
sial mereka bener bener cari masalah kata Alexander
" kalian semuaya ikut aku kata Justin
" kita akan bertarung dgan mereka kata Justin
" GK lama Tama dan anak buah nya DTG sampe dirumah Justin Bram gue percaya kan Lo ambil Nadia dan yg lain ikut Bram ke dalam" Baek tuan muda
" tenag Lo serahkan Nadia sama gue kata Bram
" wah wah bos mafia akhirnya DTG juga kata Justin saya tdak menyagka kalian secepat itu menemukan kami
" cih kmu dr dlu cari masalah lepaskan Nadia kata Tama
" GK usah terburu buru Nadia saat ini bersama kekasih nya di dalam betul kan Alexander
" betul banget
" cih kalian pikir aku bisa di bohongin sama kalian ha,,,,kalian salah besar kata Tama
" kalian semua serang mereka kata Justin
" Tama dan Rudi bertarung dgan Justin dan Alexander sementara Bram sampe di kamar Nadia yg penuh penjagaan ketat
" wah wah GK ku sangka ada mantan kakak kalas Nadia disni yg Mash terobsesi Dagan Nadia
" apa maksud Lo ha kemudian Rangga bertarung dgan Bram dan anak buah nya yg lain
" sementra nadia di dalam sendirian Mash dalam keadaan tidak sadar.
" akhirnya tim Rangga kalah dan Bram masuk kedalam tempat Nadia di dalam
__ADS_1
" astga Nadia Bram kaget knpa perlataan medis dsni sangat bayak
" dan Lo knpa nyonya kami sperti ini Bram marah ke arah dokter
" llu dokter menjelaskan semuaya
" apa Bram kaget dgn keadaan Nadia makin memburuk kesehatan nadia
" Nadia pun di bawa keluar dr kamar menuju ke mobil ambulans membawa Nadia kerumah sakit terdekat Bram ikut bersama Nadia kerumah sakit
" sementara Tama dan yg lain Mash bertarung dgn pistol mereka dan akibatnya anak buah Justin bayak yang mati bgtu pun juga Alexander sudah mati tgal Justin dan Tama masih sama sama kuat
" Tertya Lo hebat Pantes tua Bangka gsh jabatan bos mafia ke pada Lo hahahaha kata Justin
" dari jauh Rudi menembak ke arah Justin
" dorrr Justin pun terjatuh dan tak bernyawa karna bayak terkana tembakan saat bersama Tama
" iya saya tidak apa apa terima kasih Rudi
" sebaiknya kita kerumah sakit tuan muda nyonya dsna bersama bos Bram
" ayo mari.
" hahahaha sebelom gue mati sudah ada yg akan menimpa kalian ntik nya anak anak gue yg akan mebalaskanya kata Justin sebelom menutup mata terakhir kali dan dia sudah meninggal.
" dirumah sakit Bram menungu Nadia di ruangan ICU
" Tama menghampiri nya
" Bram kata Tama
__ADS_1
" syukurlah Lo gpp Lo pucat sebaiknya Lo periksa dlu,luka Lo hrus di sembuhkan kata Bram melihat Tama dan memelukya
" iya gue gpp Bram gmna dgn Nadia
" hufff Bram menceritakan semuaya kepada Tama dan Tama syok mendegarnya dan akhirnya Tama pigsan
" bro bangun bro cepat kalian bawa keruang UGD kata Bram
" Rudi memanggil dokter buat memeriksa keadaan Tama
" dokter memeriksa Tama dan melakukan operasi buatnya karna luka tembakan
" selsai operasi jam 8 malam Tama sadar,
" Nadia suara lemah Tama
" akhirnya Lo sadar bro kata Bram syukurlah tuan sudah sadar kata Rudi
" gmna Nadia Bram kata Tama
" sebaiknya Lo istrhat dlu pulihkan luka Lo dulu kata Bram
" tapi Nadia gmana Bram kata Tama mengis
" Bram haya pasrah klw Nadia sampe skrg blm ada tanda tanda bangun.
3 hari Tama di rawat dan di boleh kan pulang dan hari ini terakhir di London mereka membawa Nadia kerumah utama yg Mash senatiasa blm bangun membuat perubahan pada Tama dia terkenal diam GK bayak bicara sekrg
" dirumah utama pun begtu senatiasa Tama nenjeguk Nadia dan si kembar hbis tu dia beragkat kerja dan dia haya diam saja dia haya gomong bersama Bram tpi itu pun tdak seprti biasanya bersma Bram.
" Tasya dan fani di tempat kuliah mereka GK bersemangat krna GK ada Nadia Nadia blm bgun dr komaya.
__ADS_1