Penyesalan Yerikho

Penyesalan Yerikho
Bab 5 - bertemu kembali


__ADS_3

esoknya


jam tujuh pagi


"Tuan Muda.." sapa jen pada erik yang masih berada di rumah, sejak pagi ia mengurus istrinya yang muntah muntah.


"Ada apa Kak Jen? utang saya sudah lunas pada papa mama" ucap erik datar


"Tuan Besar dan Nyonya besar menunggu anda dan nyonya muda di dokter kandungan di kota senja sekarang" lapor jen


"Ini adalah obat mual untuk nyonya muda, harap minum sekarang lalu ini adalah bekal makanan buat nyonya muda selama di jalan. demikianlah pesan nyonya besar" lapor jen menyerahkan bungkusan dari majikannya


Erik mengambil obat dari tangan jen, meminumkan pada istrinya yang sangat membuatnya khawatir. erik segera mandi, menyiapkan dua pasang pakaian ke koper lalu mengambil dua black card dan uang 60 juta dari brankas dan menyimpan dalam tas kerjanya


"Sayang.. papa mama menunggu kita di dokter kandungan kota senja. kita berangkat ya. bersiaplah" bisik erik pada istrinya yang mulai tenang . alana mengangguk lalu kekamar mandi membersihkan diri. ia keluar lagi dengan pakaian biasa. erik menatapnya datar


pakai pakaian dinasmu, aku tak sudi ada warga melihatmu naik ke mobil dengan cantik . alana menatapnya datar lalu mengambil pakaian kerjanya dan tudungnya


jam sepuluh mereka berangkat ke kota senja , jen dan supir duduk didepan, erik menemani alana di kursi tengah


"ini makanan dari mama, makanlah dulu" ucap erik membukakan food box , ternyata rujak , ada mangga muda dan lainnya . alana langsung menghabiskannya dengan semangat.


"minum dulu" erik menyerahkan jus strawbery dari botol bekal mamanya. alana menghabiskannya dengan semangat


setelah menghabiskan bekal dari mama erik, alana tidur dengan pulasnya . tak terasa mereka sudah tiba di kota senja. jen membawa mereka ke sebuah restoran


"Turunlah dulu Tuan Muda, beri makan nyonya muda dulu, aku akan menjemput Tuan Besar" ucap jen


"Istriku tidur, bagaimana bisa turun. langsung jemput papa mama saja" perintah erik, jen pun meminta supir ke hotel majikannya dulu


papa mama erik segera memeluk erik dengan erat. melepas kerinduan mereka selama 3,5 tahun ini. tak lama mereka sadar alana tak ada


"Mana alana?" tanya sang mama "Tidur mah, semalaman muntah sampai pagi, setelah minum obat mual mama baru berhenti muntah, dan perutnya terisi makanan dari mama"

__ADS_1


"Astaga kasihan menantu mama, ayo kita langsung ke dokter kandungan, usg dulu sayang" ajak sang mama.


jen mengemudi, papa duduk didepan, mama dan alana di tengah. erik di belakang . supir diijinkan istirahat karena sudah mengemudi sejak kemarin gantian dengan jen


♡♡♡♡♡


Tiba di dokter kandungan


erik segera mendaftarkan nama alana


Ternyata sang mama sudah mendaftar duluan. jadi langsung giliran alana.


erik kembali ke mobil menggendong alana, alana terbangun karena gendongan erik.


"Kita sudah tiba sayang, periksa dede bayi dulu ya sayang" bisik erik, alana mengangguk "turunin mas, malu" bisiknya . erik tertawa


ia meletakkan alana di brankar milik dokter. dokter bingung melihat penampilan alana. alana merona, ia menarik tirai dan melepaskan pakaian dinasnya, lalu naik ke brankar.


setelah proses tanya jawab dan prosedur pemriksaan, perawat mengoleskan gel ke perut alana. dokter menutup tirai dan meminta keluarga menatap monitor dari luar tirai


"jaga makanan, vitamin, susu, obat penguat kandungan harus rutin diminum. makan makanan bergizi. jangan kelelahan, jangan sampai stress apalagi tertekan. jaga suasana hati istri anda"


tiga orang itu menatap monitor tanpa berkedip, mereka takjub sekali, aneka perasaan bersatu dihati mereka. sang mama meneteskan airmata haru dalam pelukan sang papa


"cucu kita kembar pah" ucap sang mama, sang papa mengangguk


"selamat ya Tuan Muda, Tuan Besar, Nyonya Besar, Nyonya Muda"


"Ini resepnya, ini poto usg bayi anda, ini kertas yang harus anda baca dan perhatikan untuk bumil" dokter menyerahkan beberapa benda pada erik


sang papa merebut resep dan berdiri membuka pintu ruangan "jen selesaikan pembayaran dan tebus resepnya" sang papa langsung kembali membaca kertas satunya dari dokter dengan teliti lalu menyerahkan pada erik


"mama mau selfie buat pamer pada temen arisan mama?" goda papa sambil menujukkan poto usg , erik terbahak bahak

__ADS_1


ia segera masuk ke tirai, menggendong alana turun dari brankar . alana menemui mertuanya.


"Shalom.. loh.." sapa alana "Om .. tante disini" tanyanya bingung


"Ini papa mamaku sayang" ucap erik membuat alana bingung "ini sahabat papi mami yang lana bilang bantu lana mas"


mereka segera berpelukan melepas kangen "Panggil papa mama, kamu menantu kami sekarang nak, kamu ga sendirian lagi"


"Ayo makan dulu, kasian cucu mama lapar, sudah jam satu loh" ajak mama erik. mereka pamitan pada dokter dan mengucapkan terima kasih


♡♡♡♡♡♡


Restoran asia yumy


ruangan vip


"Mau makan apa sayang?" tanya erik "Mama mau makan apa sama papa?" tanya erik juga


"ikut alana saja, kami bantu makan" jawab papa di angguki mama


setelah alana memesan, erik menambahkan beberapa menu. mereka berbincang bincang sesaat


"Papa nakal, semua rencana papa kan, yeri menikah dengan alana" tanya erik datar. sang papa hanya terbahak bahak


"Masih tak berterima kasih dapat istri baik dari papa?" tegur sang mama, erik mengusap tengkuknya


"sayang apakah erik baik padamu? kalau tak baik katakan saja, mama akan menghapusnya dari kk beneran kali ini" tanya mama pada alana


"Sangat baik ma, mas erik sangat baik pada lana" sang mama mengangguk senang


"pah .. mah.. ini adalah uang yang di bekali papa mama dulu dan dua kartu, erik tak pernah memakainya, papa mama simpan ya" erik menyerahkan sebuah tas kerja pada papanya


"Berikan untuk cucu papa saja kelak, kalo kurang papa tambahin yang banyak, lagipula setelah melahirkan kalian akan menbutuhkannya" jawab papa, erik menyimpan kembali tas itu karena tak guna berdebat dengan sang papa

__ADS_1



__ADS_2