
"AAAAAA BAJIN*AN" Husna
nama " Nurul Musthofa husna
umur : 12 tahun
status : yatim piatu.
-----
" suara perempuan menjerit itu pak" hansip.
" lah iya lah pulak mari ke rumah itu suara nya dari sana" pak RT.
Husna terkejut melihat dirinya tak memakai hijabnya san di peluk lelaki tak berbaju. tubuh mereka hanya di selimuti kain putih saja.
" siapa sih teriak teriak" dewa.
" siapa kau" Husna menutupi seluruh badannya serta mukanya.
tak lama warga datang dan terkejut melihat mereka seorang laki laki tak mengenakan sehelai benangpun dan di sana ada perempuan yg menangis menutupi tubuh nya dan ada cairan putih yg sudah kering. dan lengket.
" astaghfirullah kalian berjina" pak RT.
" haaa ber zina sama siapa" dewa terkejut.
dewa di seret ke luar rumah tua itu dan di pukuli ada beberapa ibuk ibuk membantu menenangkan Husna yg menangis. tak lama Maiza serta datang ke tempat tersebut dan melihat ada Ade gan perkelahian.
Raihan melepaskan tembakan ke udara menghentikan perilaku mereka.
" ada apa ini" Raihan.
" gini pak dia berzina dengan anak gadis kami" pak RT.
" astaghfirullah kk dewa" raja berlari dan membuka bajunya menutupi tubuh dewa.
" bisa bisanya kalian memukuli anak ku" Maiza yg sangat marah.
" sabar dek sabar" Rahman.
" gini saya adalah ketua kepolisian di Jakarta bisa jelaskan apa yg terjadi dengan damai kalok ada yg melawan maka jangan salah kan saya melalukan kekerasan" Raihan.
pak RT menjelaskan apa yg terjadi. dan mereka di bawa ke rumah RT tersebut memperselesaikan masalah ini.
" betul dewa kau berzina" Maiza yg menangis.
" gak mungkin mom. waktu itu dewa mau toilet dan tiba tiba ada2 orang mukul dewa dari belakang mom percaya sama dewa" dewa membela diri.
" boleh lihat selimut nya" Raihan
" ini" pak hansip.
di selimut tersebut ada noda darah dan bau ******. Safwan zafwan Raihan dan Rahman mengerti apa yg terjadi.
" pak permisi numpang ke kamar mandi" Safwan
" OOO silah kan hansip antar bapak ini" pak lurah.
" dewa ikut om" Safwan.
mereka pergi ke kamar mandi. di dalam kamar mandi.
" buka celana mu" Safwan.
" tapi" dewa.
" gak ada tapi tapian" Safwan.
dewa membuka celana dan nampak lah ******** nya di sana terdapat noda darah kering dan badan dewa bau keringat.
" dewa om tanya sekali lagi kau betul gak berjina" Safwan.
" betul om selama ini om tau kan dewa selalu anti selama perempuan bukan muhrim dewa" dewa.
selesai mereka langsung ke ruangan tamu dan menyelesaikan masalah ini.
" jadi masalah ini mau di apakan" Rahman.
" nikah kan saja mereka dari pada karna peraturan di desa ini setiap yg berzina dengan status belum menikah harus di nikah kan"
" ok gak masalah. dewa kau harus menikah dengan anak gadis itu. tapi ada beberapa pertanyaan untuk anak gadis itu" Maiza
" kami setuju" Anna Zulfa dan Sarah.
__ADS_1
" nak sini " panggil pak RT.
Husna duduk di depan mereka sambil menangis.
" siapa nama mu nak" kata Maiza dengan lembut.
" nama saya Nurul Musthofa husna ibuk" Husna.
" umur nya berapa" Anna.
" kemarin umur saya baru 12 th" Husna.
" udah pernah mentruasi dan sejak kapan " zufla.
" saya sudah pernah mentruasi pada umur 11 th" Husna.
" dimana orang tua mu" Maiza.
" orang tua saya telah tiada ketika saya berumur 2 hari karna kecelakaan" Husna.
" apa bisa di mulai akat nikah nya" Maiza.
" mom" dewa.
" apa mom mom ini yg terbaik bagi kita semua " Maiza yg menangis.
" ok baik dewa akan menikah sama dia asal mommy tidak menangis lagi" dewa.
" ok mommy berhenti menangis" Maiza.
" pak pernikahan ini hanya di atas kertas dan sah dalam agama karna mereka sama sama belum cukup umur" Raihan
" raja ambil tas kk di bagasi tolong" dewa
" ok" kata raja lalu pergi ke mobil.
" untuk apa nak" Maiza
" takkan dewa nikah gak ada mahar nya" dewa.
akhirnya ijab-kabul akan di lakukan.
" nak dewa saya nikah kau kepada Nurul Musthofa husna binti almarhum bapak Mustofa Al Bukhari yg wali nikah nya di serahkan kepada saya dengan mahar uang 100 JT dan surah Ar Rahman di bayar tunai" pak penghulu.
