
Namaku Prisa Putri, seorang gadis yang sudah berusia 24 tahun. Usia yang sudah sangat matang untuk menikah, tapi ironisnya aku malah tidak punya hubungan spesial dengan pria manapun. Sedangkan kedua orangtuaku selalu memaksakan kehendaknya agar aku segera menikah.
Hingga akhirnya di suatu sore dengan cahaya temaram yang sendu, aku bertemu dengan pria culun di toserba tempatku bekerja sebagai kasir. Saat itu dia membeli sebungkus makanan kucing. Sepertinya pria culun itu hanya pekerja kantoran biasa. Aku bukannya tertarik padanya, tapi pria culun itu sering belanja disini. Hingga wajahnya yang standar itu menambah rasa bosanku saja.
“Belanja makanan kucing lagi ya, Mas, ada lagi?” tanyaku mencoba ramah karena diawasi oleh kamera Cctv-nya tempat kerjaku.
“Hehe. Iya.” Pria itu menyunggingkan senyuman tipis ke arahku sambil menggaruk kepala bagian belakangnya.
"Ada lagi? Sekalian pulsanya, Mas?"
“Tidak sudah cukup, permisi!” balasnya cuek.
Hari-hari yang kujalani semua berlalu tanpa kejutan. Yah beginilah kalau hanya seorang pekerja kasir. Aku sebenarnya bosan, tapi meski begitu, hidup harus tetap disyukuri baik buruknya.
Belakangan ini desakan dari bapak dan ibu semakin membuatku tambah bosan saja. Bagaimana bisa hal sepenting pernikahan didesak-desak. Aku sendiri tidak begitu mengharapkan pernikahan. Maksudku, beberapa orang mungkin memimpikan-nya. Memiliki pasangan halal lalu hidup bahagia selamanya, tapi jika aku bisa bahagia saat ini, kenapa harus menunggu sampai menikah dulu baru bahagia.
Sepenuhnya aku menyalahkan lingkungan ditampat tinggal ku. Beberapa teman seumuran, bahkan yang di bawah ku, hampir semuanya sudah menikah. Kondisi yang seperti ini memunculkan omongan pahit sana-sini, hingga sampai juga ditelinga kedua orang tuaku.
Bahkan beberapa teman bapak pernah datang melamarkan anaknya padaku, tapi semua ku tolak tanpa pikir panjang. Aku memang anak yang pembangkang, tapi menikah adalah persoalan dengan siapa aku hidup menua susah dan senang. Apa belum cukup kehidupan yang membosankan ini jika harus ditambah lagi bebannya.
__ADS_1
Kalau boleh jujur rasanya ingin ku tinggalkan saja bapak dan ibu lalu pergi merantau. Namun, jika dipikir lagi, aku adalah anak semata wayang bagi mereka, rasanya berat, dan hal itu selalu bisa membuatku mengurungkan niat yang berlebihan itu.
Awalnya hubunganku dengan mereka tidak sedingin ini. Sampai akhirnya perseteruan itu terjadi. Aku terpaksa harus membuang cita-citaku untuk melanjutkan studi kejenjang perguruan tinggi. Bapak sudah pensiun sebagai pegawai hotel, karenanya tidak bisa membiayai uang pendaftaran masuk kuliahku, katanya. Menurutku itu hanya sebuah alasannya saja, dan semenjak itu hubungan kami memburuk, dan aku tidak tertarik lagi untuk hidup.
Seolah ingin melampiaskan rasa marahku, dengan tidak menuruti permintaan bapak agar lekas menikah. Rasanya pembangkangan ini membuatku puas. Jujur aku orangnya pendendam. Namun, ocehan dengan nada yang keras setiap harinya tetap saja membuat telingaku panas.
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
Hari ini aku terpaksa pulang larut malam karena jadwal shift dari toserba tempatku bekerja. Transportasi umum seperti bis trans ataupun LRT sudah tidak beroperasi di jam selarut ini. Aku akhirnya memilih untuk memesan ojek online.
Sambil menunggu driver ojol-nya datang. Aku bermain dengan media sosialku. Hingga rampasan yang kasar merenggut ponsel dari genggaman tanganku. Aku berteriak panik meminta pertolongan pada jalanan yang kosong. Hingga pria culun tempo hari yang melintas segera memarkirkan motornya dipinggir jalan. Dia berusaha merebut kembali ponselku.
Sampai pada akhirnya teriakanku yang tak henti-hentinya berhasil memancing kerumunan, polisi juga tak lama datang. Bagiku kehadiran aparat yang terlambat itu sebenarnya tak banyak membantu, sebab tubuh pria culun itu sudah babak belur.
Meski begitu setidaknya laporan atas tindak kriminal bisa masuk dan preman yang leluasa kabur karena memang daerah itu adalah wilayahnya. Biarlah saat itu mereka begitu mudah mencari tempat persembunyian. Tinggal menunggu hari sampai mereka berhasil diringkus ke dalam sel penjara oleh penyelidikan aparat.
🔴🔴🔴🔴🔴🔴🔴🔴🔴🔴🔴🔴🔴🔴🔴
Guys ini iseng doang.
⚪⚪⚪⚪⚪⚪⚪⚪⚪⚪⚪⚪⚪⚪⚪
__ADS_1
🚶🏃🧎🤸
**Guys, kalau kalian suka cerita ini silahkan like, vote dan komen ya.
🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨
わたしは、あなたを愛しています
follow Instagram@arip_muhtiar
Guys di bawah ini visual dari Prisa Putri👇👇**
Nah kalau ini visualnya Sata Naja👇👇👇
Yang satu ini visualnya Syawal (Akan muncul di episode 2) 👇👇👇👇👇
__ADS_1