
Xianan pun hanya bisa menghela nafas dengan berat karna memang selama ini Xiana yang asli tidak perna yang namanya belajar dia hanya berdiam diri di kediamanya dan selalu menyendiri di tepi kolam yang ada di pafilium ungu.
"Apakah kamu percaya dengan reingkarnasi dan apa kamu percaya kalau aku bukan Xiana?"
Xiana tau cepat atau lambat Jian Shi pasti akan mengetahui semuanya apa lagi Jian Shi lah yang selama ini selalu merawat dan melindungi Xiana saat ia di tinggal oleh permaisuri dan siksa atau pun buli oleh saudari-saudarinya.
"A..pa apa maksud putri Nubi sama sekali tidak mengerti apa yang putri katakan".
Terdengar nada bergetar dari Jian Shi saat ia menjawab pertanyaan Xiana walaupun begitu Zaqia sama sekali tidak peduli dan menjelaskan semua yang ia alami.
"Putri Xiana mu telah mati dan jiwanya tertukar oleh jiwaku yang saat ini berada di tubuhnya aku pun tak mengerti kenpa ini terjadi harusnya aku pun telah mati saat itu tapi saat aku terbangun aku malah ada di tempat ini dan nama ku adalah Zaqia Alifa Herlambang".
Mendengar itu semua Jian Sih pun terkejut dan menangis karna putri yang selama ini dia jaga ternyata sudah meninggal dan sekarang di depanya adalah jiwa orang lain.
"Jika kamu ingin meninggalkan ku maka pergilah karna aku tidak akan perna menuntutmu untuk selalu setia bersama ku walau pun aku bukan Xiana yang asli dan aku tetap akan membalaskan dendam putri Xiana yang tidak mendapat keadilan".
"Tidak! Walaupun sekarang kamu adalah jiwa pengganti tuan ku tapi saat ini tubuh yang kamu pakai adalah tubuh tuan ku jadi aku mohon ijinkan aku untuk selalu bersama mu walaupun bukan jiwa tuan ku dan jika kamu ingin membalaskan dendam tuan ku maka aku akan sangat berterima kasih". ini lha saat yang di tunggu oleh Jian Shi dimana putri Xiana akan mengambil haknya dan membuktikan bahwa dia itu pantas.
__ADS_1
"Baik lah jika itu memang keputusan mu aku pun tak melarang tapi bisakah kamu berjanji padaku tidak akan mengatakan pada siapapun tentang identitas ku yang sesungguhnya"
"Nubi berjanji putri". Ucapnya dengan tegas karna Jian Shi yakin ini adalah keputusan yang tepat untuk membalas jasa permaisuri yang telah menolongnnya..
"Bagus sekarang ambilkan aku bahan obat yang telah aku tuliskan tadi".
"Tapi Sya'er bukan kah tabib Hou yang membuatkan mu obat tapi kenapa kamu meminta kakak untuk membeli bahan obat."
"Itu di karenakan selama ini pak tua itu selalu menaruh racun yang ada di setiap obat putri Xiana."
"Ap..apa!!!. Jadi selama ini tabib Hou selalu menaruh racun di makan Putri Xiana dari mana kamu tau Sya'er. kalau ada yang mendengar kamu berbicara yang bukan-bukan itu akan sangat berbahaya."
"huff..baik lah baik. kamu tunggu di sini jangan kemana-kemana sampai kakak kembali" terdengar suara helaan nafas dari Jian Shi yang melihat Xiana.
Tak lama dari itu Jian Shi pun datang dengan semua bahan tanaman obat di tangannya dan mulai hari itu putri Xiana pun mulai menyembukan semua luka-luka di tubuhnya.
Dan setiap kali tabib Hou mengunjungi Xiana untuk memberikan obat Jian Shi selalu memberhentikan tabib Hou untuk melihat perkembangan Xiana dengan berbagai macam alasan.
__ADS_1
...****************...
Di kediaman putri mahkota tanpak dua orang gadis sedang duduk sambil meminum teh di tangan mereka.
"Kakak bagai mana keadaan jalang itu" ucap putri Lian Wei Kim putri dari selir kedua Mian Chi.
"Tentang jalang itu kamu tenang saja adik karna aku bisa pastikan wajahnya yang menjijikan itu akan hancur dan menjadi buruk rupa" senyum sinis pun terukir di wajah putri Chang Yu.
"Haha.. itu bagus kakak dengan begitu kita bisa mempermalukan dia di saat ulang tahun ayahanda."
"ya kamu bener adik tidak sia-sia aku membeli mahal racun itu"
"Kakak lalu bagaimana dengan ingatan jalang itu apakah dia sudah ingat semuanya".
"masalah itu kakak rasa belum adik."
Putri Chang Yu dan Lian Wei sama-sama memiliki ambisi untuk menjadi putri mahkota. Bila di lihat keakraban mereka bawaikan seperti dua saudara yang saling mendukung satu sama lain, tapi di belakang mereka selalu berusaha saling menjatuhkan.
__ADS_1
☆☆☆ÇŇ
~banyak typo bertebaran. maaf ya baru belajar semoga kalian syuka~