Penyesalan Yerikho

Penyesalan Yerikho
Bab 2 - Belanja bersama


__ADS_3

Jam setengah tujuh malam pesanan erik sudah tiba, setelah muatan bangunan di turunkan di halaman belakang, dan muatan sembako di turunkan di kiosnya. pick up itu segera bergegas kembali.


erik membeli makan malamnya di warung alana, Erik segera memesan nasi sayur. ia memperhatikan alana, gadis 22 tahun, gadis bertubuh kecil itu mengenakan tudung, baju longgar terusan sampai mata kaki berlengan panjang, selalu menggunakan sepatu. hidungnya kecil mancung, bibirnya mungil, bulu matanya lentik. matanya sangat indah. tapi erik tau dia bukan muslim karena sempat mengintip di dalam rumahnya ada tanda salib . penduduk disana juga tau ia bukan muslim


Alana berjualan nasi sayur, nasi soto, nasi uduk, lontong sayur, mie/mihun/mitiaw/nasi/indomie goreng/kuah, misop, mie bakso. ada juga kue basah bakwan, risoles, dan beberapa kue lainnya . karena banyak pilihan, warungnya selalu ramai. ada dua orang gadis muslim berusia 14 tahun selalu membantunya tiap pagi dan sore memakai shift karena mereka masih sekolah


melihat tenaga kerja yang digunakan alana, erik segera bertanya pada mang udin, apakah ada anak remaja yang bisa membantunya bekerja . mang udin janji besok habis magrib akan membawakan kandidat yang direkomen karena jujur dan rajin


mang udin juga akan membawakan tukang yang bisa membangun pelebaran kios untukku


usai dari warung alana, erik kembali ke kiosnya, memasukkan stock barang ke laptop yang sudah dia buat programnya. erik memang jago IT. setelah membuat stock. erik mulai menyusun barangnya ke rak yang disediakan seperti supermarket. tapi ia menyekat bagian luar agar pembeli tak bisa masuk. mengingat dia bekerja sendirian tak ingin ada resiko kemalingan


setelah selesai menyusun barang di kios, ia segera mendesign spanduk untuk warungnya. ia akan mengambil design itu kalau belanja lagi ke kota senja


♡♡♡♡♡♡♡


Esok pagi


kios mas erik sudah dibuka, warungnya sangat ramai, meski belanja satuan tapi orangnya tak berhenti. bahkan warung alana juga belanja padanya


siangnya dua orang tukang datang menemui erik, erik meminta bangunan kiosnya di tambah ukuran 8x10 menempel dengan kios yang sekarang, bahan sudah tersedia. tinggal dibangun saja secara model sederhana ditambah pembuatan kandang ayam, sapi dan kambing dihalaman belakang


setelah kesepakatan harga, dua warga itu. mang irul dan mang said langsung bekerja hari itu juga. karena borongan mereka memilih lembur .


♡♡♡♡♡♡♡


dua minggu kemudian, kios dua pintu dan kandang dibelakang itu sudah selesai, erik memesan pintu besi untuk kedua kios barunya.


erik menggunakan jasa empat orang anak dengan gaji 25ribu perhari untuk bekerja. yanto dan yuda ditugaskan untuk mengurus ternaknya di halaman belakang rumahnya. dimas dan imam dia perbantukan di kiosnya.

__ADS_1


yanto dan dimas masuk jam lima pagi sampai jam dua belas siang. yuda dan imam masuk jam satu siang sampai jam tujuh malam karena mereka masih sekolah


Dihalaman belakang ia memelihara dua ekor anak sapi, enam ekor anak kambing, juga memelihara 500 ekor ayam eropah dan 100 ekor ayam kampung


*****


6 bulan kios erik tambah ramai, ia memasukkan sedikit kompor gas mini, dispenser di kios aqua dan gas nya.


perlahan usahanya tambah maju. ia mencari tuan tanah yang mensuplly beras. membuat kesepakatan borongan, setelah diadakan kesepakatan erik membuat beras dengan merknya sendiri lalu menyuplay ke toko sembako di kota senja dan kota kecil lainnya. ia sudah menambahkan mobil grandmax untuk transportasi pengiriman beras ke kota lain.


