
"Mas Erik.. lana bawa pizza, cobalah dulu" ucap alana, sambil menyuapkan sepotong pizza ke mulut erik yang duduk di sofa. erik langsung memakannya "enak sekali, ga kalah dengan brand terkenal" pujinya sambil memeluk pinggang ramping itu
lahan belakang rumah alana dan rumah erik sudah di buat pintu penghubung di pagar pembatasnya. jadi setelah warung dan kios mereka tutup. keduanya bisa saling berkunjung melalui pintu belakang agar tidak jadi sorotan warga
"Gombal" cebik alana , erik tertawa gemas langsung menarik tengkuk alana dan mel -umat lembut bibir mungil itu, alana mengalungkan tangan ke leher erik. cukup lama adu mulut terjadi sampai erik melepasnya sesaat untuk mengambil nafas.
wajah alana nampak merona karena malu "kenapa hum? malu?" bisik erik, ia kembali mel -umat bibir mungil itu. alana membalasnya. tangan erik menyusup ke kaos yang di kenakan alana. mengusap perut rata itu. perlahan naik ke punggung, melepas kaitan di belakang. tangannya mengusap bukit besar itu. perlahan erik menyusu disana. alana menjambak rambut erik agar memperdalam kepala erik ke bukitnya
TOK TOK TOK
aksi mereka terhenti, alana segera mengenakan kacamata dari kain yang tadi dilepas oleh erik, wajahnya merona. "Terima kasih sayang, aku mencintaimu" bisik erik lalu bergegas bangkit keluar dan membuka pintu depan
"Titipan Tuan Besar, kata Tuan Besar sebelum memberi cucu, jangan ada minta apapun lagi ke rumah, Tuan Muda" ucap jen sambil menyerahkan sebuah tas pada erik. erik tertawa dan menerika tas itu
Jen bisa melihat bekas gigitan di leher erik yang masih merah, berarti baru terjadi, mulut erik juga masih bengkak
"Saya duluan, Tuan Muda"
"Terima kasih Kak Jen"
Setelah mengunci pintu, erik langsung masuk, ia melirik alana yang masih di sofa "Siapa mas?" tanya alana , erik naik ke atas tangga kecil "Naiklah" kata erik . ia segera menyimpan tas pemberian papanya ke brankas
alana naik ke atas, naik ke kamar mini milik erik. tak besar tapi sangat nyaman. erik menarik pinggangnya dan mendudukkannya di ranjang
"Jen, anak buah papa, mengantarkan kunci lahan disebelah lahanku. papa marah marah katanya"
"Kenapa marah?"
"Lain kali jangan cuma tau meminta tapi memberi juga. gapapa minta lahan terus, tapi beri cucu juga" kata erik, wajah alana merona . erik menjadi gemas
erik meraih tengkuknya dan mel -umat bibir mungil itu . alana membalas dan mengalungkan tangan ke leher erik. setelah melepas kaitan di punggung alana. erik membaringkannya di ranjang dan menyusu. ia memberi gigitan disana, sampai perut. tangannya menyingkap rok pendek itu dan mengecup sawah yang sudah basah dibawah sana . alana menggelinjang sambil menggigit bibir mungilnya agar tak keluar suara aneh
tak lama erik melepaskan celananya sampai pisang ukuran jumbo yang besar dan panjang yang sudah berdiri tegak itu terpampang di hadapan alana
__ADS_1
alana memanjakan benda itu dengan mulut mungilnya. erik menge -rang hebat, keduanya saling berusaha membahagiakan kekasih mereka.
akhirnya semburan mozarela erik mendarat di mulut mungil itu, alana segera menelannya sampai bersih
"Terima kasih sayang" bisik erik. alana tersenyum dan mengangguk . erik menutup tubuh polos itu dengan selimut lalu turun mematikan lampu dan kembali bergabung dengan alana di ranjang itu setelah menurunkan suhu Ac membuat alana makin kedinginan. erik menarik dan memeluknya.
erik mengelus ngelus dua bukit itu "jangan nakal, tadi sudah" kata alana yang mulai mengantuk. tapi erik tak berniat melepaskannya. kepala erik masuk keselimut dan kembali menyusu dengan lahap.
