Perjalanan Kaisar Chen

Perjalanan Kaisar Chen
Chapter 26 : Penginapan


__ADS_3

Xiao Chen pergi berjalan kaki menuju ke arah penginapan, dimana untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan membalaskan dendam Yao kecilnya.


Dia bisa saja terbang langsung ke tempat dimana tempat para pembunuh berada. Karena Xiao Chen mau mengajarkan Yaoyao berpetualang, agar dimasa depan bisa berpetualang sendiri disaat Xiao Chen tidak ada nantinya.


Ia yang berjalan di kota melihat kemana-kemari untuk melihat penginapan, Xiao Chen yang sekarang ini sedang menggendong putri kecil yang sangat manis, ia berjalan menuju ke tempat penginapan di depannya.


Xiao Chen telah melihat letak penginapan dengan matanya, dengan berjalan kaki menuju penginapan disepanjang perjalanan ia membeli makanan untuk putrinya.


"Yao kecil, hari ini kita akan menginap di penginapan, setelah itu kita akan berpetualang lagi.."


"Baik Ayah."


Mereka melanjutkan menuju penginapan hingga sampai di depan penginapan. Setibanya di penginapan, Xiao Chen melihat dekorasi di depan penginapan. Disana terlihat penginapan yang mewah dengan arsitektur bangunan yang kuno.


Dengan langkah kaki yang kecil, Xiao Chen berjalan masuk ke dalam penginapan dengan tenang. Ia melihat ada beberapa orang yang berada di dalam penginapan.


Xiao Chen berjalan menuju resepsionis yang berada di depannya, ia disana berdiri dengan menggendong Yao kecilnya.


"Selamat datang, Tuan. Apa Tuan akan menginap di penginapan kami.." Sambut resepsionis cantik dengan ramah.


"1 Hari, tanpa makan.."


"Semuanya 1 Keping Emas, Tuan."


Mendengar harganya yang cukup mahal, Xiao Chen lalu mengeluarkan beberapa Keping Emas untuk membayarnya, karena memberikan 1 Keping Emas membuat Xiao Chen malas.


Melihat ada 5 Keping Emas di hadapannya, ia menjadi bingung dengan Xiao Chen yang berada di depannya Xiao Chen yang menyadari bahwa resepsionis didepannya bingung, ia lalu berkata dengan lembut. "4 Keping Emas untukmu, itu adalah tips diriku.."


"Te-terimakasih banyak, Tuan."


"Sama-sama."


Resepsionis memberikan kunci ruangan Xiao Chen berada, disana ia tersenyum manis dengan ramah memberikan kunci untuk Xiao Chen. Xiao Chen mengambil kuncinya dengan sentuhan lembutnya.


"Ruangan Tuan berada di lantai 2, di ruangan paling ujung.." Ucap wanita resepsionis yang cantik.

__ADS_1


"Terimakasih.."


"Sama-sama Tuan.."


Setelah mengambil kuncinya, ia berjalan menaiki tangga penginapan dimana ada di sampingnya. Yaoyao melihat ayahnya yang berbicara dengan wanita cantik tadi, ia hanya menampilkan senyuman manisnya.


Xiao Chen yang berjalan menaiki tangga, ia melihat putrinya yang tersenyum manis sedari tadi ia berbicara dengan wanita resepsionis, ia melihat apa yang dipikirkan Yao kecilnya, Xiao Chen disana tersenyum lalu berbicara.


"Yao kecil, Ayah tidak terlalu tertarik dengan wanita, untuk wanita tadi. Ayah hanya senang mendengar sambutan yang ramahnya.."


"Jadi begitu, Yaoyao berpikir jika ayah mempunyai Istri, berarti Yaoyao akan mendapatkan ibu baru yang baik.."


Mendengar perkataan putrinya, ia seperti teringat akan sesuatu yang membuat pikirannya menjadi kacau, kekacauan pikirannya akan menyebabkan kehancuran bintang-bintang yang ia ciptakan di jantungnya.


Karena jika pikirannya kacau, detak jantungnya juga tidak akan stabil dengan berjalannya waktu. Menyadari sesuatu yang menghilang dalam dirinya, Xiao Chen berteleportation ke ruangannya dengan cepat menurunkan Yaoyao ke atas tempat tidurnya.


Ia memegang kepalanya dengan keras, tidak tahu kenapa pikirannya yang sekarang seperti sedang mengekspos sesuatu yang hilang dalam ingatannya.


Apa-apaan ini! Mengapa pikiranku kacau!


