PERJANJIAN DI WAKTU SMP

PERJANJIAN DI WAKTU SMP
bab 49


__ADS_3

teryta mereka sudah di sadap pembicaraan kita siapa sebenarnya Alexander knpa dia bisa membuat mereka mati kata Tama


" kurasa ini ada masa lalu papa dech kata Bram


" bener munking Alexander berteman degan mereka mkaya Alexander bisa bebas dr penjara" Rudi tolong kmu lacak cctv dmana pun Alexander berada dan kmu laporkan semuaya pada ku


" Baek tuan muda


" Rudi adalah ahli it sangat hebat dia adlah teman dari Tama dan juga Bram saat SMA kelas 2 sampe kuliah.


Tama pu pulang kerumah untuk menemui Nadia


" tuan muda anda TDK apa" kata bram


" hey sampai kapan Lo hrus mangil gue tuan muda ha kita ini saudara pangil Tama aja knpa sih kata Tama


" GK ah gue GK mau kata Bram Lo tau sendri alsanya apa." iya gue tau alsan Lo tpi kan kita berdua yg menbagun perusahaan sehingga bisa maju sampe skrg kata Tama


" akhirnya mereka sampe drmah utama,Tama dan Bram lasung pergi keatas melihat kondisi Nadia saat ini.


" ceklet suara pintu,


" tuan muda para pelayan membukukan badan melihat tuan muda sudah dtg dan jga Bram


asistennya


" sudah jam 7 Nadia kok blm sadar juga ya kata Tama


" haus,,haus,,kata Nadia suara yg Mash lemah


" astga syg kmu haus ya Tama segera gasih air putih dan meminum kan ke Nadia

__ADS_1


lama" kelamaan Nadia membuka matanya.


" syang tiba" Nadia peluk Tama dgn erat


" syg aku disni kmu GK usah takut kmu sudah aman kata Tama


" Nadia membuka oksigen dan memeluk Tama


," dia datang kata Nadia


" kmu tenag syg aku dsni menemani kmu jgan takut ada aku dsni


" GK lama dokter pun datg memeriksa Nadia


" permisi tuan muda saya mau periksa dlu nyonya Nadia nya


" slikan dok kata Tama


", tpi kmu jgn pergi aku takut dia dtg kata Nadia


," iya aku dsni kok nemani kamu ya


" Nadia pun di periksa oleh dokter


" nyonya gmna keadaanya apa masih ada yg sakit


" engak dok udah baekan tpi tdi siang syg sempat susah nafas krna dada sya sangat sakit degar suara tembakan


" syukurlah nyonya gpp itu dada nyonya sesak krna nyonya puya trauma sangat berat saya sarankan nyonya kerumah sakit untuk diperiksa dsna saya takut nyonya akan begini trus ntik nyonya bsa serangan jantung akibat nyonya terlampau takut nyonya harus bisa mengontrol ketakutan nyonya klw nyonya takut ambil nafas pelan" dan buang ini obat saya kasih apa bila nyonya sudah bernafas ini supaya hilang rasa nyeri dan vitamin.


" terima kasih dok,apa impusnya sudah bisa dibuka

__ADS_1


" sudah nyonya bisa dibuka saran saya nyonya istirahat nyonya GK boleh stres yg akan memicu nyeri nyonya lagi


" Baek dok terima kasih saran ya dokter


" sama" nyonya klau gtu sya permisi dlu


" iya dok


" Bram pun mengantar dokter ke lantai bawa


", kmu dgar ya kata dokter hrus istirahat GK boleh mikir yg macem ya.


" tpi aku takut dia kembali dan membawa aku pergi dr kmu


" tenag aku akan slu ada buat kmu dan mengawasi kmu trus,kmu makan dlu ya supaya segera tidur kata Tama


" aku GK mau yank lidah ku rasa ya pahit


" kmu mau apa syg kata Tama


" aku mau di peluk tidur aja SMA kmu ya krna aku msh tkut atas kejadian tdi siang itu membuat aku takut


" iya yaudah sini aku peluk kmu GK usah mikirin itu biar ntik aku dan Bram mengurusnya ya skrg kmu tidur dlu ok


" nadia memeluk Tama GK lama Nadia ketiduran juga bersama Tama mereka tidur sambil berpelukan


semingu berlalu kejadian yg menimpa Nadia sudah tdak ada lgi yg berani muncul dihadapan Nadia dan juga Tama dan hari ini adalah hari weekend Tama msih tidur sambil memeluk Nadia seperti biasa subuh mereka bgun untuk menunaikan shalat subuh berjemaah,


selesai shalat Nadia mau ke dapur untuk bikin sarapan buat Tama,tpi di jengah oleh Tama


dia msh pegen tidur sambil memeluk Nadia,Nadia pun menyetujui nya

__ADS_1


__ADS_2