
,gue harus bergegas kerumah sakit Rudi tidak lupa menghugi anak buah Tama dan juga org tua mereka
" sampe drmah sakit Tama dan Bram akhirnya sadar dri tidurnya
" akhirnya bos sadar dan tuan muda kata Rudi
" hey kalian kenapa rame dsni kata Bram
" Tama melihat dirinya tidur bersama Bram di sofa dan melihat Nadia sudah tidak ada
" loh Nadia kmna kata Tama
" Bram juga kaget Nadia tdak ada
" mama dan papa membawa si kembar ke dalam ruangan Nadia yg kosong tpi sudah di penuhi sama anak buah nya Tama
" ma pa Nadia mana kata Tama
" kamu sabar anak buah kita sudah mengikuti Nadia ke London
" apa Tama dan Bram kaget
" lalu Rudi menceritakan semuaya ke pada Bram dan Tama
" Tama marah besar dan akibat dia marah anak nya nagis keduanya
" sayg maff dedy ya Tama nagis dsna melihat anaknya menagis jauh dari mamanya
" tenag ya ntik Dedy akan membawa mama pulang ya syg Tama mencium keduanya anaknya mereka
" sebaiknya kita kerumah utama untuk menyusun rencana kata papa nya Bram
" kembar gmna pa kata Tama
" tenag kan hati kmu sayag biar mama yg jagain kembar drmah dan org tua Tasya dan juga org tua Fani sudah menunggu kita dirmah kata mama nya Bram
__ADS_1
" ayo kita kerumah utama sebaiknya Lo tenagkan hati Lo dulu kata bram
mereka berangkat menuju kerumah Tama
sampe dsna mereka semuaya tenagkan hati Tama yg GK berhenti marah dan menagis
" syg bertahan lah yg aku akan membawa mu pulang batin Tama
" Rudi sudah melacak keberadaan Nadia dan akhirnya ketemu di rumah utama milik Justin
" mereka semua pun sudah merencanakan semuaya papa Bram akan tinggal Dsni bersama anak buah yg lain di rumah utama menjaga si kembar
" sementara Bram Tama dan anak buah mereka yg lain berangkat ke London.
" sampe di London Nadia sudah di dalam kamar bersama Rangga dan juga dokter pribdi nya Justin
" Nadia sadar dan melihat sekeliling ada dokter Justin Rangga dan Alexander di samping Nadia
" ka,,,Lian kata Nadia sontak Justin dan Rangga dan Alexander melihat Nadia sadar
" ka,,,mu kata Nadia masih keadaan lemah dan Nadia memberontak untuk pergi tapi dia tidak bisa karna perutnya sakit akibat melahirkan
," di ma,,na anak ku kta Nadia
" anak kamu bersma suami kmu kata Justin
" si,,,apa ka,,,mu kata Nadia
" belom sempat Justin menjelaskan Nadia kejang kejang membuat dia kembali tidak sadar kan diri
" sebaiknya kalian keluar sebentar biar kan pasien saya periksa dlu
" akhirnya mereka bertiga keluar
" Rangga melihat' begtu sedih NAD bertahan lah selangkah lagi kita akan hidup bahagia aku ingin kmu cepat sembuh dan aku membawa kmu bersama aku natiknya batin Rangga
__ADS_1
" Justin dan Alexander pun terdiam tdak ada stu pun membuka suara
" dua jam lama dokter keluar
" gmna dgan dia dokter kata Justin
" hmm apa dia megalami trauma sebelomnya
kata dokter
" maksudya dokter kata mereka bertiga
" dr saya periksa pas nona Nadia kejang kejang itu dia mengigat kan kenagan buruk nya dan ditambah lagi dia sedih anaknya tidak ada bersmaa apa lagi saat ini dia hbis bru siap operasi itu membuat nona Nadia megalami koma saat ini dan saya GK tau berapa lama nona Nadia akan sadar melihat kondisi sangat memburuk.
" lakukan yg terbaik dokter kata Rangga
" sya akan melakukan terbaik kita akan berdoa sama sama buat kesembuhan nona Nadia kata dokter tsb
jam 7 malam Tama beserta anak buahnya sudah sampe di London mereka membawa anggota mafia nya di London dan ada juga org yg Megawasi rumah Justin
." bos gawat anak buat Tama sudh tiba di bandara dan juga anak buahnya mereka sudah di bawah bos kata asisten Alexander
" apa mereka bertiga kaget
" bagaimana bisa mereka tau kata Justin
" saya GK tau bos
..." akhhhn perketat penjagaan dsni buat melindungi gadis itu...
' kita tdak bisa diam Rangga kmu tetap dsini apa yg kamu lakukan silkan kata Justin
" Baek mereka bergegas pergi untuk pergi dri kamar Nadia
" kita semuaya sudah di blokir bos kita GK bisa keluar anak buahnya ada di mana mana
__ADS_1