" bagaimana para saksi sah" pak penghulu.
" sah" jawab mereka.
lalu mereka membaca doa. Husna mencium tangan dewa dan dewa meletakkan tangan nya di kepala Husna lalu sembari membaca doa. lalu dewa mencium kening Husna.
dewa membaca surah Ar Rohman di depan warga di situ. warga di situ terkejut mendengar suara indah dewa dan juga Husna sangat kagum mendengar nya
selesai permasalahan keluarga Maiza berpamitan untuk pulang dan maminta maaf kepada seluruh warga di sana.
" sekarang aku sudah menjadi seorang istri " Husna dalam hatinya.
mereka langsung pulang ke rumah mereka di jakarta. singkat cerita. mereka sampai di rumah jam 4 subuh. para anak bayi mereka di tinggal di rumah bersama bunda dan ayah Sarah bersama beberapa pelayan.
di ruang tamu.
" dewa bawa istri ku ke kamar mu " Safwan.
" dan raja pindah kekamar mu" zafwa
" anak anak tidur lah selama 30 menit nanti mommy akan banguni kalian" Maiza.
" baik" mereka masuk ke kamar mereka masing masing.
di kamar dewa.
" Husna bajumu mana" Dewa mencoba bertanya.
" bajuku hanya ada 2 pasang " Husna.
" ya sudah pakai aja bajuku " dewan pergi ke ruang pakaian dan mengambil baju mereka.
" tapi.." Husna
" gak ada tapi tapian" dewa menyerahkan bajunya.
" Husna kau mandi di Luan " dewa.
" ya udah" Husna langsung ke kamar mandi.
di dalam kamar mandi.
__ADS_1
Husna telah membuka bajunya ia bingung bagaimana cara memakai shower ini. ia memencet tombol warna merah ternyata itu air panah.
" panas panas tolong" Husna menangis.
dewa mendengar Husna teriak dalam kamar mandi langsung ke kamar mandi tapi pintunya di kunci. dewa memecah kan dinding kaca itu dengan sekali pukulan
" kau gak papa" dewa panik.
" AAAAAA" Husna teriak karna dewa masuk dan ia tak memakai baju. ia menutupi tubuh nya.
" lain kali itu kalok gak tau tanya" dewa mematikan air nya. tapi dia menihat tubuh indah husna yg memerah karna air panas yg terkena dirinya. dewa mengendong hunsa ke tempat tidur.
Husna langsung masuk ke dalam selimut dan menutupi tubuhnya. sedang kan dewa mengambil obat luka bakar.
" buka itu selimut" dewa.
" gak mau" Husna.
" kalok gak buka luka mu itu akan jadi parah sini aku bantu" dewa. melihat husna yg ketakutan.
" gak usah takut aku gak akan minta hak ku kok " dewa .
akhirnya dewa mengoleskan obat di punggungnya Husna.
" ya Allah semoga hamba bisa tahan nafsu hamba ini" dewa yg sudah tergoda karna tubuh Husna.
" selesai" dewa.
" terima kasih mas" Husna memanggil dewa dengan sebutan mas.
" sama sama"
pagi hari jam 5.30.
dewa menyetorkan hapalan nya sama safwan. sedang Husna mencoba menghapal Al-Qur'an untuk pertama kalinya. ia berbaur pada adek adek dewa.
selesai dewa menghapal ia langsung ke dapur untuk memasak sarapan. Husna di tinggal di ruangan musholla.
" dasar dewa masak istri nya di tinggal " Raihan.
" maaf ya nak dewa emang gitu" Rahman mencoba membuat Husna mengerti.
" gak papa pak" Husna.
" kok bapak sih panggil aja Abi " Rahman.
" dan panggil saya mommy" Maiza
" terimakasih" Husna menangis.
" loh kok nangis" Anna
" ini pertama kali nya di hidup saya mempunyai keluarga" Husna.
" aaahh jangan nangis kalok nangis jelek loh" Sarah memeluk Husna.
di dapur.
Safwan turun ke dapur.
" dewa " Safwan
" iya om" dewa.
" pakai ini ketika mau ingin melakukan nya sama Husna kalok takut bocor minta pil nya sama Tante Anna" Safwan menyerahkan 1 kotak kon**m.
" kayak ya gak usah lah om dewa gak akan melakukan nya sama Husna" dewa.
" kenapa" zafwan mendengar terkejut.
" karna itu gak mungkin dengan keadaan Husna seperti itu dewa gak mau nyusahin dia " dewa.
" itu hak mu dewa dan kau juga harus memberi kan dia hak batinya" Rahman.
" Abi kalok dewa mintak pun dia pasti takut" dewa.
" itu hak saya melayani mas dewa"
¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya
jangan lupa like 👍 komen ✍️🤳
favorit ❤️ dan vote nya ya
__ADS_1