Perawan Anak Lima

Perawan Anak Lima
nikah dadakan.


__ADS_3

1 jam kemudian.


selesai melalukan ritual mereka langsung sholat isya dan turun ke ruang makan.


di ruang makan.


" lama kali pun kk turun sempat putra kelaparan nengok ini makanan" putra.


" iya namanya juga mandi habistu sholat" alasan dewa.


" tapi itu lama kali kk" Andre yg juga sudah tak sabar.


" maaf lah Andre kk dewa habis makan manusia" kata raja.


" lah kk dewa makan manusia " andre


" udah udah makan lah apa lagi" Safwan


akhirnya mereka makan.


Husna baru makan 3 suapan dan merasa sudah kenyang.


" mas martabak nya mana" Husna.


" nah ini martabak nya" dewa.


sama seperti tadi Husna hanya memakan nya 3 suapan. lalu meminum es kelapa muda yg sangat ia nantikan.


" dek kok ngak makan dari tadi minimum es kelapa aja " kata dewa yg sudah menghabiskan makanannya.


" udah kenyang mas" Husna.


" lah baru juga beberapa suap nanti sakit dek " dewa menyuappi Husna.


" dah kenyang mas gak mau" Husna menangis.


semua yg di sana sudah maklumlah karna Husna sedang hamil sedang kan dewa sudah panik.


" ok ok jangan nangis lagi ya nanti makan lagi ini di simpan aja " kata dewa membawa makanan tersebut ke dalam kulkas.


" Husna mau mas yg habisin itu" Husna.


" tapi mas dah kenyang " dewa


Husna menangis lagi.


" dewa turutin aja lah kasian cucu mommy dia pingin liat ayah nya makan apa salah nya" kata Maiza.


" iya itu turutin dewa " Anna


" kau manu Husna nangis terus" zufla


" nanti anak kau ileran baru tau rasa" Sarah.


akhirnya dewa menghabiskan kan semua nya walau pun terpaksa tapi ia mencoba menghabiskan nya biar Husna tak nangis lagi.


di ruang keluarga.


husna sangat suka es kelapa tersebut. sedang kan putra dan anak anak sedang main gemes.


" kalian jadi berangkat pulang lusa " Maiza


" jadi mom" raja.


" sepi lah ini rumah" Maiza.


" my dear mommy. kita cuman pisah 2 bulan aja" kata raja.


" habis itu Abi dan mommy serta yg lain harus pigi ke Amerika untuk acara wisuda kami" serentak mereka.


" iya iya"

__ADS_1


keesokan harinya.


putra persi sangat pagi bahkan sebelum adek adek nya terbangun.


" aneh aneh aja lah si Arif minta jemput pulak itu mana aku gak tau alamat nya untung dia kirim GPS" putra ngerepet karna temannya arif.


" iiiss mana lah itu orang gak nampak batang idung nya lah" putra.


tiba tiba dewa menelpon vc putra.


" MEMANG LAH KAU PIGI KELUAR GAK BILANG BILANG SIBUK KAMI CARIIN KAU TAU GAK" dewa sangat marah karna kebiasaan putra yg pergi tak pernah bilang.


" hehehehe jangan marah marah lah kk. putra lagi jemput sahabat putra " putra.


" lain kali itu sayang kalok nak keluar itu bilang bilang lah mommy khawatir tau gak" Maiza.


" maaf mom hehehe nanti sebelum pergi ke kantor putra pasti udah sampai. ini sahabat putra kasian dia gak tau arah ke kantor mom hehe" putra.


" janji ya sebelum ke kantor putra akan pulang janji sama mommy" Maiza.


" janji mommy tenang aja lah " putra.


" awas kau gak pulang " kaisar.


" iya kk ku bawel banget is cerewet " putra.


" udah dulu ya semua bentar lagi putra sampai" putra.


" yaudah lah assalamualaikum sayang" Maiza.


" wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatu semuanya" putra.


lalu putra mematikan telfon nya. karna sudah sampai di depan rumah Arif.


" ada apa tuh ramai kali" putra penasaran.


" assalamualaikum putra" Arif


" waalaikum salam rif. wah dah kurus kau Rif" putra


di tempat keramaian tersebut.


" Mak ayah Lisa dan dah bilang Lisa gak mau nikah sama juragan robal " Lisa.


