
" kmu pulang dlu ya istrhat ntik kamu sakit kata Tama
" bener NAD kata Tama mending kmu istrhat ya kata Tasya
" hmm baeklah aku akan pulang kata Nadia
" Nadia menarik tangan Tasya pergi kedlam rumah
" Tasya Fani mana kata Nadia
" owh pergi pacaran sama Bima kata Tasya
" what sejak kapan Fani puya pacar kata Nadia
" hy syg kata Bram ke Tasya
" hy syg kmu udh pulang ya kata Tasya
" Tasya kamu pacaran sama asisten nya tuan Tama ya kata Nadia
" Tasya mengaguk tanda iya
" sejak kapan kalian pacaran kok aku GK tau Fani juga sama kmu GK bilang kmu puya pacar bukan nya kita udh janji ya GK pacaran dlu selesai sklh kata Nadia
" Bram hanya diam aja dan juga ada Tama di samping Bram
" Nadia ntr aku jelasin di kamar ya
" GK usah aku kecewa sama kalian berdua bukan nya kita udh janji GK pcaran selesai sklh Nadia pergi nigalin Tasya dan yg lainnya
" kepala Nadia tiba" sakit aduh sakit memgang kepala nya Nadia
" Nadia Tasya dan yg lain menghampiri Nadia tegah sakit kepala
" ayo aku gendong kata Tama
" GK usah aku bisa sendri kata Nadia
__ADS_1
" tiba"" Tama lsung mengedong nya Nadia ke kamar
" turun kan aku kata Nadia,Tama haya diam saja ya tuhan perasaan apa ini knpa harum badan dia sperti aku kenal siapa dia sebenarnya knpa aku bgtu nyaman sama dia batin Nadia
" sampe di kamar Nadia di istirahat kan di kasur dokter pun gsih obat supaya Nadia tidak merasakan sakit
" hemm Nadia ingatan kmu haya wktu kita di msh sekolah batin Tasya
" Bram memegang tangannya Tasya smga Nadia cepat sembuh dan kmu GK usah khawatir kta akan bikin dia ingat kmbali ya
" hmm Tasya mengaguk
" ydh pulang yuk aku antar kmu pulang dlu kata Bram
" iya kata Tasya
" bro gue pulang dlu anterin Tasya pulang
" iya Lo hati hati djlan kata Tama
" iy bye tam kata Tasya
keseesok paginya
Nadia melihat rumah sepi haya ada suster dan si kembar
" kmna semuaya suster kata Nadia
" ada di taman nyonyai lagi bersantai dsna
" owh gtu ya kata Nadia.
" hy syg sini sama Tante kita main yuk Nadia mengambil Adit di gendong si Andin menagis pegen di gendong syg Jagan nagis kmu mau di gendong juga ya sini Tante gendong
" perasaan apa ini knp anak" ini bisa bikin aku nyaman.
" lalu Nadia bermain dgan si kembar mereka sudh pandai berjalan Andin berjalan kearah tangga
__ADS_1
" eh syg jgn ksna kata Nadia kget melihat Andin mau naik ke tangga
" nyonya bagaimana ini kata suster
" udh kmu jgin Adit biar Andin aku yg ambil ya
" Baek nyonya HTI" nyonya
" hmm iya kata Nadia berjalan pelan pelan supaya tdak mengagetkan Andin yang naik ke tangga
" Nadia lasung mengabil Andin tpi dia terpeleset krna air ileran Andin Nadia memeluk nya dgan erat dan kepalanya terbentur oleh tangga auuuu kata nadia
" nyonya kata suster panik
" semua org DTG melihat Nadia memeluk Andin ,syukurlah kmu gpp Tante senang kata Nadia
" Andin lasung di gendong oleh mama nya Bram
" Syag kmu gpp mama bram mencemaskan Nadia yg kepala sudah berdarah
" pegliatan Nadia kabur dan lasung pigsan Nadia masih tergeletak di lantai yg masih sperti memeluk Andin tadi pas jatuh
' Tama lasung membawanya ke sofa
," pagil cepat dokter kata Tama
" saya disini tuan kata dokter tsb.
" nyonya ini air buat Andin biar supaya dia tdak kaget
' iya suster mereka semua Mash melihat Nadia masih pigsan dokter lasung bersihkan luka di kepala Nadia
" 3 jam Nadia blm sadar,dokter gmana ini dokter kok Nadia blm sadar kata Tama
" kita tunggu aja dlu tuan
" GK lama ponsel Tama berbunyi dari Rudi
__ADS_1
" saya permisi dlu ankat tlpn
" Baek tuan muda