Yaoyao melihat ayahnya yang tiba-tiba terdiam, kini ia mendekati ayahnya dengan memeluknya di sampingnya. Dia berpikir bahwa karena perkataan dirinya sebelumnya membuat ayahnya menjadi seperti ini.


Xiao Chen terdiam sesaat di atas tempat tidur, ia mulai merasakan pelukan putrinya di sampingnya. Disana ia laku mengangkat tangannya untuk mengelus kepalanya.


"Sudah.. ini bukan salah Yao kecil, Ayah hanya teringat tentang seorang yang dekat dengan Ayah dalam berbagai hal.."


Ia mengangkat Yao kecilnya ke atas pangkuannya, dimana ia memeluknya dengan lembut, sambil memeluknya dengan lembut, Xiao Chen memikirkan tentang ingatan yang ia dapatkan beberapa menit yang lalu.


Siapa dia? Kenapa aku seperti sangat mengenalnya!


Dalam batinnya yang berpikir tentang wanita tersebut, pikiran yang berada dalam keadaan mulai tenang. Disana ia mengangkat Yao kecil ke atas tempat tidur untuk tidur.


Ia yang mengangkat Yao kecil untuk tidur di sampingnya, dengan Yaoyao yang memeluk ayahnya dengan dekat. Disana ia tidur dengan posisi miring sambil memeluk ayahnya.


Pagi Harinya.

__ADS_1


Dalam ingatan yang ia dapatkan, Xiao Chen melihat seorang wanita yang sedang duduk di sebuah batuan-batuan yang tidak terlalu besar maupun kecil.


Wanita itu duduk dengan menatap langit, rambutnya yang panjang membuat hembusan angin di sekitarnya menerbangkan rambut-rambutnya.


Ia mencoba mengingat kembali tentang wanita tersebut, tapi ia seperti di halangi oleh sesuatu yang tidak ia ketahui. Meksipun ia adalah Creator, tapi ingatannya terhalang sesuatu yang tidak diketahui.


Xiao Chen yang bangun dari tidurnya, ia masih baring di samping Yao kecilnya yang masih memeluknya hingga pagi, Xiao Chen yang telah bangun, ia masih memikirkan tentang apa yang ia lihat.


"Siapa dia? Kenapa dia seperti sedang menunggu seseorang yang akan datang? Apa dia menungguku? Tapi kenapa, karena aku adalah Creator, tidak terikat kehidupan Duniawi!"


Ia berpikir tentang wanita tersebut, meskipun sekilas ia melihatnya tapi pengelihatanya itu sudah merasa, wanita tersebut tengah menunggu kedatangan dirinya.


"Lebih baik aku menggunakan kesadaranku untuk melihat catatan di Istana, dengan begitu aku akan mengetahui siapa wanita itu, jika sama sekali tidak menemukan apa-apa! Berarti aku terlempar ke Alam Rendah ini karena alasannya.."


Xiao Chen lalu mengirimkan kesadarannya untuk mencari tahu tentang wanita tersebut di beberapa buku yang ada, ia bahkan mencari segala tempat untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.


Tak lama setelah itu, putrinya yang terbangun dari tidurnya ia melihat Ayahnya yang masih berada di sampingnya, ia melihat bahwa ia tertidur dengan ayahnya.


"Yao kecil sudah bangun? Jika sudah bangun, kita akan pergi makan terlebih dahulu, setelah selesai makan, kita akan berpetualangan kembali ke Lembah kalajengking iblis.."


"Baik Ayah.."


Xiao Chen lalu mengeluarkan cahaya hijau yang terang, dimana ia membersihkan tubuh mereka berdua dari bau-bau yang tidak sedap, dengan pewangi yang di sukai.


Setelah beberapa menit berlalu, mereka berdua turun kebawah dengan wajahnya yang tenang. Yaoyao yang menggunakan pakaian kultivator dengan sebuah cadar di wajahnya.


Mereka berdua berjalan kebawah dengan mengucapkan selamat hari yang menyenangkan, dengan gangster dimana mereka ketakutan saat makanan di dalam restoran.


Ia hanya berjalan keluar, dimana Xiao Chen akan mencatat hal baru, bahwa memiliki ikatan antara anak dan Ayah. Sebagai ayahnya yang baik, ia akan mengajarkan cara berpetualang.


Sudahlah, aku akan mencari tahu wanita itu nanti, sekarang ini aku akan fokus untuk berpetualang bersama putriku..


...


*Thanks You For Reading*

__ADS_1


__ADS_2