
pagi hari.
anak anak sibuk dengan Lettop nya.. ya karna mereka mereka bersekolah dari rumah. sedangkan Maiza sibuk juga dengan Lettop nya ya.. semenjak Maiza menjadi seorang istri ia memiliki mengendalikan perusahaan dari rumah aja tu. Rahman pigi berkerja di pesantren akan pulang pas jam makan siang lalu pigi lagi dan pulang sore.
di lain sisi di Jakarta.
"sayang sebentar lagi ikut bg yok" kata raihan sambil memeluk Sarah dari belakang.
" kemana" kata Sarah.
" ada kumpulan para petinggi kepolisian" Raihan.
" kenapa Sarah harus ikut" kata Sarah.
" kau ini istri ku ya harus ikut lah" kata Raihan mencium pipi Sarah.
" harus kali " kata Sarah membalas ciuman Raihan.
" yaiyalah" kata Raihan.
akhirnya mereka bersiap siap untuk pergi.
sampai di tempat kantor polisi.
ini Sarah.
Raihan berkumpul pada polisi polisi lainnya sedang Maiza berkumpul pada istri istri polisi di sana.
"ciieee bujang dah nikah ah" kata Rudi. Rudi ini sahabat Raihan.
" aku kasian pada istri bujang "kata juki.
" loh kok kasian sih dan lagi jangan panggil aku bujang lagi" kata Raihan tak terima.
" yaiyalah kau itu sering keluar kota bahkan negara kasian istri mu" kata Juki.
" ya kubawa lah " Raihan
" iyalahtu" kata Juki.
" lagian ini aku mau keluar dari anggota ke polisi" kata Raihan dengan santai
" KENAPA" kata Rudi kaget.
" sayang loh udah sampai sini kau berjuang kok berhenti sih" kata Juki.
" aku akan mengurus perusahaan keluarga ku " Raihan.
" yah..." jawab mereka
" tapi perusahaan WKZ udah ada 3 pemimpin hebat kau ngapain lagi " Rudi.
" adek ku ikut suaminya jadi dia bekerja dari rumah dan juga dia gak bisa selalu sering keluar kota kan" Raihan.
akhirnya mereka bercerita dan Raihan mengundurkan diri dari anggota kepolisian. sayang sih tapi ini jalan terbaik yg ada di dalam pikiran nya.
__ADS_1
seminggu telah berlalu. maiza Raihan dan anak anak ada di bandara untuk menjemput Safwan zafwan dan anak istri nya.
mereka membawa 4 mobil.
ini mobil yg Rahman bawa. ketika nanti keluarga safwan datang ia akan mengendarainya.
ini mobil yg Maiza bawa. nanti ketika zafwan sudah sampai ini akan di kemudikan oleh zafwan.
ini mobil yg Raihan bawa. nanti akan di pakai oleh Maiza dan Raihan bersama anak anak nya.
ini mobil yg di bawa oleh Sarah. yg akan di pakai olehnya dan Raihan nanti. ini sedikit berlebihan bagi Sarah walau pun ia sudah mendapatkan SIM mengemudi nya dia masih grogi.
tak lama kemudian Safwan dan zafwan datang. lalu mereka langsung pulang ke rumah.
di rumah di Jakarta. ruang tamu.
"jam berapa kita pigi " Safwan yg sedang meminum teh hijaunya
" 1 jam lagi kita pigi" Maiza.
"jam berapa sekarang" zafwan.
" percuma punya jam tangan bagus tapi gak tau jam" Raihan.
" namanya lupa loh" zafwan.
" alasan" serentak mereka.
" sekarang jam 1.00 siang berangkat jam 2.00 perjalanan 9 jam setelah sampai kita harus menembus perjalanan lagi selama 4 jam berarti sekitar jam 12.00 malam terus kita harus berjalan lagi selama 10 menit jadi sekitar 12.10 malam lah kita sampai" dewa.
" ok"
" kalian dah belanja " Raihan.
" belum" para istri
" pigi lah belanja sana apa lagi kalok kalian belanja dari sana gak ada yg buka toko tengah malam" Raihan.
" di rumah masik banyak kok persedian makanan" Lana yg sedang memijit kaki raja.
"ok" Raihan.
" bagai mana dengan kondisi raja" Safwan.
" udah baik baik aja kok cuman itulah sering pingsan " kaisar.
" bahaya tu" zafwan.
" ia bahaya kali pun om Sampek di kira dah mati" putra.
__ADS_1
" kok bisa " Safwan.
" jadi gini ceritanya"
cerita nya.
waktu itu hari Jum'at raja mencoba sholat Dangan berdiri. pas rakaat terakhir semua jamaah telah salam sedang kan raja tetap sujut. sampai selesai membaca doa.
"raja raja cepat selesai sholat mu" dewa
tapi raja tak bergerak.
" astaghfirullah kk jangan jangan kk raja" kata kaisar.
" KAISAR AMBIL AIR" teriak dewa membuat semua yg ada di sana kaget.
" ada apa nak" Rahman.
" kk gak sadar Abi" nangis putra.
semua jamah melihat apa yg terjadi.
" astaghfirullah" Rahman mengecek nadi raja ternyata masih ada.
" Alhamdulillah masih ada raja hanya pingsan nak" Rahman yg lega
" Alhamdulillah " serentak para jamaah di sana.
" kk obat kk obat" raja yg tersadar karna asmanya yg kambuh.
dewa langsung memberi obat raja.
" lain kali kalok gak sanggup berdiri jangan coba coba berdiri bikin kaget tau" dewa yg mencoba tenang.
" ciie kk khawatir" kaisar.
" sudah lah nak raja pulang aja ke rumah ngak usah ikut sholawat dan marhaban ya nanti terjadi lagi" pak ustadz.
" gak papa pak ustadz Yusuf raja bisa kok lagian kan cuman suara yg keluar bukan tenanga " raja.
---------
" gitu ceritanya om" putra.
" tapi sekarang kayak mana kondisi masih pakai kursi roda " zafwan.
" udah gak lagi om pakai kursi roda " raja.
" iya udah gak pakai kursi roda tapi minum obat selalu telat" dewa yg menyodori obat raja.
" hehehe" raja.
" apa hehehe cepat minum" dewa.
¥¥¥¥¥¥¥
nantikan episode selanjutnya ya
__ADS_1
jangan lupa like 👍 komen ✍️🤳
Favorit ❤️ dan vote nya ya