Penyesalan Yerikho

Penyesalan Yerikho
Bab 7 - kelahiran baby Y


__ADS_3

"Ana.. itu bukan kepala pengawal keluarga Dirgantara , Tuan Jen? dia mendorong siapa , sepertinya memakai baju rumah sakit dan dipasang infus?" bisik wenda pada ana.


"Ya kah.. kita samperin" ajak ana , tapi begitu mendekat, 10 pengawal sudah menggiring jen membuat mereka tak bisa mendekat bahkan pandangan mereka terhalang. dengan cepat pengawal mengawal menuju parkiran, setelah alana masuk, dua pengawal wanita duduk dikanan kiri alana, jen duduk didepan dengan pengawal lain sebagai supir. 6 mobil sudaj berjaga untuk menggiring mobil yang membawa alana. empat mobil berada disisi mobil ana


"ah sudah hilang" kata ana "sudahlah biarkan saja, kita menunggu tuan jack tiba, supaya bisa bersenang senang kembali, dia mau investasi ke perusahaan kita kan" kata wenda. ana segera mengangguk


tak lama ridwan mendorong erik keluar bandara "loh itu bukan ridwan, pengawal disamping nyonya besar dirgantara, dia membawa siapa? sepertinya pasien juga. ada oksigen dan infus. kenapa banyak orang sakit, ayo kita lihat" ajak wenda "ya kah mah? ayo kita intip"


baru saja mereka mendekat ada 15 pengawal langsung menggiring erik sehingga menghalangi jarak pandang wenda dan ana. bahkan mendekat pun mereka tak bisa


ridwan dan pengawal langsung menaikkan kursi roda beserta erik ke dalam ambulance yang sudah disediakan diparkiran vip. enam mobil pengawal menggiring ambulance itu


"Aneh sekali, siapa itu ya" gumam ana


"hei itu tuan jack, uang kita sudah datang, ayo kita sambut dia. malam ini berikan service terbaik untuknya. kau harus berhasil menggoda dan merekamnya karena ia tipe setia, jadi kita punya alat mengancamnya" ucap wanda.


mereka tak sadar sejak tadi ada beberapa orang merekam pembicaraan mereka dari jarak dekat. akhirnya mereka menggiring kack ke mobil lamborghini aventador yang merupakan aset perusahaan jonshons


♡♡♡♡♡♡♡


Mansion Dirgantara


"Wuihhh hampir saja" umpat erik saat tiba di mansion "Sayang kau baik baik saja?" tanya erik. alana tersenyum "Aku baik baik saja"


alana dan erik langsung berpelukan dengan papa mama nya melepas kerinduan


"Maaf tadi papa mama langsung menghilang agar mereka tak curiga. dan terus menyusul kalian" ucap papa


"Tenanglah pa.. makasih sudah melindungi lana" ucap erik


"kau bicara apa, dia putri papa mama tentu harus kami lindungi" omel mama


"sayang katakan mau makan apa? mama sediakan sop tomyam seafood. kalau tak suka mama ganti sesuai kemauan cucu mama"


"mau banget lana sudah lama kepingin sop tomyam" jawab lana semangat. erik menatapnya datar "kenapa ga bilang?"


"Mas tak tau apa yang disebut bahasa membahagiakan orangtua? lana sudah ga ada papi mami, apa salahnya buat bahagia papa mama sih?" tanya lana, erik tertawa "tapi lana memang kepingin sih" papa mama terbahak bahak sementara erik langsung mencebik


mereka makan siang dengan gembira setelah kucing kucingan dengan calyana dan wenda . usai makan siang pengawal wanita melaporkan sesuatu . ia menunjukkan rekaman di ipadnya

__ADS_1


"Dasar gila" umpat papa


"Papah, ada cucu kita" omel mama "Maaf, papa khilaf. coba mama lihat"


"wanita sarap" umpat mama


"Awas cucu kita dengar mah" goda papa. mama memukuli dada sang suami . mereka terbahak bahak. akhirnya ipad mendarat ketangan erik dan alana


"Orang sakit" omel alana "hushh ada bayimu" omel mama "maafin lana ma" sekeluarga terbahak bahak


"jack itu sahabat papimu, kami sahabat sejak dulu" ucap papa.


