PERJANJIAN DI WAKTU SMP

PERJANJIAN DI WAKTU SMP
bab 68


__ADS_3

" tidak baek pacaran lama lama kata kakek nya Bram


" iya cepet resmi Kan biar aku puya Cicit bayak hehehehehe kata kakek nya Tama


" lihat tu Nadia dan Tama cuma 3 bulan kenal lasung Nikah


" kalian udh 5 bulan pacaran kata papa nya bram


" Tasya sudah malu degar pembicaraan papa dan kakek nya Bram


" udh besok pagi kita nikah kan aja pa kata Tama lasung ikut nimbrung


" eh lu pikir nikah gampang apa butuh persiapan juga kata bram


" itu mah gmpang Lo tinggal bilang kpan mau nikah besok pagi juga gpp lasung gue tlpn ni KUA buat kalian berdua kata Tama


" Bram diem dan GK bisa gomong apa apa lagi krna menang Tama berkuasa jdi gmpang tgal tlpn lasung siap semuya


" gmna Tasya mau GK Lo nikah sama Bram kata Nadia ikut bicara


" Tasya sudh malu pipi nya sudh sperti kepiting rebus,


" pasti kmu blm di lamar ya sama Bram kata papa nya Bram


" benerkah syg kata mama nya Bram


" Tasya menggaguk


" wah wah Lo Bram parah anak org lo pacarin lama tpi belum di lamar kata Tama Nahan tertawa krna dr tdi Bram di pojok terus dgan pertyaaan yg ada di di taman semuaya ya.

__ADS_1


" hufff baeklah aku akan lamar kmu di depan mereka semuaya Bram menarik tangganya Tasya dan berjongkok dihadapan semuaya sambil membuka cincin yg sudah di persiapkan oleh Bram sebelom nya


" Tasya mau kah kamu jdi pendamping ku sampe maut memisahkan kita kata Bram


" semua org dsna atusias mendegar kan jawaban dari Tasya


" Tasya begtu bahagia dan senang di lamar oleh sang kekasih


" iya aku mau Bram kata Tasya


" Bram bahagia dan lasung memasangkan cincin di jari manisnya tasya lalu mencium tangan nya Tasya


" sontak semua org yg ada dsni ikut bahagia melihat nya.


" nah gtu dunk Baru namanya saudara gue kapan nih mau nikah ya kata Tama


" ntr gue harus mintak restu dulu kata Bram


" iya kmi semuanya di sini merestui kalian berdua


" terima kasih om tnte kakek dan Lo NAD Lo juga tam kata Tasya terharu mengeluarkan air mata nya


" sini gue peluk kata Nadia mereka berdua pelukan


" akhirnya sahabat gue bahagia gue tenag jadinya batin Nadia GK lama Nadia GK sadar


" maksih NAD kmu slu ada buat aku Lo bukan sahabat gue tapi sauadara gue slma nya kata Tasya,,,


" GK lama mereka pelukan dan merasa aneh knpa Nadia pelukanya lama

__ADS_1


" Tasya melepaskan pelukan Nadia tpi dia terkejut


" astaga nadia mereka semua yg ada di sana kaget melihat Nadia tidak sadar Tama dan Bram lasung gendong Nadia masuk kedalam mobil dan membawa nya kerumah sakit


" sampe dirumah sakit semuanya berkumpul termasuk mama papa nya Tasya dan juga org tua ya Fani


" dokter keluar dari ugd


" gimna dokter istri saya kata Tama


" begini tuan muda nyonya harus segera di Operasi untuk menyelamatkan nyonya dan anak nya krna nyonya kehilangan ke sandaran itu mengakibatkan darah nya menurun kata sang dokter


" klw gtu cepat dokter apa pun yg penting isrti saya dan anak sya selamat kata Tama


" baeklah tuan sya akan berusaha menyelamatkan nyonya dan anak tuan klw gtu kami saya permisi dlu tuan.


4 jam kemudian terdengar suara tgisan bayi


" Alhamdulillah selamat bro ponakan gue sudh lahir kata Bram


" iya kata Tama bahagia mendengarkannya


" mama dan papa Bram pun ikut senang dan bahgia melihat anaknya bgtu pun juga Tasya dan fani berpelukan org tua nya Tasya dan org tua Fani juga mereka bahagia sudh mempunyai cucu.


" dokter keluar bersama suster membawa kedua bayinya Tama yg akan di masukan ke kamar bayi


" mereka semuaya melihat ke kamar bayi melihat anaknya Tama dan Nadia si kembar


" dan mereka juga baru sadar belom mengetahui Nadia keadanya saking senag nya melihat si kembar

__ADS_1


" Nadia sudah di pindah kan ke ruangan VVIP


" Mash dlam tidak sadar kan diri


__ADS_2