"Mas.. mas.." racau alana saat erik mengecup sawah nya yang kembali basah
"Sayang papa mama minta cucu , kita berikan ya, aku mencintaimu please. kita akan menikah" rengek erik. akhirnya alana mengangguk
erik memposisikan miliknya tepat di mahkota alana. setahun ini mereka memang selalu bermesraan tapi tak pernah sampai menyatu karena mereka sadar belum menikah. mereka saling mengingatkan. awalnya dua dua sama sama polos tak paham. melalui video mereka sama sama belajar memanjakan satu sama lain. tapi malam ini mereka lupa diri dan berniat mengabulkan keinginan sang papa
Susah payah , berulang kali terpeleset gagal, akhirnya erik berhasil membobol gawang alana. air mata alana menetes "Maafkan aku sayang , maaf, ini sakitnya hanya sesaat, setelah ini tidak lagi. aku mencintaimu" erik memberi pemanasan lagi
"Bergeraklah" pinta alana. erik pun memacu permainan, yang tadinya serasa sakit berganti nikmat bagi keduanya "Enak sekali, ternyata begini rasanya. sempit sekali. pantas orang menyukai kegiatan ini" batin erik
satu jam lebih erik berhasil meledakkan adiknya dan adik alana secara bersamaan, diakhiri teriakan nama masing masing dan erik ambruk diatas tubuh alana "Terima Kasih sudah memberikan hartamu padaku, kita akan segera menikah sayang. aku mencintaimu, kau milikku, selamanya milikku"
♡♡♡♡♡♡
empat hari kemudian
minggu pagi
gereja kota senja
jam 08:00
pemberkatan pernikahan erik dan alana
beberapa warga yang beragama kristen ikut menyaksikan pemberkatan tersebut
__ADS_1
setelah pemberkatan, erik menyewakan mobil untuk mengantarkan saksi pulang ke desa angin. mereka bermalam di hotel kota senja untuk mengurus surat nikah di badan kependudukan
keesokan harinya setelah selesai mengurus surat nikah, mereka kembali ke desa angin , dan mengadakan syukuran yang di hadiri kepala desa serta beberapa warga setempat
♡♡♡♡♡♡♡
Enam bulan kemudian
Rumah dua lantai berukuran 8x 20 sudah terbangun indah di lahan belakang kios erik. rumah itu sangat indah dan nyaman. erik mengadakan syukuran mengundang kepala desa dan beberapa penduduk setempat
jam tiga sore acara selesai , alana sempoyongan dan terhuyung . beberapa ibu ibu berhasil menangkap tubuhnya dan berteriak. erik segera berlari menggendong alana. membaringkannya di ranjang besar, melepaskan pakaiannya bersisa tank top saja agar lebih lega. erik mengusapkan minyak kayu putih, alkohol ke leher dan ketiak alana, akhirnya alana segera sadar
menurut maid alana mengandung, mereka memberikan test pack yang diminta dari kios erik. setelah di uji, Puji Tuhan dua garis merah. erik merasa amat sangat bahagia
erik segera mengirim poto testpack kepada papa mamanya. dengan caption
hutang erik lunas pah mah, selamat akan menjadi opa oma
*****
"Pah anak bodoh itu sudah menghamili menantu kita pah" pekik sang mama girang
"Lalu?" tanya sang papa datar
"Lalu ayo.. belikan mobil buat mereka, masa cucu mama mau di guncang guncang di mobil waktu periksa ke kota senja" mama mencebik
"Bener juga, mobil apa ya?" tanya sang papa berubah linglung, sebenernya dia paling senang tapi dia jaim
"Alphard saja pah, mobil keluarga, jalanan disana juga tak mendukung sedan" saran sang mama. sang papa mengangguk
"Ayo pesen pah, lalu kita kesana sekarang, mama siapin baju dulu" sang mama langsung naik ke kamar sang papa langsung telepon ke show room miliknya sendiri
satu jam kemudian mereka sudah di perjalanan menuju desa angin. perjalanan 14 jam itu ditempuh dengan jalur darat karena mereka membawa alphard untuk erik. kalau jalur udara ke kota senja hanya satu jam lalu ke desa angin dua jam
__ADS_1
♡♡♡♡♡♡