
gue harus pergi secepat nya dr sini dan hrus pindah kerja.
sudah dua tahun Nadia di Pekanbaru keadaanya memperhatikan badan lama makin lama kurus dan sering sakit sakit kini Nadia tinggal di kolom jembatan bersama para pemulung lainnya sebab itu lah anak buah Alexander si tua Bangka itu tidak pernah mencari nya lagi.
" ditempat lainnya mendarat pesawat di bandara Pekanbaru turunlah seseorang dari pesawat itu bersama anak buah nya,
iya siapa lagi klw bukan Tama,
Tama menjadi pria sangat tampan dan seorang CEO yg memiliki banyak bidang dan perusahaan anak cabang jga banyak contohnya hri ini Tama meresmikan cabangnya di Pekanbaru Tama sekitar tahun lalu pulang ke Jakarta dan mulai menetap di sana.
" gimana Bram kata Tama yg bicara pada asisten pribadinya Tama,
" sesuai rencana tuan terkendali disini kata Bram
" Bagus saya suka kerja kmu bisa di andalkan
" kalau gitu kita ke hotel tuan supaya besok tuan bisa meresmikan cabang tuan kata Bram
" ok.
di tempat lain halo bos saya sudah menemukan nya kata org tersebut bagus bawa dia ke Jakarta kata di seberang sana saya akan menyiapkan pesawat pribadi buat kalian kata penelpon di sebrang sana ya siapa lagi klw bukan Alexander tpi bos org tu makin kurus dan tak terawat bos,apa bener kah itu kata Alexander kalian bawa aja dia kesni saya mau lihat klw dia kabur kalian bius dia dan bawa kesni baaik bos.
tuan kenapa tuan melamun kata Bram
__ADS_1
" saya kepikiran sama Nadia apa udah ada kabar tentang Nadia kata Tama
" maafkan saya tuan saat ini blm tau nona nadia dimana tpi saya akan berusaha mencarinya tuan tuan tenang saja kita pasti dapat nona nadia kata Bram
" hmm kata Tama
"si..apa kalian kata Nadia kmu GK perlu tau siapa kmi nona
" ayo nona ikut kami kata bodyguard itu
" GK saya GK mau Nadia pun lari sekencang kencangnya sampe mereka hilang jejak Nadia sembunyi di rumah kosong.
" mereka tidak pernah biar kan gue hidup bahagia.
hiks..hikss
" Tama Lo dmana skrg apa Lo Mash ingat sama gue smga Lo sukses dan Baek" ya Tama gue udah lama merindukan Lo batin Nadia sambil memegang gelang pemberian Tama.
mending gue dsni dulu sampe mereka tidak mengejar gue lagi.
"Tama yg sedang tidur di hotel mimpi buruk tentang nadia memangil nya.
sampe berteriak di hotel membangunkan Bram asisten pribadi nya.
__ADS_1
" tuan anda kenapa,minum dlu tuan kata Bram
" tuan pasti mimpi buruk lagi soal nona nadia
" bener Bram dia memangil nama gue dia mintak tolong.
wajah Tama yg penuh berkeringat dan sedih
" sabar tuan saya akan menyuruh seluruh anak buah kita untuk mencari keberadaan nona sekarang tuan istirahat lagi ya kata Bram
" Tama pun pergi berisitirahat.
keesokan pagi astaga gue ketiduran disni gue segera pergi..
brukk Nadia menabrak seseorang maff nona saya tidak segaja,iya gpp mas sya salah maff saya pergi kata Nadia
seperti nya org tu bodyguard Tama melihat kedalam ponselnya melihat gelang yg di pakai nona itu sama persis sama tuanya Jagan" benar kata bodyguard itu.
kalian kejar dan ikutin perempuan itu Baek bos.
bodyguard itu menelpon bos nya Bram.
" di lain sisi Bram sedang ada sama tuan nya meresmikan cabangnya terdengar suara ponsel milik nya.
__ADS_1