerikho segera mengangguk, menggeret kopernya dan membiarkan pengawal mengantarnya sampai pintu desa angin


"Tuan didalam ada rumah sangat sederhana sekali, pintu warna biru nomor 8a. ini kuncinya. anda bisa menempatinya sampai anda sukses. ini modal dari nyonya besar agar anda bisa berjualan" pengawal menyerahkan sebuah kotak kecil pada yerikho. lalu berpamitan kembali pada tuan besarnya


Yeriko menyeret koper besarnya mencari alamat yang dia tuju. lalu menemukan bangunan mungil yang tersedia ukuran 4x 10 dengan pintu lolinget saat yeri membuka pintunya. ia melihat bangunan kecil yang sudah di sekat memisahkan rumah itu dengan kiosnya


__ADS_1



__ADS_2