"jen beli nomor baru kirimkan video ini pada Tuan Jackson Demitri dan istrinya, ini nomor ponsel Tuan Nyonya Jackson" perintah papa "Ambil sinyal dekat mansion jonshon saat mengirim, awas cctv . tolong main cantik"


"baik Tuan" jen segera bergegas pergi melaksanakan tugasnya


♡♡♡♡♡♡


Esok pagi


Jam 06:00


semalaman perut alana mulas , ia tak tega membangunkan suaminya yang kelelahan, mengingat saat mereka tiba, suaminya langsung meeting di ruang meeting sayap belakang mansion


"Hah.. mana mana yang sakit sayang" erik terlonjak bangkit dari tidurnya


"Gapapa, bangun dan mandi ya, lana tunggu disini sayang" ucapnya pelan memaksa diri tersenyum. erik langsung bangun dan membersihkan diri dengan cepat . rok alana basah saat erik keluar kamar mandi


"Mas.. panggilin mama dan mbok onah boleh?" tanya alana lembut menahan sakit perutnya.


erik bergegas memanggil mama dan mbok onah, keduanya bergegas kekamar


"mbok onah tolong bawain koper yang disediakan mamah ya, kita mau ke rumah sakit" ucap alana sambil meremas bantal


"sayang kamu kenapa" tanya mama


"sepertinya ketuban lana sudah pecah mah, rok lana basah" ucapnya sambil meremas bantal lagi , mama menyingkap selimut alana


"astaga, bawa kerumah sakit cepat gendong lana" perintah mama, erik langsung panik

__ADS_1


"sabar mas, jangan panik" ucap alana. "tenang dulu"


"telepon pengawal tanya dimana ana, agar bisa lahiran dengan tenang" pinta alana


"Mama telepon papa saja, papa baru kekantor" ucap mama, ia segera menelpon suaminya diluar kamar


lima menit kemudian sang papa telepon balik "Bisa berangkat mah, mereka baru dari mansion menuju kantor, pakai wig kalau keluar rumah ya. papa segera urus rumah sakit, mama bawa lana sekarang langsung ke pintu belakang rumah sakit, ada fernando menunggu nanti"


erik memasang wig untuk dirinya dan alana, lalu mengangkat alana ke mobil, mbok onah dan mama ikut di mobil, jen yang mengemudi. empat mobil pengawal mengiringi mereka dengan kecepatan penuh


tiba dihalaman belakang rumah sakit, sudah menunggu team medis buat alana karena itu rumah sakit milik dirgantara. alana harus dioperasi caesar karena bayi perempuannya sungsang


♡♡♡♡♡♡♡


Seminggu kemudian


Alana sudah di mansion dirgantara bersama sikembar , semua di proses dari pintu belakang


"Kaya simpanan aja, semua pakai pintu belakang" omel mama


"Maaf ya sayang ini demi keselamatan kalian" kata papa pada alana


"Gapapa mah pah, asal anak anak selamat alana gapapa" jawab alana lembut


"Maafkan saya tak berguna sayang" ucap erik


"Ngga, mas papa dan suami terbaik. ini demi melindungi kami" jawab alana menyemangati suaminya


"Tuhan terima kasih anugrahmu, memberiku istri yang terbaik dan pengertian" ucap erik


"Sudah sudah, kamar kalian di lantai satu sayap kanan, bawa lana masuk dan istirahat" potong papa


"Kalian kemari beri salam pada nyonya muda kalian" perintah papa tegas dan dingin pada wanita berusia 40 an tersebut. mereka perawat bayi senior


"Nyonya muda, saya sarah"


"Nyonya muda saya mirna"


"Kami perawat baby twins, mohon petunjuk"

__ADS_1


"Halo sarah, mirna. saya alana. baby perempuan namanya yerina bisa dipanggil nana, laki laki namanya yesaya bisa dipanggil yaya. mohon kerjasamanya" ucap alana ramah. keduanya mengangguk



__ADS_2