" kita punya hutang sama mereka jadi kita lunasin dengan cara kau jadi istri ke 7 juragan " mamak Lisa.


" Lisa turutin apa yg di bilang oleh mamak mu " ayah Lisa.


" buk jangan paksa anak nyalah biar dia aja yg milih jodohnya" para warga.


" gak bisa Kelen ini sok ikut campur aja di keluarga kami" mamak Lisa.


" Mak aku akan tunjuk kan jodoh ku akan datang sebentar lagi dan kami akan menikah " Lisa.


" gak bisa kau harus jadi istri juragan robal" Lisa.


di tempat putra dan Arif.


" put kita ke rumah yg ramai itu dulu ya aku mau bawa buku kuliah ku soalnya tinggal di sana." Arif.


" kau aja lah Rif aku nungguin di mobil aja" putra.



mobil yg di bawa putra.


" ayok lah sekalian kita ambil roti aku belum makan ini" Arif.


" yok kita kesana" putra kalok soal makanan no 1.


mereka berjalan ke rumah tersebut. lalu mereka masuk.

__ADS_1


" assalamualaikum" kata putra.


" nah Mak ini pacar ku ganteng kan" Lisa langsung memeluk putra.


" astaghfirullah " putra melepaskan pelukan nya dan menutupi matanya karna baju Lisa tanpa lengan membuat dada Lisa terlihat.


" Lisa kau gak boleh gitu sama sahabat ku " Arif mencoba menjauh kan Lisa dari putra.


" apaan mau ini kau ngelarang aku ke temu ke kasih ku" Lisa.


" gak mungkin di kekasih mu " Arif.


" siapa dia Arif" mamak Lisa.


" perkenal kan wak ini sahabat Arif namanya putra dia seorang hafidz dan di kuliah di universitas Amerika" Arif.


" gak mungkin bajunya aja cuman kaos sama jeket doang " ayah Lisa.


" ayah dia ini calon suami Lisa kami udah janji akan menikah bahkan dia udah ambil keperawanan Lisa" kata Lisa.


" astaghfirullah jaga ucapan mbak saya gak kenal mbak dan tolong ambik kain atau pakai pakaian lebih sopan boleh " putra.


PPPLLAAK.


ayah Lisa menampar dewa dengan sangat kuat sampai bibir putra berdarah.


" berani sekali kau nodai anak ku " amarah ayah Lisa dan menampar kembali putra.


" paman udah udah jangan kayak gini" Arif dan beberapa warga memisahkan mereka.


" putra kau gak papa" Arif


" aku gak papa kok" putra mengelap darah yg keluar dari sisi kanan dan kiri bibir nya.


" sekarang jelas kan apa yg terjadi" pak RT yg kebetulan lewat.


" pak dia telah melecehkan anak saya pak " mamak Lisa.


" apa betul itu Lisa" pak RT.


" betul pak tapi kami udah berjanji akan menikah iya gak sayang" Lisa.


" sayang sayang palakau peyang dan tolong ya mbak baju nya tolong lebih sopan " putra.


" siapa namamu nak " pak RT.


" nama saya putra pak " putra.


" bisa hubungin orang tua nya supaya kemari biar kita bisa nikah kan kalian" pak RT.


" Is marrying sane, right? I can't possibly marry him" putra kaget.


" bisa pakai bahasa Indonesia aja gak" pak RT.


" lah pak gak mungkin saya nikah sama dia pak kenal aja gak" kata putra sambil membuka topi ya iya pakai dan nampak lah ketampanan putra.


" ganteng banget" Lisa.


" pak kalok anak saya nikah sama dia lalu u


hutang kami kayak mana " mamak Lisa.


" mamak ini terus pikir hutang hutang dan hutang Lisa ini manusia bukan barang yg bisa di tukar Mak " Lisa.


" memang nya berapa sih hutang nya" putra yg masih kesakitan.


" 50 JT orang kayak kamu mana mampu kamu kan orang miskin" mamak Lisa.


" sudah sudah kok ribut jadinya sekarang kita mau nikahkan anak ini dengan Lisa" pak RT.


¥¥¥¥¥¥

__ADS_1


NANTIKAN KELANJUTAN CERITANYA YA


JANGAN LUPA LIKE 👍 KOMEN ✍️📱 FAVORIT ❤️ DAN VOTE NYA YA


__ADS_2