
pagi hari.
{tumben tumbenan dewa berenang pagi pagi. gak tau kenak angin apa. kenak angin puyuh ku rasa} autor lagi kenak dampak penyakit dompet kosong.
kembali ke cerita.
jam 8.00
dewa baru keluar dari kolam renang. dewa hanya memakai celana panjang dan handuk tanpa menggunakan baju.
karna kini dewa telah mempunyai adek bayi jadi ia membantu Anna, zufla, Sarah dan Maiza. ia datang ke kamar bayi disama ada 8 bayi yg berumur 1 hari.
" assalamualaikum adek adek selamat pagi" kata dewa dengan lembut.
" iisss gak ada yg bangun dari kalian ya" dewa.
tiba tiba anak pertama Maiza terbangun dan menangis. dewa menggendong nya lalu menyanyikan sholawat tak lama semua anak bayi terbangun tapi tetap diam mendengarkan sholat yg di nyanyikan dewa.
dewa tak memperhatikan di depan pintu ada Anna Zulfa Sarah dan Maiza.
" anak ku itu" Maiza.
" bisa tenang ya mereka dekat dewa." Anna.
" iya bisa tenang kali pun " zufla.
" dewa ini orang nya perhatian cuman karna sikap dingin nya menjadikan dia kayak gini" Sarah.
mereka terus memperhatikan dewa. di sana dewa sedang memandikan anak pertama Maiza. dia sangat pandai hingga membuat anak pertama Maiza tenang. dewa memakaikan nya baju lalu membendung nya.
" Alhamdulillah siap juga sekarang yg ke 2" dewa.
" untuk apa berdiri terus di sana ngak mau bantuin ya" kata dewa.
" ehh" serentak mereka.
__ADS_1
akhirnya mereka memandikan semua anak bayi yg ada di sana lalu membawanya ke ruang tamu. butuh 1 jam untuk mempersiapkan mereka.
" mau ngapain" dewa.
" mau di bawa ke ruang tamu lah apa lagi" Maiza.
" lebih baik di beri ASI dulu " kata dewa dan langsung pergi menuju dapur untuk memasak.
" ia juga ya" serentak mereka.
di dapur.
dewa memasak sarapan pagi. ia membuat roti bakar, telur mata sapi kukus, sosis bakar. untuk minumam nya susu untuk adek adek nya pagi 2 rasa vanilla dan cokelat, teh hijau untuk Safwan, kopi susu untuk zafwan, kopi hitam untuk Raihan dan teh biasa untuk Rahman, dan ia juga gak lupa membuat susu Anna zufla Sarah dan Maiza.
{ "kayak pekerjaan rumah tangga lah dewa hehe" author. " BACOT lanjut" ????. }
akhirnya semua telah keluar dari kamar nya. dan menuju ruang makan. di sana telah tersedia makan dan minuman.
" dewa tumben gak pakai baju" Safwan
" ambil kaos lah setidak nya" zafwan.
" panas om" dewa.
" keras kepala" Raihan.
" biarin" dewa tetap menyantap makanannya.
" ngomong ke4 emak emak kemana" Raihan.
" ada di atas lagi kasi asi" dewa.
" lah dewa kok tau" Safwan.
" tadi habis dari kamar bayi" dewa.
__ADS_1
" wah dah pada makan gak mau nunggu in ya" Maiza lalu duduk di samping rahman.
akhirnya terjadi adengan suap suapan di antra 4 pasangan ini.
selesai makan. dewa dan Lana membersihkan piring kotor. para bayi di bawa ke ruangan tamu.
tiba tiba anak Maiza yg terakhir nangis. dan tak mau diam membuat para bayi lain nya nangis. suara mereka sangat kencang dan keras.
" sayang diam ya anak mommy kok nangis" Maiza yg mencoba mendiam kan anak nya tapi tak bisa.
karna semua kenak imbasnya Safwan zafwan Raihan dan Rahman ikut menggendong anak mereka tapi tatap menangis.
" mommy berikan pada dewa" dewa meminta anak terakhir Maiza untuk di gendong.
dewa menggendong nya lalu menyanyikan lagu-lagu sholawat seketika semua bayi terdiam dan mengantuk akhir nya tertidur.
" dewa cocok lah jadi Beby sister " Raihan.
" gak bisa bagaimanapun dia akan jadi ahli waris pertama di Indonesia dari keluarga Furqon masak Beby sister " Safwan.
siang hari.
Rahman sedang memangku anak pertama nya. ini pertama kalinya anak pertama membuka mata sepenuhnya.
" astaghfirullah nak mata mu itu..." Rahman
" dek dek" Rahman langsung memanggil Maiza
¥¥¥¥¥¥
nantikan epesode selanjutnya ya
jangan lupa like 👍 komen ✍️📱
favorit ❤️ dan vote nya ya
__ADS_1