dalam sekejab usahanya semakin maju. ia menambah tenaga kerjanya empat anak remaja lagi . karena ternaknya juga semakin banyak


♡♡♡♡♡


Dua tahun kemudian


Erik berniat membeli tanah untuk dia jadikan gudang berasnya karena ia mulai menyuplai beras sampai ibu kota


tapi tak disangka esok hari jen mengimbawakan sebuah koper kecil padanya lalu kembali tanpa berkata apa apa


setelah erik membuka koper ternyata kunci dari gerbang lahan sebelah beserta surat tanah atas namanya . ia segera menyimpan surat tanah di brankas dan membuka gerbang lahan sebelah yang sudah di cor bagian atasnya . erik menghitung biaya dan bahan yang di perlukan. ia segera mencatatnya


"Mas erik kalau ke kota kabarin ya, lana mau nebeng karena mau belanja bahan bangunan" ucap gadis kecil itu pada erik saat ia makan siang


"Senin saya mau ke kota , mau beli bahan bangunan juga. bisa sekalian lana. tapi berangkatnya jam lima pagi" jawab erik "Boleh mas, nanti lana ikut ya hari senin" erik mengangguk


♡♡♡♡♡


Senin jam setengah lima pagi

__ADS_1


setelah mandi dan berdoa, erik mengambil catatan belanjaannya. menunggu anak buahnya tiba dan membuka kios. ia segera mengeluarkan grandmax dan mengirim pesan pada alana bahwa ia sudah bersiap didepan rumahnya


Alana keluar dengan kemeja simfit dengan lengan sampai siku, serta jeans panjang biru muda . ia sangat cantik dengan polesan make up tipis dan **** sekali.. dua kembar depan dan belakang sungguh menggoda iman. erik sampai membeku menatapnya


"Mas Erik. ayo kita jalan. lana sudah selesai" panggil alana berulang ulang. menyadarkan erik


"Ah.. ya.. ayo kita berangkat" kata erik gelagapan . ia segera mengemudikan mobilnya menuju kota senja


"Mau beli bahan bangunan buat bangun apa lana?" tanya erik


"Mau nambahin dua kios mas, buat disamping warung. untuk jualan sayur, ikan , udang. satunya mau lana pakai jualan baju" erik mengangguk


mereka berbincang ringan sepanjang jalan , tak terasa tiba di kota senja. "Mas laper banget, kita sarapan dulu ya lana" ajak erik


"Boleh mas" jawabnya. akhirnya mereka singgah ke rumah makan soto rajawali. soto paling terkenal di kota senja. usai makan erik membayar makanan mereka. lana segera mengeluarkan uang untuk membayar makanannya sendiri


"Ngga usah , mas masih ada"


"Besok besok lana ga berani ke kota dengan mas erik lagi" keluhnya


"Nanti saat pulang belikan mas kue saja. kita makan di jalan ya. jadi ga merasa hutang" gadis itu mengangguk


habis sarapan, keduanya ke toko grosir sembako, membeli barang untuk kios jualan erik. ke toko grosir electronik memesan jualan kios erik. kepangkalan migas dan aqua memesan orderan erik. sesungguhnya bisa dipesan menggunakan ponsel tapi lebih mudah datang langsung untuk tau jenis barang baru masuk. lanjutan ketoko bangunan memesan bahan bangunan keduanya.


"Hari sudah siang, kita makan dulu ya" ajak erik. lana hanya mengangguk . mereka segera menuju ke rumah makan minang yang sangat terkenal di kota senja. erik yang membayarnya. alana langsung manyun seketika.


ingin sekali erik menggigit bibir mungil yang manyun itu, tapi dia tak mau dianggap kurang ajar, jadi dia hanya tertawa


habis makan siang. erik menemani alana membeli bumbu dapur jualannya, memesan rak dan stelling untuk kios dapur, beberapa pakaian wanita yang umum digunakan. dan keperluan jualan lainnya

__ADS_1


terakhir mereka singgah ke toko mas, alana membeli gelang dan kalung. erik membeli kalung mas putih. usai dari toko mas. alana berjalan ke toko kue dan membeli beberapa kue sebagai camilan di jalan dan untuk dibawa pulang erik



__ADS_2